Featured Post

Nande Beru Tarigan Mengajar Kami Berteologi dalam Kelembutan

Gambar
 ​Kami tidak pernah menyangka akan kehilangan Nande Beru Tarigan secepat ini. Dalam doa-doa pribadi, kami terus memohon kepada Tuhan agar diberi kesempatan untuk membersamainya satu atau dua tahun lagi, atau bahkan lebih lama. Namun, Tuhan memiliki ketetapan yang berbeda. ​Hanya berselang sekitar lima bulan setelah kami menghantarkan ayahanda kami, Ginting Mergana, ke tempat peristirahatannya, Nande pun menyusul pergi menuju keabadian bersama Bapa di Firdaus. Air mata yang belum sempat mengering kini harus banjir kembali. Dalam waktu yang begitu singkat, kami lima bersaudara kini telah menjadi yatim piatu. ​Senandung Riang di Tengah Ujian ​Perjalanan kesehatan Nande sebenarnya mulai menurun sejak beliau mengalami stroke ringan pada tahun 2017—sembilan tahun yang lalu. Secara fisik, wajahnya tidak banyak berubah. Namun, tangan kirinya tak lagi bisa berfungsi dan kemampuan kognitifnya perlahan menurun. Meski begitu, keceriaannya tidak pernah pudar. Kami sekeluarga selalu berusaha ...

Catatan Tambahan Untuk Pengajaran KAKR Tanggal 15 Mei 2022

 Bahan : Efesus 4:1-6

Ayat Tambahan Remaja : Kejadian 33:1-3

Tema Kecil : Berdamai

Tema Tanggung & Remaja : Berdamai/Rekonsiliasi

 

Efesus 4 : 1 – 6  

4:1           Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu.

4:2           Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

4:3           Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:

4:4           satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,

4:5           satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,

4:6           satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

Kejadian 33 : 1-3

33:1         Yakub pun melayangkan pandangnya, lalu dilihatnyalah Esau datang dengan diiringi oleh empat ratus orang. Maka diserahkannyalah sebagian dari anak-anak itu kepada Lea dan sebagian kepada Rahel serta kepada kedua budak perempuan itu.

33:2         Ia menempatkan budak-budak perempuan itu beserta anak-anak mereka di muka, Lea beserta anak-anaknya di belakang mereka, dan Rahel beserta Yusuf di belakang sekali.

33:3         Dan ia sendiri berjalan di depan mereka dan ia sujud sampai ke tanah tujuh kali, hingga ia sampai ke dekat kakaknya itu.."

 

Fakta

1.    Paulus dari Penjara memberikan nasihat tentang kebaikan kepada Jemaat di Efesus. Padahal dia sedang mengalami perbuatan tidak baik dari orang lain.

2.    Paulus dengan sangat tepat meminta jemaat untuk selalu rendah hati, sabar. Lemah lembut dan saling membantu.

3.    Yang paling penting Paulus meminta untuk Bersatu.   Satu Tubuh dan Satu Roh.

4.    Yakub rendah hati namun punya strategi untuk menghadapi “lawan” nya Esau yang merupakan kakak kembarnya.

5.    Dia lalu duduk dan berlutut paling depan saat menghadapi Esau.

6.    Yakub benar benar tulus meminta maaf kepada Esau kakaknya

Musa Minta Ampun kepada Esau. Sumber photo https://andrewmarrosb.blog/

MAKNA

1.    Dalam berbuat baik dan melayani Tuhan, tidak boleh ada hal apapun yang menghalanginya.  Orang yang tidak berkomitmen melayani Tuhan, adalah orang yang masih memberikan egoismenya mengatur dirinya. 

2.    Hanya orang yang sudah berdamai dengan dirinya sendiri yang bisa berbuat baik secara tulus berdamai dengan orang lain dan menjadi pelayan Tuhan.

3.    Yakub pernah menipu Esau Abang kandungnya dalam mendapatkan hak kesulungan, dan itu membuat Esau sangat marah dan sangat benci.  Tapi akhirnya Esau bisa menerima maaf Yakub.  Tidak ada kesalahan yang tidak bisa didamaikan.

4.    Yakub, benar benar secara tulus dan memperhitungkan konskwensi (ekonomi dan keselamatan diri) saat dia datang kepada dan minta maaf kepada Esau.

5.    Pada saat seseorang minta maaf, dia sudah siap menerima akibat terburuk yang mungkin terjadi. 

6.    Orang orang yang membawa damai siap mempertaruhkan nyawanya.

Ini Clip Film Perjumpaan kembali Jakub dan Esau. Sumber https://www.youtube.com/watch?v=wlavhWZ3UWs

Penerapan

1.    Yesus adalah juru selamat, dan kamu semua dipanggil untuk menjadi murid Tuhan Yesus.  Terima dan jalankan itu dengan sepenuh hati.

2.    PIlihan itu adalah panggilan… maka pilih dan tentukanlah panggilan hidupmu dan lakukan panggilan hidupmu tanpa dihalangi apapun… Ketika kamu sudah memilih sekolah SMA, maka belajarlah dengan mati matian dan sepenuh hati.  Jangan ada lagi keraguan dalam dirimu. 

3.    Semua perbuatan mu ada risiko nya ada konsekwensinya, maka terima lah konsekwensi perbuatanmu dengan sepenuh hati, tanpa protes.

4.    Minta maaf lah kalau salah.  Dan Ketika kamu minta maaf, maka Tuhan pasti akan menolongmu dan memberikan sukacita kepadamu.  dipadamencari cari pembenaran, dan jangan mencari cari alasan untuk tidak minta maaf.    Dendam orang lain kepada kita hanya bisa ti yang dipadamkan dengan permintaan maaf.  Seperti yang dilakukan oleh Yakup kepada Esau. 

Ilustrasi

·       Clip Film dimana  manusia berdamai dengan binatang buas.

·       Anjing berdamai dengan kucing, 

·       Atau ajukan pertanyaan… pernah merasa marah sama adik atau kakak atau abang?

·       Pernah merasa marah kepada orang tua  Mengapa

Manusia bisa berdamai juga dengan singa ya.  sumber video https://www.youtube.com/watch?v=oLzBNDJLhKg



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ 10 – 16 Agustus 2025