Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (25 – 31 Oktober 2026)

Gambar
​ Tema: Konfesi Kedatangan Jesus Kembali ( Konfesi Kerehen Jesus Mulihken / Advent ) Teks Alkitab: Matius 24:36–44 ​ Pendahuluan ​Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali ( Eskaton / Parousia ) merupakan puncak pengharapan iman Kristen. Namun, Alkitab secara tegas menegaskan bahwa waktu kedatangan-Nya dipagari oleh rahasia kedaulatan ilahi. Ketidakpastian waktu ini bukanlah alasan bagi gereja untuk bersikap apatis, melainkan pendorong teologis untuk senantiasa hidup dalam kesiapsiagaan iman. Eskatologi Kristen tidak mengajarkan spekulasi tanggal, melainkan transformasi cara hidup di tengah dunia yang terus berjalan. ​ Fakta ​ Ketahuannya Waktu Hanya pada Bapa: Tidak ada seorang pun—bahkan malaikat maupun Anak—yang tahu hari dan saat kedatangan-Nya, melainkan hanya Bapa. ​ Kondisi Zaman Nuh sebagai Ilustrasi: Manusia sebelum air bah hidup dalam rutinitas wajar (makan, minum, kawin) namun abai terhadap peringatan ilahi hingga kebinasaan datang mendadak. ​ Pemisahan ya...

Catatan Tambahan PJJ GBKP 28 Maret – 2 April 2021.

 

TEPTEP WARI ERBERITA

Masmur 19:1-9

 (Perayaan HUT Kategorial)

Teks  :  Masmur 19 : 1 – 9

19:1          Masmur Daud.

19:2          Langit encidahken kemulian Dibata, awang-awang erberita kerna perbahanenNa.

19:3          Tep-tep wari erberita kempak wari si pagina, tep-tep berngi nuri-nuri man berngi si pagina ka.

19:4          La lit si ngerana ntah melasken kata, la lit sora si terbegi.

19:5          Tapi sorana erdengung i belang-belang doni enda, terbegi seh ku tampuk doni. Ibahan Dibata rumah i langit man ingan matawari,

19:6          erpagi-pagi pultak matawari desken dilaki si mbaru empo luar bas bilik nari, bali ras si mbisa erlumba alu dem keriahen.

19:7          Erdalan ia i bas ujung langit nari, terus ku ujungna si deban ikeparina. Kai pe la banci cebuni i bas las sinalsalna nari.

19:8          Undang-undang TUHAN e serta kap, ia mereken gegeh si mbaru. Perentah TUHAN terteki tuhu, mereken pengertin man kalak si kurang pentar.

19:9            Undang-undang TUHAN benar kap, e maka kalak si ngikutkenca meriah tetap. Perentah TUHAN benar kap, mereken pengertin ku bas perukuren.

Fakta

1.            Daud menuliskan Masmur 19 ini untuk menceritakan bahwa Tuhan bercerita dengan segala ciptaanNYA.   Daud membawa kita untuk menikmati kebenaran yang sangat hakiki, karena TUHAN itu terlihat hidup dalam benda benda alam/mati yang DIA ciptakan.  Langit menunjukkan kemuliaan ALLAH BAPA dan awan awan berceria tentang semua perbuatan (baik) Tuhan.

2.            Dengan pemilihan gaya bahasa yang lebih puitis Pemasmur menjelaskan bagaimana hari (siang) bercerita kepada hari berikutnya dan malam bercerita kepada malam berikutnya, tak pernah putus. Selalu ada yang diceritakan.  Bahkan matahari pun diceritakan ibarat laki laki muda yang gagah perkasa baru keluar dari biliknya. Lalu diceritakan apa yang dilakukan matahari dalam personifikasi laki laki muda.

3.            Perjalanan Matahari yang bergerak ke seluruh penjuru alam semesta diagambarkan sebagai keadilan Tuhan yang merata dan perkataan NYA benar tidak ada yang tersembunyi.  Undang Undang Tuhan benar dan memberi semangat, serta memberikan pengetian kepada orang yang kurang pentar.  Undang undang Tuhan Benar dan Perentah Tuhan pun Benar, memberikan semangat dan pengertian kepada siapapun.

Sumber https://dailyverses.net/oto : 

Makna                                                 

1.            Tuhan selalu hadir dalam kehidupan manusia yang mau melihat, dan memengerti semua perkatanNYA.  Tuhan bercerita dari hari ke hari tak pernah putus. Melalui langit, melalui awan, melalui matahari Tuhan menunjukkan eksitensi agungnya kepada manusia.  Maka dengarlah suara Tuhan dari alam dan lihat lah DIA dalam segala sesuatu yang DIA ciptakan.

2.            Alam itu bergerak dan beroperasi dalam hukum alam yang sangat teratur, konsisten dan benar apa adanya.  Matahari bergerak menerangi seluruh alam dengan adil, dengan jatidirinya yang adil, jujur. Demikianlah Tuhan memberikan perentahnya secara konsisten, benar, merata dan penuh kasih sayang. Itulah sebabNYA Tuhan memberikan semangat,  optimisme dan pengertian kepada semua manusia melalui alam semesta ciptaanNYA.

3.            Jika awan, langit dan matahari saja yang tidak punya mulut bisa berbicara tentang kemuliaan Tuhan, maka manusia tentu saja lebih sempurna dan lebih mudah menceritakan itu.  Hanya matahari tidak punya pikiran untuk menolak melakukannya, sedangkan manusia punya pikiran dan kemampuan untuk menolaknya.  

Pengkenaina

·              Seluruh Ciptaan Tuhan membawa berita tentang kasih sayang dan keagungan Tuhan, maka sebagai manusia yang sadar sebagai ciptaan Tuhan kita pun harus membawa khabar atau memberitakan tentang kasih sayang dan keagungan Tuhan setiap saat, setiap hari, setiap malam.  Dari hari ke hari dan dari malam ke malam.   

·              Kategorial adalah makhluk ciptaan Tuhan yang secara organis dididirikan dalam Gereja GBKP.  Jadi kategorial pun harus mampu menunjukkan dan memberitakan kebesaran Tuhan, Kasih Sayang Tuhan, dan Kemuliaan serta keagungan Tuhan.  Kategorial harus selalu mampu berprilaku benar untuk membangkitkan semangat serta pengertian setiap orang.    Amin.     

Bujur ras mejuah juah kita kerlajar rina

Pt. Analgin Ginting

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)