Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)

Gambar
  ​ Tema: Pengetahuan Yang Lengkap Dan Berguna ( Pemeteh si kuh dingen serta ) Teks Alkitab: 1 Korintus 13:11 – 12 ​ "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." ​ Pendahuluan ​Pertumbuhan adalah keniscayaan dalam tatanan ciptaan Allah. Sebagaimana seorang anak secara fisik dan mental mengalami fase perkembangan dari tutur kata, perasaan, hingga pola pikir sederhana menuju kedewasaan, demikian pula manusia dipanggil untuk mengalami pembaharuan budi dan iman secara berkesinambungan. Ketidakmampuan atau keengganan untuk bertumbuh merupakan sebuah anomali spi...

Semoga `Shin Tae Yong Tidak Memainkan Mereka Malam Ini

 Saya  berharap supaya beberapa pemain ini tidak dimainkan oleh Shina Tae Yong pada pertandingan FIFA MATCH DAY melawan Timor Leste Leg 2 malam hari ini.  Karena menurutku mereka ini lah yang membuat permainan Timnas sangat buruk, dibawah standard, pada pertandingan tanggal 27 Januari 2022 beberapa hari dulu.

Mereka yang saya maksud yang pertama adalah Dedik Setiawan, Edo Febriansyah dan Hanis Sagara ditambah juga satu lagi Irfan Jaya.  Dedik Setiawan kelihatan sekali sangat belum matang secara karakter bermain, skill nya saya kira cukuplah.  Namun karakter bermainnya masih jauh.  Selalu ragu, setiap kali didepan gawang, padahal posisinya striker. 

Beberapa kali terlihat di Camera pada pertandingan 27 Januari itu dia memandang kea rah Shin Tae Yong setiap kali gagal emncetak gol, untuk minta maaf.   Terutama saat ada peluang dari Ricky Kambuaya, yang peluang gol nya 99%, tapi akhirnya noooollllllllll.

Sumber photo : https://serangnews.pikiran-rakyat.com/

Saran saya kepada Mas Dedik, nampanyak Anda perlu waktu 2 tahun lagi untuk mempunyai mental setara dengan Pratama Arhan.  Berlatih lah terutama untuk mengalahkan ego anda Mas. Sebab di Timnas anda bermain bukan untuk membuktikan kehebatan Anda. Tapi Anda bermain untuk tim, untuk bangsa ini.  Jika mental bermain anda seperti permainan kemarin itu, levelnya masih di klub lah menueut saya. 

Mungkin Anda perlu berlatih seperti prinsip David Beckham, berlatih setelah berlatih.  Setelah berlatih Bersama klub, Anda berlatih lagi sendirian supaya seluruh ego Anda runtuh dibawah seragam merah putih Timnas kit aitu.

Edo Feriansyah pun terlihat sekali belum matang, terlalu asyik membantu penyerangan tapi telaaattt turun kebawah membantu pertahananan.  Umpan umpan sering tidak terarah dan salah.

Hanis Sagara pun hampir sama kelemahannya dengan Dedik Setyawan, kurang matang. Tidak tenang saat didepan gawan, berfikir dan menendang spekulatif sehingga gagal membuahkan gol.

Irfan Jaya, skill nya cukup lumayan. Tapi menurut saya terlalu egois.  Ketika jaraknya tinggal 5 meter ke gawang lawan, Irfan berfikir dialah satu satunya yang harus mencetak gol. Padahal masih ada pemain yang posisinya lebih bagus. Irfan harus merubah mindset “aku butuh teman yang lain untuk mencetak gol”.

Tulisan ini saya buat karena kecntaan saya kepada Timnas kita, dan juga harapan kepada pemain pemain yang sebut diatas mengikuti proses untuk menjadi pemain yang super handal nantinya.  Saya sangat yakin kepada Coach Shin Tae Yong sudah menyediakan bentuk, metode dan porsi Latihan yang paling bagus yang menghantarkan seluruh pemain kita ke level lebih tinggi, asal ikuti engan ketat seluruh saran nya. Asnawi Mangkualam sudah membuktikannya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026