Featured Post

​Catatan Tambahan PJJ 28 Juni – 4 Juli 2026

Gambar
 ​ Bahan: Amos 5 : 21 - 24 Thema: Kejujuran Ibarat Aliran Sungai Besar ( Kebujuren Desken Lau Mbelin ) ​"Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu. Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepada-Ku korban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu, Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun, Aku tidak mau pandang. Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar. Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir." ​ Pendahuluan ​Kitab Amos ditulis oleh seorang peternak dan pemetik buah ara dari Tekoa yang dipanggil Tuhan untuk bernubuat bagi Kerajaan Utara (Israel) pada masa pemerintahan Raja Jerobeam II. Pada masa itu, Israel mengalami kejayaan ekonomi, stabilitas politik, dan kemakmuran yang luar biasa. Namun, di balik kemegahan lahiriah tersebut, terjadi pembusukan moral, penindasan terhadap kaum lemah, mani...

Catatan Tambahan PJJ GBKP 28 Maret – 2 April 2021.

 

TEPTEP WARI ERBERITA

Masmur 19:1-9

 (Perayaan HUT Kategorial)

Teks  :  Masmur 19 : 1 – 9

19:1          Masmur Daud.

19:2          Langit encidahken kemulian Dibata, awang-awang erberita kerna perbahanenNa.

19:3          Tep-tep wari erberita kempak wari si pagina, tep-tep berngi nuri-nuri man berngi si pagina ka.

19:4          La lit si ngerana ntah melasken kata, la lit sora si terbegi.

19:5          Tapi sorana erdengung i belang-belang doni enda, terbegi seh ku tampuk doni. Ibahan Dibata rumah i langit man ingan matawari,

19:6          erpagi-pagi pultak matawari desken dilaki si mbaru empo luar bas bilik nari, bali ras si mbisa erlumba alu dem keriahen.

19:7          Erdalan ia i bas ujung langit nari, terus ku ujungna si deban ikeparina. Kai pe la banci cebuni i bas las sinalsalna nari.

19:8          Undang-undang TUHAN e serta kap, ia mereken gegeh si mbaru. Perentah TUHAN terteki tuhu, mereken pengertin man kalak si kurang pentar.

19:9            Undang-undang TUHAN benar kap, e maka kalak si ngikutkenca meriah tetap. Perentah TUHAN benar kap, mereken pengertin ku bas perukuren.

Fakta

1.            Daud menuliskan Masmur 19 ini untuk menceritakan bahwa Tuhan bercerita dengan segala ciptaanNYA.   Daud membawa kita untuk menikmati kebenaran yang sangat hakiki, karena TUHAN itu terlihat hidup dalam benda benda alam/mati yang DIA ciptakan.  Langit menunjukkan kemuliaan ALLAH BAPA dan awan awan berceria tentang semua perbuatan (baik) Tuhan.

2.            Dengan pemilihan gaya bahasa yang lebih puitis Pemasmur menjelaskan bagaimana hari (siang) bercerita kepada hari berikutnya dan malam bercerita kepada malam berikutnya, tak pernah putus. Selalu ada yang diceritakan.  Bahkan matahari pun diceritakan ibarat laki laki muda yang gagah perkasa baru keluar dari biliknya. Lalu diceritakan apa yang dilakukan matahari dalam personifikasi laki laki muda.

3.            Perjalanan Matahari yang bergerak ke seluruh penjuru alam semesta diagambarkan sebagai keadilan Tuhan yang merata dan perkataan NYA benar tidak ada yang tersembunyi.  Undang Undang Tuhan benar dan memberi semangat, serta memberikan pengetian kepada orang yang kurang pentar.  Undang undang Tuhan Benar dan Perentah Tuhan pun Benar, memberikan semangat dan pengertian kepada siapapun.

Sumber https://dailyverses.net/oto : 

Makna                                                 

1.            Tuhan selalu hadir dalam kehidupan manusia yang mau melihat, dan memengerti semua perkatanNYA.  Tuhan bercerita dari hari ke hari tak pernah putus. Melalui langit, melalui awan, melalui matahari Tuhan menunjukkan eksitensi agungnya kepada manusia.  Maka dengarlah suara Tuhan dari alam dan lihat lah DIA dalam segala sesuatu yang DIA ciptakan.

2.            Alam itu bergerak dan beroperasi dalam hukum alam yang sangat teratur, konsisten dan benar apa adanya.  Matahari bergerak menerangi seluruh alam dengan adil, dengan jatidirinya yang adil, jujur. Demikianlah Tuhan memberikan perentahnya secara konsisten, benar, merata dan penuh kasih sayang. Itulah sebabNYA Tuhan memberikan semangat,  optimisme dan pengertian kepada semua manusia melalui alam semesta ciptaanNYA.

3.            Jika awan, langit dan matahari saja yang tidak punya mulut bisa berbicara tentang kemuliaan Tuhan, maka manusia tentu saja lebih sempurna dan lebih mudah menceritakan itu.  Hanya matahari tidak punya pikiran untuk menolak melakukannya, sedangkan manusia punya pikiran dan kemampuan untuk menolaknya.  

Pengkenaina

·              Seluruh Ciptaan Tuhan membawa berita tentang kasih sayang dan keagungan Tuhan, maka sebagai manusia yang sadar sebagai ciptaan Tuhan kita pun harus membawa khabar atau memberitakan tentang kasih sayang dan keagungan Tuhan setiap saat, setiap hari, setiap malam.  Dari hari ke hari dan dari malam ke malam.   

·              Kategorial adalah makhluk ciptaan Tuhan yang secara organis dididirikan dalam Gereja GBKP.  Jadi kategorial pun harus mampu menunjukkan dan memberitakan kebesaran Tuhan, Kasih Sayang Tuhan, dan Kemuliaan serta keagungan Tuhan.  Kategorial harus selalu mampu berprilaku benar untuk membangkitkan semangat serta pengertian setiap orang.    Amin.     

Bujur ras mejuah juah kita kerlajar rina

Pt. Analgin Ginting

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025