Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Featured Post

MENGUJI DAYA TAHAN EKONOMI INDONESIA:

Gambar
  ​Mengukur Ketahanan Makro di Tengah Guncangan Mikro dan Visi Substitusi Impor ​ Oleh: Ir. Analgin Ginting Jakarta, 5 Juni 2026 ​1. Pendahuluan ​Memasuki pertengahan tahun 2026, lanskap ekonomi Indonesia dihadapkan pada sebuah paradoks besar yang memicu perdebatan sengit di kalangan akademisi dan pengambil kebijakan. Di satu sisi, indikator makro di atas kertas menunjukkan ketahanan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang impresif. Namun di sisi lain, sektor riil dan pasar keuangan domestik memancarkan sinyal darurat. ​Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026 , tekanan eksternal telah menyeret nilai tukar Rupiah menembus batas psikologis baru di kisaran Rp 17.980 hingga Rp 18.036 per Dollar AS , setelah sempat tertekan ke rekor terendah Rp 18.049. Pelemahan nilai tukar yang kronis ini diikuti oleh kondisi Pasar Modal yang "berdarah-darah"; Indeks Harga Saham Ganungan (IHSG) mengalami koreksi tajam ke zona merah karena aksi jual masif ( capital outflow ) oleh investor asin...

Mempreteli Kesulitan

Gambar
Apa yang   paling sulit dilakukan di Indonesia saat ini?  Mencari pekerjaan ah tidak.   Banyak tempat kerja, apalagi kerja yang informal.  Mencari makanan enak? Enggak juga. Mencari jodoh?,   ah itu gampang, gampang banget malah. Mencari mobil mewah dan mahal? Tidak, datang saja ke Jagorawi pada hari libur, atau Sabtu Minggu. Langsung terdengar raungan mobil mobil super mewah, yang konon harga sebuah nya ada yang sampai Rp 60 Milyard.  ( Sumber Foto : www.exoticspotter.com) Jadi apa yang paling sulit dilakukan di Indoensia adalah mengajarkan Persatuan kepada anak anak usia SD dan SMP bahkan sampai SLTA. Mengapa sulit? Bukan karena tiadanya para pengajar top, yang bisa mengajarkan Pancasila dan Persatuan dengan baik.   Namun karena tiadanya keteladanan dari orang orang terhormat. (Sumber Foto : http://koeshartatisaptorini.blogspot.co.id/) Saat ini setiap hari anak anak kita yang lagi doyan doyann...

Kapasitas Kerja Ahok Setara Dengan Christiano Ronaldo

Gambar
Sebenarnya sulit dibandingkan. Namun sebagai Analogi KAPASITAS kerja Ahok itu ibarat Christiano Ronaldo ( CR7). CR7 terkenal sebagai pemain yang dedikasinya kepada Bola melebihi siapapun. Apapun dia berikan dan persembahkan untuk bola. Ingat Piala Eropah tahun 2016 kemarin, sudah sakit pun dia tetap bermain dan memimpin teman temannya dari pinggir lapangan. Hasilnya Portugal Juara Eropah. Ahok, pun demikian apapun dia berikan untuk kerja. Ketika dia masih aktif, dan harus m engikuti persidangan atas tuduhan yang diberikan kepadanya, setelah selesai persidangan apa yang dia lakukan? Kerja.  (Sumber Foto : Google) Pak Djarot sang wakil gubernur mengatakan paling cepat Ahok pulang dari kerja pada jam 9 malam atau bahkan sampai jam 10 malam. Luar Biasa. Sekarang bayangkan kalau ada keputusan dan harus dijalani oleh Ronaldo bahwa dia selama 2 tahun full, atau 2 musim full tidak bisa bermain memperkuat Real Madrid, atau kesebelasan nasional Portugal. Siapa yang rug...