Featured Post

Paralysis of Analysis di GBKP: Menakar Macetnya Kepemimpinan Spiritual di Persimpangan Prosedur

Gambar
Oleh Pt. Em Analgin Ginting  Dengan Bantuan Gemini AI  I. PENDAHULUAN Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) saat ini sedang berada dalam sebuah anomali sejarah yang memprihatinkan. Sebuah fakta pahit yang tidak bisa dibantah adalah ketidaktuntasan pembahasan Tata Gereja pada Sidang Sinode GBKP Tahun 2025 Kegagalan ini melahirkan kekosongan hukum (vakum) yang berdampak luas; GBKP sempat berjalan tanpa Tata Gereja yang sah secara hukum sinodal. Akibatnya, muncul kegelisahan masif di ribuan Runggun. Pertanyaan retoris namun pedih bergema: "Gereja kita memakai tata gereja yang mana?" Kondisi ini diperparah oleh manajemen persidangan yang tidak efisien. Bayangkan, sebuah persidangan yang dihadiri oleh sekitar 900 orang peserta (Pendeta, Pertua, dan Diaken). Jumlah yang kolosal ini menuntut logistik yang luar biasa besar, biaya yang membengkak, dan ruang sidang yang luas. Namun, realitasnya menunjukkan bahwa kuantitas manusia tidak berbanding lurus dengan kualitas keputusan. Kita haru...

Mengelola Perbedaan

Sudah mejadi kenyataan sehari-hari  bahwa kita semua mempunyai perbedaan.  Perbedaan itu sangat nyata dan banyak bentuk bentuk nya. Berbeda secara fisik, berbeda secara social budaya, berbeda dalam keyakinan, berbeda dalam gaya berfikir, dan seterusnya.  Jadi kalau kita memikirkan sebuah tim, maka pastilah anggota tim itu terdiri dari orang orang yang sangat berbeda.  Sehingga timbul lah pertanyaan “perbedaan itu melemahkan atau menguatkan tim?”

Perbedaan seharusnya tidak melemahkan tim.  Perbedaan akan membuat sinergi lebih kuat jika dikelola dengan baik.  Perbedaan akan menjadi kekuatan yang sangat besar untuk mempercepat sasaran tim jika masing masing anggota tim bisa memahami dan saling menerima perbedaan itu.  Perbedaan kalau disadari dan diterima dalam perspektif yang paling dasar, maka niscaya akan berubah menjadi kekuatan.  Namun perbedaan jika hanya dipahami dalam perspektif yang sempit, maka akan menimbulkan kemunduran dalam tim itu. 

Dalam tim yang berfikir lebih dewasa perbedaan itu benar benar sebuah aset dan juga sumber kesenangan dalam bekerja.  Suber photo : https://www.salesforce.com/

Bagaimana caranya agar perbedaan bisa meningkatkan kekuatan tim ? Langkah pertama nya adalah menerapkan paradigma bahwa perbedaan itu adalah asset bukan ancaman.  Mengapa perbedaan sebuah asset ?

1.     Perbedaan karyawan dapat menstimulasi pemikiran untuk menemukan alternatif yang lebih banyak.

2.     Tim yang homogen cenderung memiliki pemikiran yang sama, yang disebut “groupthink”  Dalam grup yang homogen jika ada satu pemikiran, maka itu cenderung disetujui secara bersama sama, sehingga sering sekali mengakibatkan kesalahan yang tidak disadari.

3.     Perbedaan akan membuat felksibilitas yang lebih tinggi.

4.     Perbedaan akan memaksimalkan kontribusi setiap orang meraih sasaran tim.

Oleh sebab itu dengan merenungkan dan menerima pernyataan bahwa perbedaan adalah asset, maka setiap pemimpin haruslah berusaha mengelola perbedaan ini dengan lebih sungguh sungguh. :

1.     Menetapkan sebuah contoh prilaku yang mengapresiasi keragaman

2.     Mendorong rasa hormat bagi perbedaan individual

3.     Mempromosikan pemahaman akan nilai, keyakinan, dan tradisi berbeda

4.     Menjelaskan manfaat keragaman bagi tim

5.     Mendorong dan mendukung orang lain yang berusaha mempromosikan toleransi keragaman

6.     Tidak mendorong stereotype untuk menggambarkan seseorang

7.     Mengidentifikasi bias keyakinan dan harapan dari minoritas

8.     Menantang orang yang embuat komentar berprasangka

9.     Memprotes perlakuan tidak adil yang berdasarkan prasangka

10.  Mengambil tindakan bagi pelanggaran toleransi

Perhatikanlah photo diatas, ada lima orang wanita yang berbeda warna kulit dan warga negara. Mereka digambarkan sebagai wanita wanita yang sangat kuat dalam menumpas kejahatan cyber dalam Film yang berjudul 355.  Film holywood ini baru dirilis pada bulan Januari 2022 di Indonesia.  Sumber photo : https://www.hollywoodreporter.com/

B

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025