Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Featured Post

Surat Ukat, Endi-Enta, dan Soteriologi Calvin: Temuan Kontekstual Anugerah dan Perbuatan Baik

Gambar
  Oleh Pt. Em. Analgin Ginting Abstrak ​Artikel ini mengeksplorasi korelasi antara filosofi hidup masyarakat Karo yang terekam dalam konsep Surat Ukat ( Endi-Enta ) dengan soteriologi Calvinis, khususnya mengenai doktrin anugerah Allah ( sola gratia ) dan perbuatan baik sebagai ucapan syukur ( gratitudo ). Melalui pendekatan teologi kontekstual, tulisan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal Karo menyediakan gambaran kultural yang tepat untuk memahami keterdahuluan anugerah Allah sebelum tanggung jawab etis manusia. I. Pendahuluan ​Masyarakat Karo memiliki pandangan hidup yang berakar kuat pada pemeliharaan kehidupan dan relasi sosial. Salah satu ekspresi filosofis yang terekam dalam budaya Karo—terutama melalui Surat Ukat (surat ucapan/ungkapan kehendak hati)—adalah dinamika relasional antara Endi (memberi) dan Enta (meminta respon/hasil) [1]. ​Dalam kehidupan sehari-hari, makanan berfungsi sebagai simbol utama pemeliharaan. Orang Karo percaya bahwa Tuhan ( Dibata ) adalah Pemb...

Catatan Tambahan Khotbah 18 Desember 2022, Minggu Advent IV

Gambar
    Invocatio Johanes 1 : 34     Ogen Johanes 7 : 10 – 15   (Antiphonal) Khotbah Roma 1 : 1 – 7        ( Tunggal ) Thema Anak Dibata Si Erkuasa      Roma 1 : 1-7   1:1         Surat enda rehna i bas aku nari, Paulus. Aku me suruh-suruhen Kristus Jesus, rasul si enggo ipilih dingen iserapken Dibata guna meritaken Berita Si Meriah si reh i bas Dibata nari . 1:2         Berita Si Meriah e ipadanken Dibata nai-nai arah nabi-nabiNa janah enggo isuratken i bas Pustaka Si Badia. 1:3         Berita e kerna AnakNa, Tuhanta Jesus Kristus: Ia manusia, Ia tubuh arah kesusuren Daud. 1:4         Janah erkiteken Kesah Si Badia tangkas maka Ia Anak Dibata si erkuasa. Enda teridah a...

Catatan Tambahan Khotbah 11 Desember 2022, Minggu Advent III

Gambar
    Invocatio Rende-ersuraklah kerina bangsa-bangsa, rendelah alu ukur si meriah. Sabap bujur kap Kam i bas erbahan keputusen, janah kerina bangsa-bangsa i doni Kam si njujurkenca.(Masmur 67 : 5)       Ogen Pilipi 2 : 12 – 18 (Responsoria) Khotbah Jesaya 12 : 1 – 6  ( Tunggal ) Thema Bersorak Dan Bernyanyilah      Jesaya 12 1 – 6     12:1       Reh me warina maka rende kalak nina, "Kupuji Kam, o TUHAN , sabap iapuliNdu aku. Mbarenda nembeh ateNdu aku, tapi genduari lanai ateNdu merawa. 12:2       Dibata kap keselamatenku, man baNa aku ernalem, e maka la aku mbiar. TUHAN kap si mereken kuasa ras keriahen man bangku; Ia kap keselamatenku. 12:3        Bagi lau malem mereken keriahen man kalak si muas, bage pe bangsa Dibata ermeriah uk...

Kelahiran “Grace Voice”

Gambar
Suatu saat pada sekitar tahun 2008 atau 2009, saya melihat penampilan koor Moria di GBKP Graha Harapan yang kurang pas di hati saya.     Pada saat itu ada beberapa orang Moria yang mendahului rekannya saat bernyanyi, dan saya simpulkan penyebabnya karena kurang berlatih bersama sama Beberapa waktu kemudian saya bilang kepada istri saya, cobalah kalian bentuk vocal group   untuk memberikan pujian saat ibadah, namun latihannya harus rajin.   Saya tekankan kepada istri saya,   jangan hanya ingin segera tampil tapi latihannya masih   kurang.   Grace Voice Sedang Mempersembahkan Lagu Pujian Pada Ibadah di GBKP Graha Harapan.   Sumber Photo : Dok. Pribadi  Istri saya Boru Sitompul saya dorong   untuk mengajak semua teman temannya moria yang boru Tapanuli dan   menjadi warga GBKP karena menikah dengan laki laki Karo.   Maka pada sekitar tahun 2009 atau tahun 2010 terbentuk lah vocal grup Moria si “ Boru Toba” ini, dan mulai l...