Featured Post

Catatan Tambahan PJJ: 8 – 14 Maret 2026

Gambar
  Nas: Kejadian 23 : 10 – 20 Thema: Tempat Kita Bermusyawarah (Inganta Runggu) 1. Pendahuluan Kedewasaan berorganisasi dan bersekutu terlihat dari cara kita bermusyawarah secara tajam, efisien, produktif, namun penuh kasih serta visioner. Musyawarah bukan sekadar formalitas, melainkan ruang kedaulatan Tuhan di mana ide-ide kreatif lahir melalui keteraturan. Dalam tradisi iman, bermusyawarah adalah tanggung jawab spiritual untuk mencapai solusi yang bermartabat dan memiliki legalitas yang jelas.  2. Fakta Alkitabiah dan Perspektif Teologis Berdasarkan nas Kejadian 23:10-20, kita menemukan fakta-fakta fundamental dalam bermusyawarah: • Transparansi Publik: Musyawarah dilakukan di "pintu gerbang kota" dan disaksikan oleh semua orang. Secara teologis, ini adalah bentuk akuntabilitas publik. • Legalitas dan Etika: Abraham membayar harga pasar yang berlaku (400 syikal perak) untuk menjamin kepemilikan yang sah dan mencegah konflik di masa depan. • Perspektif John Calvin: Beli...

Catatan Tambahan Pekan Penatalayan GBKP 2021 (Berngi hari 7)

Rencana Paling Sempurna Tentang Hidup Manusia, Ternyata Yang Dibuat Tuhan 


Khotbah : Jeremia 29 : 11 - 14

Rencana Dibata Mehuli

Jeremia 29 : 11 - 14

29:11     Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

29:12     Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu;

29:13     apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati,

29:14      Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu. –

-

Fakta

1.     Perikop ini salah satu perikop yang paling terkenal dari keseluruhan perjanjian lama.  Ditegaskan oleh Tuhan Allah melalui Nabi Jeremia Bahwa Tuhan mengetahui rancangan terbaiknya kepada manusia yang dikasihiNYA sekalipun manusia itu terbuang ke segala penjuru dunia.  Rancangan Tuhan adalah rancangan damai bukan kecelakaan  

2.     Tuhan dengan sangat gamblang dan terus terang berkata “apabila kamu berseru dan datang berdoa kepada Tuhan, maka Tuhan akan mendengarkan . apabila kamu mencari Aku , maka kamu akan menemukan Aku”.  Apabila kamu menanyakan  Aku dengan segenap hati, Aku akan memberikan kamu menemui Aku.

3.     Puncak dari kasih sayang Tuhan untuk hidup di dunia ini saat DIA memulihkan, memulangkan dan mengembalikan semua anak anakNYA yang terhukum, terbuang dan tercerai berai ke seluruh dunia.

Makna                                                    

1.     Tuhan sangat mengasihi manusia yang percaya dan aktif mencari Dia, dengan sungguh sungguh. Kasih Sayang Tuhan kepada manusia diwujudkanNYA  melalui suatu perencanaan dan perancangan yang sangat sempurna dan dalam kebenaran .

2.     Manusia diberi kebebasan untuk bisa mendekat dan berseru kepada Tuhan.  Dan jika sungguh sungguh bertanya kepada Tuhan, maka Tuhan bersedia memberikan jawab.

3.     Tuhan memulihkan keadaan setiap anak anakNYA. Dipanggil dan dikembalikannya ke tempat asalnya dengan penuh rancangan kebahagiaan. 


 

Pengkenaina

·        Peristiwa seorang manusia diberi ijin Tuhan untuk menemui diriNYA dan bertanya dalam doa dan pengharapan, adalah sebuah peristiwa kehidupan yang paling besar dalam pengalaman manusia fana.  Sering dianggap bertemu Presiden atau Raja atau penguasa dunia dianggap menjadi peristiwa /pengalaman hidup paling besar. Tidak.  Yang paling utama adalah dalam hidupnya manusia bisa berinetraksi langsung dengan Tuhan.  Kam ras aku ibere Tuhan peluang ras dalam lako njumpai IA, ibas gelar Tuhan Yesus Kristus.

·        Tuhan dalam perikop ini menegaskan bahwa DIA ikut merencanakan dan merancang kehidupan setiap anak anakNYA.  Jadi Hidup harus dilihat, dipandang dan disikapi dalam KACA MATA TUHAN.  Rancangan manusia terntang hidupnya bukanlah yang terpenting bahkan sering gagal. Merancang Kehidupan artinya memberikan Tuhan merancang kehidupanndu.  Minta dan beratnyalah kepada Tuhan supaya DIA memberikan rancangan/rencana kehidupan mulia Anda.  Rancangan Tuhan pasti membawa damai dan kebahagiaan.  Amin.

Bujur ras mejuah juah kita kerina. I

Pt. Analgin Ginting

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025