Featured Post

Paralysis of Analysis di GBKP: Menakar Macetnya Kepemimpinan Spiritual di Persimpangan Prosedur

Gambar
Oleh Pt. Em Analgin Ginting  Dengan Bantuan Gemini AI  I. PENDAHULUAN Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) saat ini sedang berada dalam sebuah anomali sejarah yang memprihatinkan. Sebuah fakta pahit yang tidak bisa dibantah adalah ketidaktuntasan pembahasan Tata Gereja pada Sidang Sinode GBKP Tahun 2025 Kegagalan ini melahirkan kekosongan hukum (vakum) yang berdampak luas; GBKP sempat berjalan tanpa Tata Gereja yang sah secara hukum sinodal. Akibatnya, muncul kegelisahan masif di ribuan Runggun. Pertanyaan retoris namun pedih bergema: "Gereja kita memakai tata gereja yang mana?" Kondisi ini diperparah oleh manajemen persidangan yang tidak efisien. Bayangkan, sebuah persidangan yang dihadiri oleh sekitar 900 orang peserta (Pendeta, Pertua, dan Diaken). Jumlah yang kolosal ini menuntut logistik yang luar biasa besar, biaya yang membengkak, dan ruang sidang yang luas. Namun, realitasnya menunjukkan bahwa kuantitas manusia tidak berbanding lurus dengan kualitas keputusan. Kita haru...

Catatan Tambahan Pekan Penatalayan GBKP 2021 (hari 3)

 

Khotbah : Masmur78 :1-8

Turiken Man Kesusurenta

Masmur 78: 1 - 8

 

78:1        Ende-enden Asap. O bangsangku begikenlah ajarku, begiken min cakapku.

78:2        Kubelasken kuan-kuanen dingen perumpaman, rusia jaman si nuria ateku kuterangken.

78:3        Perkara-perkara si enggo sibegi dingen sialoken, si ituriken nini-nininta.

78:4        La ateta e sibuniken man anak-anakta, tapi situriken man kesusurenta, kerna kuasa TUHAN ras perbahanenNa si mejin, bage pe tanda-tanda kuasa si ilakokenNa.

78:5        Man bangsa Israel iberekenNa pedahNa, man kesusuren Jakup iberekenNa perentahNa. IsuruhNa nini-nininta, ngajarken man anak-anakna.

78:6        Gelah sundut si arah pudi pe metehsa, janah anak-anak si langa tubuh pe nurikenca ka man anak-anakna.

78:7        Alu bage, ia pe kerina Dibata ka penalemenna, la ilupakenna perbahanen Dibata, tapi lalap ia patuh man perentah-perentahNa.

78:8        Gelah ola ia seri ras nini-ninina, bangsa pemberontak dingen la patuh si la tetap kinitekenna man Dibata, si la erkemalangen man baNa.

Fakta

1.    Masmur yang ditulis Asap yang berisi sebuah pengajaran.  Pengajaran tentang perumpamaan dan pengalaman nenek moyang yang sangat perlu diketahui setiap keturunan Bangsa Yahudi.

2.     Tersurat dalam masmur ini bahwa orang tua tidak seharusnya menyembunyikan kepada anak anaknya apa yang dialami leluhur, terutama Kuasa Tuhan yang selalu mengiringi.

3.    Tujuan Masmur ini pun semakin jelas, supaya anak anak tidak kehilangan informasi tentang Kasih Sayang Tuhan yang begitu besar dalam seluruh perjalanan hidup nenek moyang nya, dan tentu juga akan mengalir ke diri mereka semua, yaitu anak anak dari bangsa pilihan.



Makna                                                    

1.    Tanggung jawab orang tua paling penting adalah membentuk mindset/paradigm anak anakNyA.  Paradigma yang paling penting dibentuk adalah paradigma tentang Tuhan Yang Setia mengasihi bangsaNYA dan seluruh keturunannya

2.     Semua kisah yang dialami orang tua , nenek moyang terutama yang berkaitan dengan Kuasa Tuhan perlu sekali dijelaskan.  Karena inilah nantinya yang membuat pengenalan akn Tuhan itu berakar,  kuat dan tidak mudah terlepas dalam diri anak anak. 

3.     Para orang tua harus ikut bertanggung jawab membuat keturunannya mengenal dan percaya kepada Tuhan dalam seluruh pengalamannya.  Pengalaman Ril orang tua, suka duka, gagal berhasil, terutama pengalaman hidup bersama Tuhan, penting dan sungguh sangat berguna bila diajarkan kepada anak anak. 

 Pengkenaina

 Setiap orang tua perlu mencari dan mendapatkan pengalaman merasakan Kasih Tuhan, supaya ada bahan yang bisa diceritakan kepada anak anaknya.  Cara untuk mendapatkan bahan cerita paling baik adalah dengan melakukan  banyak pengalaman melayani.  Jadi jangan pernah hindari pelayanan, sesulit apapun pelayanan itu, dan sekalipun kita berdarah darah melakukannya.  Semuanya itu akan menghasilkan kisah/cerita yang paling baik paling berkesan untuk disampaikan kepada anak anak kita. 

·       Bercerita kepada anak anak adalah salah satu metoda yang paling penting dalam membangun relasi antara orang tua dan anak anak.  Ceritakan lah pengalamanndu kepada anak anakndu. Sediakan waktu, dan seluruh fasilitas  untuk berbagi cerita pengalaman dengan anak anakndu. Amin.

Bujur ras mejuah juah kita kerina. I

Pt. Analgin Ginting

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025