Featured Post

​Catatan Tambahan PJJ 15 – 21 Maret 2026

Gambar
 ​ Thema: Membuat Rencana Yang Mendetail ( Erbahan Rencana Si Megermet ) Nas: Amsal 21:5 ​ Pendahuluan ​Dalam kehidupan beriman, sering kali muncul kekeliruan bahwa perencanaan adalah tanda kurangnya bersandar pada Tuhan. Padahal, Alkitab menegaskan bahwa hikmat Allah bekerja melalui ketelitian. Nas Amsal 21:5 memberikan kontras tajam antara "si rajin" yang merancang dengan matang dan "si tergesa-gesa" yang bertindak tanpa perhitungan. Perencanaan yang mendetail ( megermet ) bukanlah bentuk keraguan terhadap penyertaan Tuhan, melainkan bentuk tanggung jawab atau penatalayanan atas berkat yang telah dipercayakan-Nya kepada kita. ​Fakta Dari Nas ​ Amsal 21:5 (TB): "Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan." ​Secara tekstual dan teologis, terdapat fakta konkret yang terkandung dalam ayat ini: ​ Kepastian Hukum Tabur Tuai: Penggunaan kata penegas "semata...

Semoga `Shin Tae Yong Tidak Memainkan Mereka Malam Ini

 Saya  berharap supaya beberapa pemain ini tidak dimainkan oleh Shina Tae Yong pada pertandingan FIFA MATCH DAY melawan Timor Leste Leg 2 malam hari ini.  Karena menurutku mereka ini lah yang membuat permainan Timnas sangat buruk, dibawah standard, pada pertandingan tanggal 27 Januari 2022 beberapa hari dulu.

Mereka yang saya maksud yang pertama adalah Dedik Setiawan, Edo Febriansyah dan Hanis Sagara ditambah juga satu lagi Irfan Jaya.  Dedik Setiawan kelihatan sekali sangat belum matang secara karakter bermain, skill nya saya kira cukuplah.  Namun karakter bermainnya masih jauh.  Selalu ragu, setiap kali didepan gawang, padahal posisinya striker. 

Beberapa kali terlihat di Camera pada pertandingan 27 Januari itu dia memandang kea rah Shin Tae Yong setiap kali gagal emncetak gol, untuk minta maaf.   Terutama saat ada peluang dari Ricky Kambuaya, yang peluang gol nya 99%, tapi akhirnya noooollllllllll.

Sumber photo : https://serangnews.pikiran-rakyat.com/

Saran saya kepada Mas Dedik, nampanyak Anda perlu waktu 2 tahun lagi untuk mempunyai mental setara dengan Pratama Arhan.  Berlatih lah terutama untuk mengalahkan ego anda Mas. Sebab di Timnas anda bermain bukan untuk membuktikan kehebatan Anda. Tapi Anda bermain untuk tim, untuk bangsa ini.  Jika mental bermain anda seperti permainan kemarin itu, levelnya masih di klub lah menueut saya. 

Mungkin Anda perlu berlatih seperti prinsip David Beckham, berlatih setelah berlatih.  Setelah berlatih Bersama klub, Anda berlatih lagi sendirian supaya seluruh ego Anda runtuh dibawah seragam merah putih Timnas kit aitu.

Edo Feriansyah pun terlihat sekali belum matang, terlalu asyik membantu penyerangan tapi telaaattt turun kebawah membantu pertahananan.  Umpan umpan sering tidak terarah dan salah.

Hanis Sagara pun hampir sama kelemahannya dengan Dedik Setyawan, kurang matang. Tidak tenang saat didepan gawan, berfikir dan menendang spekulatif sehingga gagal membuahkan gol.

Irfan Jaya, skill nya cukup lumayan. Tapi menurut saya terlalu egois.  Ketika jaraknya tinggal 5 meter ke gawang lawan, Irfan berfikir dialah satu satunya yang harus mencetak gol. Padahal masih ada pemain yang posisinya lebih bagus. Irfan harus merubah mindset “aku butuh teman yang lain untuk mencetak gol”.

Tulisan ini saya buat karena kecntaan saya kepada Timnas kita, dan juga harapan kepada pemain pemain yang sebut diatas mengikuti proses untuk menjadi pemain yang super handal nantinya.  Saya sangat yakin kepada Coach Shin Tae Yong sudah menyediakan bentuk, metode dan porsi Latihan yang paling bagus yang menghantarkan seluruh pemain kita ke level lebih tinggi, asal ikuti engan ketat seluruh saran nya. Asnawi Mangkualam sudah membuktikannya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025