Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Featured Post

Catatan Tambahan Malam Ketujuh (7) Pekan Doa 2026

Gambar
 ​​ Bahan Alkitab: Mazmur 27 : 7 – 10 Tema: Tuhan Si Pekena-Kena Aku (Tuhan yang Memulihkan/Menata Hidupku) Durasi: ± 15 Menit ​I. Pendahuluan (± 3 Menit) ​Syalom bapak, ibu, dan saudara/i yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. ​Malam ini kita telah tiba di Berngi Si Ketujuh —malam pamungkas, puncak dari rangkaian Pekan Doa kita. Jika selama enam malam lalu kita belajar tentang ketekunan, pergumulan, dan konsistensi dalam meminta kepada Tuhan, maka malam ini kita dibawa pada sebuah muara keyakinan yang paling radikal, yaitu: "Tuhan Si Pekena-Kena Aku" . Tuhanlah yang menyambut, merajut kembali, dan memulihkan seluruh kehidupan kita. ​Bahan khotbah kita malam ini ditulis oleh Raja Daud dalam Mazmur 27. Kita tahu Daud adalah seorang raja besar, pahlawan gagah perkasa. Namun, di balik kehebatannya, Daud adalah manusia yang akrab dengan air mata, penolakan, ketakutan, dan kesedihan yang paling ekstrem. Lewat penuturannya, kita akan belajar bagaimana sebuah doa penyerah...

Catatan Tambahan Malam Ketujuh (7) Pekan Doa 2026

Gambar
 ​​ Bahan Alkitab: Mazmur 27 : 7 – 10 Tema: Tuhan Si Pekena-Kena Aku (Tuhan yang Memulihkan/Menata Hidupku) Durasi: ± 15 Menit ​I. Pendahuluan (± 3 Menit) ​Syalom bapak, ibu, dan saudara/i yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. ​Malam ini kita telah tiba di Berngi Si Ketujuh —malam pamungkas, puncak dari rangkaian Pekan Doa kita. Jika selama enam malam lalu kita belajar tentang ketekunan, pergumulan, dan konsistensi dalam meminta kepada Tuhan, maka malam ini kita dibawa pada sebuah muara keyakinan yang paling radikal, yaitu: "Tuhan Si Pekena-Kena Aku" . Tuhanlah yang menyambut, merajut kembali, dan memulihkan seluruh kehidupan kita. ​Bahan khotbah kita malam ini ditulis oleh Raja Daud dalam Mazmur 27. Kita tahu Daud adalah seorang raja besar, pahlawan gagah perkasa. Namun, di balik kehebatannya, Daud adalah manusia yang akrab dengan air mata, penolakan, ketakutan, dan kesedihan yang paling ekstrem. Lewat penuturannya, kita akan belajar bagaimana sebuah doa penyerah...

Catatan Tambahan Malam Keenam (6) Pekan Doa GBKP 2026

Gambar
  Bahan Alkitab: Keluaran 32 : 11 – 14 Tema: Meseksek Mindo Man Tuhan (Tekun dan Fokus Meminta Kepada Tuhan) Durasi: ± 15 Menit ​I. Pendahuluan (± 2-3 Menit) ​Syalom bapak, ibu, dan saudara/i yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. ​Malam ini kita memasuki Malam Keenam Pekan Doa kita. Tema yang menuntun kita adalah "Mesksek Mindo Man Tuhan" , yang berarti sebuah ketekunan, kesungguhan, dan kefokusan yang mendalam dalam meminta serta memohon kepada Tuhan. ​Pernahkah kita berada dalam situasi di mana kita merasa doa kita harus "berjuang" mengubah sesuatu yang tampaknya sudah mutlak? Dalam teks Keluaran 32, kita dihadapkan pada situasi krusial. Bangsa Israel baru saja melakukan dosa besar—mereka menyembah patung lembu emas. Murka Tuhan menyala-nyala, dan Dia bersiap membinasakan mereka. Di tengah situasi buntu dan menakutkan itulah, Musa berdiri sebagai pendoa syafaat. Ia maju dengan sebuah doa yang tidak biasa: sebuah doa yang mesksek (tekun dan fokus), d...

Catatan Tambahan Pekan Doa 2026, Malam Kelima

Gambar
Bahan Alkitab: Nehemia 1:4–11 ​Tema: Tatap Janah Dengkehken Pertotonku Tuhan (Lihatlah dan Dengarlah  Doaku Ya Tuhan) ​ Durasi: \approx 15 Menit ​ 1. Pendahuluan ( \approx 3 Menit) ​ Sapaan & Pengantar: Syalom dan selamat malam Bapak, Ibu, serta saudara-saudari yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Di Malam Kelima Pekan Doa kita, kita dituntun oleh sebuah tema yang mengalir dari hati yang hancur namun penuh harap: Tatap Janah Dengkehken Pertotonku Tuhan (Lihatlah dan Dengarkan Doaku Ya Tuhan) . ​ Latar Belakang Teks: Teks kita malam ini mengisahkan Nehemia, seorang juru minuman raja di benteng Susan. Ia hidup dalam kenyamanan istana, namun hatinya tidak egois. Ketika ia mendengar kabar dari Hanani mengenai runtuhnya tembok Yerusalem dan penderitaan hebat yang dialami sisa-sisa umat Tuhan di sana, respons pertama Nehemia sangat menyentuh: ia duduk, menangis, berkabung beberapa hari, berpuasa, dan membawa seluruh kedukaan itu ke hadirat Allah semesta langit. ​ Fokus ...

Catatan Tambahan Pekan Doa 2026, Malam Keempat

Gambar
Bahan Alkitab: Mazmur 55:17–20 Tema: Erlebuh Suari Berngi Man Tuhan (Berdoa Siang Malam Kepada Tuhan) ​ Durasi: \approx 15 Menit ​ 1. Pendahuluan ( \approx 3 Menit) ​ Sapaan & Pengantar: Syalom dan selamat malam Bapak, Ibu, serta saudara-saudari yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Di Malam Keempat Pekan Doa kita, kita dituntun oleh sebuah tema yang sangat menguatkan jiwa: Erlebuh Suari Berngi Man Tuhan (Berdoa Siang Malam Kepada Tuhan) . ​ Latar Belakang Teks: Teks kita malam ini merupakan bagian dari kesaksian Daud di dalam Mazmur 55. Daud berada dalam situasi yang sangat berat. Ia menghadapi kecemasan, tangisan, serta serangan bertubi-tubi dari orang-orang yang berduyun-duyun melawan, memfitnah, merendahkan, dan mem-bully dirinya. ​ Fokus Renungan: Apa yang dilakukan Daud ketika dikepung oleh musuh dan intimidasi? Ia tidak membalas dengan amarah manusiawi, melainkan berseru dan berdoa kepada Allah siang dan malam. Mari kita dalami makna teologis dari tindaka...

Catatan Tambahan Pekan Doa 2026, Berngi si Peteluken (3)

Gambar
  ​ Bahan Alkitab: Kisah Para Rasul 7:54–60 ​Tema: Tuhan Aloken Tendingku (Tuhan Terimalah Rohku) ​ ​ 1. Pendahuluan ( \approx 3 Menit) ​ Sapaan & Pengantar: Syalom dan selamat malam Bapak, Ibu, serta saudara-saudari yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Memasuki Malam Ketiga Pekan Doa kita, kita dituntun oleh sebuah tema yang sangat mendalam dan penuh iman: Tuhan Aloken Tendingku (Tuhan Terimalah Rohku) . ​ Latar Belakang Teks: Teks kita malam ini mengisahkan momen-momen terakhir dari hidup Stefanus, seorang diaken yang penuh dengan iman dan Roh Kudus. Ketika ia menyampaikan kebenaran firman Tuhan di hadapan Mahkamah Agama, perkataannya membuat hati mereka sangat tertusuk. Alih-alih bertobat, mereka justru menyambutnya dengan gertakan gigi, amarah yang meluap, hingga menyeret dan melemparinya dengan batu. ​ Fokus Renungan: Di tengah situasi yang penuh ancaman maut dan rasa sakit yang luar biasa itu, ada satu hal menakjubkan yang dilakukan oleh Stefanu...

Catatn Tambahan Pekan Doa 2026, Berngi Si Peduaken (2)

Gambar
  ​ Bahan Alkitab: Lukas 6:12–16 ​ Tema: Ertoto Man Tuhan (Berdoa Kepada Tuhan) ​ Durasi: \approx 15 Menit ​ 1. Pendahuluan ( \approx 3 Menit) ​ Sapaan & Pengantar: Syalom dan selamat malam Bapak, Ibu, serta saudara-saudari yang dikasihi Tuhan. Malam ini, di Malam Kedua Pekan Doa kita, kita diajak untuk merenungkan satu pondasi krusial dalam kehidupan beriman: Ertoto Man Tuhan (Berdoa Kepada Tuhan) . ​ Kebutuhan Manusia akan Doa: Semua manusia pada hakikatnya perlu dan wajib berdoa kepada Tuhan Allah. Doa bukanlah sekadar kewajiban agama atau daftar permintaan, melainkan napas hidup orang percaya. ​ Teladan Yesus: Sebagai manusia, Yesus Kristus sendiri memberikan teladan yang luar biasa. Ia berdoa kepada Allah tanpa mengenal waktu, bahkan dalam teks kita dicatat Ia berdoa semalam-malaman di bukit sebelum mengambil keputusan besar. Bagi Yesus, berdoa adalah momen khusus untuk berkumpul, bertemu, berdiskusi, dan bercengkerama secara intim dengan Allah. ​ 2. Arti d...

Pekan Doa 2026, Berngi Si Pemena (1)

Gambar
 ​ Thema: Ertoto Alu Mengingis (Berdoa Secara Tekun Dan Total) Nas: Daniel 9:20–23 ​ I. Benaken (Pendahuluan) - 3 Menit ​Mejuah-juah man banta kerina i bas Berngi si Pemena  Pekan Doata tahun 2026 enda. Tema si iangkat e me: Ertoto alu Mengingis . ​Tentu kita kerina nggo biasa ertoto. Tapi, uga kin pertoton si iperdiateken Tuhan? I bas kitab Daniel enda, kita ngidah kerna nabi Daniel si nggeluh i pembuangen. Ia labo terjeng ertoto guna dirina saja, tapi ia ertoto alu totalitas—tekun, mengisngis, janah maba pusuh si rukur man bangsana. Mari sipebagesi  kerna makna teologi i bas kegeluhen Daniel enda. ​ II. Arti ras Makna Teologi (Penjelasan Nas) - 8 Menit ​ 1. Pertoton si Isertai Pengakun Dosa Daniel ertoto i bas pengakun dosa. Ia labo terjeng mindo pemindon, tapi ia ngakui dosana ras dosa bangsana, bangsa Israel. ​ Makna: Doa yang disampaikan dengan sungguh-sungguh, disertai pengakuan dosa dan permintaan untuk kebaikan suatu bangsa, sangat disukai oleh Tuhan. T...

Teologi Pemilihan Pemimpin Dengan Sistem Undi Dan Kemungkinan Penerapannya di GBKP

Gambar
Sebuah Artikel Teologi masuk ke dalam Akun WA ku, dikirim oleh seorang abang yang sangat saya hormati yaitu Prof  Dr Ir Cipta Ginting, Guru Besar Universitas Lampung.  Beliau semasa aku masih kuliah  di IPB menjadi asisten dosen agama Kristen Protestan, dan kami sampai sekarang tetap berkomunikasi dalam level tertinggi.    Mendapatkan sebuah kiriman artikel dari seorang abanganda yang sangat dihormati tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya.  Segera saya baca dan dan mengajak diskusi Artificial Inteligent (Gemini AI) dan berikut ini lah ringkasannya A. Substansi Dan Relevansi Artikel Berdasarkan artikel berjudul "Membuang Undi Menemukan Pemimpin: Analisis Plus Minus Sistem Undi Pemilihan Pemimpin Dalam Kisah Raja Saul" oleh Jhon Marthin Elizon Damanik dan Binsar Jonathan Pakpahan, berikut adalah ringkasan substansi, kesimpulan, dan evaluasi mengenai sistem undi tersebut: ​1. Substansi Artikel ​Artikel ini membahas penggunaan sistem undi ( goral )...

Catatan PJJ 10 – 16 Mei 2026

Gambar
  ​ Nats: Ibrani 12:3-11 Tema: Hidup Sesuai Yang Diingini Tuhan ( Nggeluh Rikutken Si Ngena Ate Dibata )   Pengantar ​Perjalanan iman bukanlah sebuah lintasan yang selalu datar dan penuh kemudahan, melainkan sebuah perlombaan yang menuntut ketekunan luar biasa di tengah berbagai tantangan. Penulis Ibrani mengajak kita untuk menoleh kembali pada keteladanan Yesus Kristus yang telah lebih dahulu menanggung bantahan dan penderitaan hebat dari orang-orang berdosa. Dengan memandang kepada-Nya, kita diingatkan bahwa keletihan mental dan keputusasaan adalah tantangan nyata yang hanya bisa dikalahkan jika kita memiliki fokus spiritual yang tepat, yaitu menyadari bahwa setiap tekanan yang kita alami adalah bagian dari proses pembentukan karakter yang lebih mulia. ​Di sisi lain, seringkali kita terjebak dalam keinginan untuk menjalani hidup yang serba gampang dan tanpa gesekan. Namun, nas ini menegaskan bahwa keberadaan ganjaran atau didikan Tuhan justru merupakan validasi ata...

BANTULAH KAMI TUHAN, PRESBITER KAMI SEORANG NPD

Gambar
 Oleh   Pt. Em. Analgin Ginting, M.Min.  ​Bab 1: Pengantar ​Kepemimpinan dalam institusi keagamaan sering kali dianggap sebagai panggilan suci yang steril dari gangguan kepribadian. Namun, realitas sosiologis menunjukkan bahwa organisasi gereja tidak luput dari dinamika psikologis manusia yang kompleks. Ketika sebuah posisi otoritas moral diduduki oleh individu dengan gangguan kepribadian tertentu, esensi pelayanan dapat bergeser menjadi ajang pemuasan ego pribadi yang merusak sistem. ​Eksistensi Narcissistic Personality Disorder (NPD) di tingkat pimpinan puncak menciptakan tantangan yang unik bagi gereja arus utama. Di satu sisi, pimpinan tersebut sering kali memiliki karisma yang memikat jemaat, namun di sisi lain, terdapat pola perilaku otoriter yang menghancurkan semangat kolektivitas. Ketidakmampuan membedakan antara "suara Tuhan" dan "kehendak pribadi" menjadi garis tipis yang sering dilanggar dalam pola kepemimpinan seperti ini. ​Fenomena ini memerlukan ...

Catatan Tambahan Khotbah Minggu 3 Mei 2026

Gambar
Nyanyikanlah Nyanyian Baru bagi Tuhan ​ Nats: Mazmur 98:1-9 ​ Pendahuluan ​Dunia kita sering kali dipenuhi dengan "nyanyian lama"—keluhan tentang beban hidup, kekhawatiran akan masa depan, dan narasi keputusasaan. Namun, pemazmur mengajak kita keluar dari kelesuan tersebut. Mengapa? Karena Tuhan kita bukanlah Allah yang statis. Dia adalah Allah yang bergerak, yang "telah melakukan perbuatan-perbuatan ajaib". Hari ini, kita dipanggil bukan sekadar untuk bernyanyi, melainkan melantunkan "Nyanyian Baru"—sebuah resonansi dari jiwa yang telah mengalami intervensi tangan kanan Tuhan yang kudus. ​Arti dan Makna Teologis ​Setiap perbuatan baik Tuhan, yang selalu datang silih berganti adalah bertujuan untuk menyempurnakan kasih keselamatan yang sudah Dia lakukan.  Manusia hanya perlu meresponnya dengan nyanyian pujian dan ucapan syukur.  ​Karena memang ternyata, respon yang paling cepat, yang paling berkualitas dan yang paling mahal dan tak ternilai kepada T...