Featured Post

Perlunya Pembinaan Partisipatif dan Regeneratif di GBKP Runggun Graha Harapan Bekasi

Gambar
  Pt. Em Analgin Ginting M.Min.  Pendahuluan Pembinaan jemaat merupakan salah satu tugas hakiki gereja yang tidak dapat dipisahkan dari panggilan teologisnya sebagai ekklesia—umat Allah yang dipanggil, dibentuk, dan diutus ke tengah dunia (Ef. 4:11–13). Gereja bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang pembelajaran iman, karakter, dan kepemimpinan. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan, partisipatif, dan regeneratif menjadi indikator penting kesehatan sebuah gereja lokal. Dalam konteks Gereja Batak Karo Protestan (GBKP), pembinaan memiliki makna yang lebih luas karena terkait erat dengan sistem pelayanan presbiterial-sinodal yang menekankan kepemimpinan kolektif-kolegial (runggu). Artikel ini hendak memperdalam, melengkapi, dan mengontekstualisasikan tulisan awal mengenai perlunya pembinaan di GBKP Runggun Graha Harapan Bekasi, dengan tetap mempertahankan esensi pengalaman empiris yang telah dituliskan, sekaligus memperkaya dengan muatan teologis dan refleksi aktual....

Catatan Tambahan PJJ 23 – 29 Januari 2022

 Kejadian 41 : 37 - 43

Thema : Anak Singuda Jadi Pasu Pasu

(Evaluasi Sasarn Program GBKP Tahun 2021)

Kejadian 41 : 37 – 43

41:37      Raja ras pegawai-pegawaina setuju rencana enda.

41:38      Nina raja man kalak enda, "Labo lit dat kita jelma tersikapen asang Jusup enda, sekalak si lit kesah Dibata i bas dirina jine."

41:39      Nina raja man Jusup, "Enggo icidahken Dibata man bandu kerina kejadin enda. Erkiteken si e teridah maka ganjangen pemetehndu ras kebeluhendu asang ise pe.

41:40      E maka kutamaken kam jadi si ngaturken negeringku, janah kerina rayatku patuh man bandu. Kenca aku kuasandu ngenca si mbelinna i bas negeri enda."

41:41      Genduari kuangkat kam jadi wakil raja i belang-belang Mesir.

41:42      Itangtangi raja cincin stempel kerajanna, jenari itamakenna ku jari-jari Jusup. Ipakekenna man Jusup baju si mejilena kal, janah iburakenna man Jusup bura emas.

41:43      Iberekenna gereta kinirajan si peduaken man Jusup janah pengawal kehormaten erdalan arah lebe gereta e janahna erlebuh, "Pelapang! Pelapang dalanna." Bage me Jusup enggo itangkuhken jadi wakil raja i belang-belang taneh Mesir

Fakta

1.    Sebuah pengakuan disampaikan oleh Raja Firaun akan kehebatan/kebijaksanaan Yusuf yang telah dengan sangat jelas menjelaskan makna mimpi Raja Firauan

2.    Raja lalu memberi kesaksian kepada semua pegawainya “ labo lit dat kita jelma tersikapen asangken Jusuf enda, sekalak si lit kesah Dibata ibas dirina jine.

3.    Jusuf selanjutnya diangkat jadi Wakil Raja, untuk seluruh daerah Mesir  dan kuasanya nomor dua setelah Raja.  Dan kepada dirinya dikenaken symbol symbol kuasa; baju linen halus, cincin raja, dan kereta kerajaan dll.

Sumber photo : https://st-takla.org/

Makna                                                   

1.    Penyertaan Tuhan kepada Jusuf terlihat sangat nyata sekali sehingga dia bisa menjawab makna mimpi raja dengan tepat dan menjelaskannya dengan gamblang .  

2.    Raja sendiri pun mengakui bahwa seluruh demonstrasi kehebatan Jusuf adalah karena dalam diri Jusuf ada Kesah Dibata.  Semua orang bisa menjadi berkat jika memang dalam dirinya ada Roh Allah. 

3.    Kepada Jusuf diberikan lah semua symbol symbol dan fasilitas kerajaan.  Namun apakah Jusuf tenggelam dalam kemewahan yang diberikan kepadanya ?  Pertanyaan lebih penting, apa yang harus dilakukan orang tua, supaya anaknya berprestasi dan menjadi berkat serta tidak tergelincir oleh mewahnya tawaran dunia ?

4.    Thema gereja kita tahun 2021 adalah generasi muda menjadi berkat? Bagaimana kam lihat? Sudah terlihat (… berapa persen) di Runggunndu anak muda menjadi berkat? 

 

Pengkenaina

·       Penyertaan Tuhan dalam diri Jusuf tidak abstrak, tidak bisa ya atau bisa tidak, tapi jelas dan lugas.  Harus kita ingat penyertaan Tuhan itu tidak main main, tidak kabur tapi clear, tajam dan bisa dirasakan.  Ajarkan kepada anak anak kita bahwa Penyertaan Tuhan itu sangat nyata dan kongkrit dalam diri semua orang yang Tuhan berkenan kepadanya.

·       Ajarlah anak kita tentang Tuhan, tentang iman, tentang kedisiplinan rohani, maka semua prestasi akademik, semua prestasi professional akan dia raih, supaya Kasih Tuhan nyata melalui dirinya dan menjadi berkat.

·       Tuhan punya rencana spesifik dalam setiap diri manusia.  Namun rencana Tuhan dalam diri manusia ini harus disadari sejak usia muda, supaya hidup dia selanjutnya selalu menjadi berkat. Amin.

Bujur ras mejuah juah kita kerina. I

Pt. Analgin Ginting

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025