Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 5 - 11 Juli 2026

Gambar
  ​ Teks Alkitab: Kejadian 12 : 1-3 Thema: Menjadi Bangsa Yang Besar / Jadi Bangsa Si Mbelin ​ Pendahuluan ​Setiap manusia atau bangsa pada umumnya rindu untuk menjadi besar, dihormati, dan memiliki pengaruh. Namun, jalan dunia sering kali mengajarkan bahwa kebesaran dicapai melalui ambisi egois, penindasan, atau penumpukan materi. ​Melalui panggilan Abram, Firman Tuhan minggu ini memberikan paradigma yang revolusioner tentang bagaimana menjadi "Bangsa/Pribadi si Mbelin" (Bangsa yang Besar) menurut versi Allah. Kebesaran sejati tidak dimulai dari kekuatan manusia, melainkan dari ketaatan radikal untuk melangkah keluar dari zona nyaman demi menggenapi rencana ilahi. ​ Fakta Teks (Kejadian 12:1-3) ​ Perintah Pemisahan Radikal: Tuhan memerintahkan Abram untuk meninggalkan negerinya, sanak saudaranya, dan rumah bapanya menuju negeri yang belum diketahuinya (melangkah dengan iman). ​ Janji Multi-Berkat: Tuhan menjanjikan tiga hal utama kepada Abram: menjadikan b...

Pekan Keluarga 2019. Berngi Peduaken (2)



Thema  :  Jabu si ernalem ate

Khiotbah Lukas 14 : 12-14

14:12   Jenari nina Jesus man si ngundang Ia, "Adi kam erbahan kerja suari ntah berngi, ola undang teman-temanndu, ntah senina-seninandu, ntah kade-kadendu, ntah pe anak kutandu si bayak-bayak gelah ola ia ersimulih man bandu alu ngundang kam ka.

14:13   Tapi adi atendu erbahan kerja man-man, undanglah kalak musil, kalak cempang-cempang, kalak pangpangen ras kalak pentang,

14:14    maka malem tuhu-tuhu atendu sabap la ia ngasup ersimulih man bandu. Dibata nge pagi si ersimulih man bandu i bas wari kekeken kalak si benar.

FAKTA

1.     Tuhan Yesus memberikan sebuah pengajaran yang sangat berbeda dari kenyataan yang dilakukan oleh masyarakat Yahudi pada umumnya.   Yaitu perihal menentukan siapa yag diundang menghadiri pesta.

2.     Yesus berkata kepada semua yang akan mengadakan pesta, pada siang hari atau malam hari, jangan lah mengundang saudara/ kade kade yang  hidupnya kaya dan berkecukupan. Supaya dia tidak membalas mengundang kam juga pada saat dia nantinya mengadakan pesta. 

3.     Lebih baik kata Tuhan Yesus mengundang semua orang yang hidupnya musil/miskin, orang yang tidak sanggup berjalan normal, atau sesorang yang sakit lumpuh. Saat tidak ada seseorangpun  memperhatikan mereka, disitulah dia merasa sangat diperhatikan hidupnya sama seperti manusia biasa.

4.    Tuhan Yesus mengatakan dampaknya, yang mengundang mereka akan merasakan kedamaian hati yang sangat mendalam, sebab mereka yang miskin itu tidak akan sanggup mengadakan pesta dan mengundang balik.   TUHAN sendiri yang akan membalas ketidak-sanggupan mereka pada waktu orang orang benar dibangkitkan oleh TUHAN.



MAKNA

1.   Tuhan Yesus ingin mengajari anak anakNYA untuk mengangkat makna dari sebuah pesta.   Makna pesta bukanlah hanya  adat budaya saja, tapi lebih dari itu mempunyai makna spiritual yang sangat mendalam.

2.    Jangan mengundang orang  hanya supaya dia juga mengundang kita.  Jangan mengundang orang kaya,  baik dia keluarga, saudara, ataupun bagian keluarga yang hidup ekonominya hebat.  Sebab jika mereka yang diundang, maka saat nya akan tiba dia juga mengundang balik. Pada saat itu terjadi selesai lah makna pesta atau undangan.

3.   Jika mengadakan pesta itu tujuannya untuk “kemalemen ate”/kepuasan batin, maka undanglah semua mereka yang tidak akan sanggup mengundang balik. Undanglah semua yang miskin, yang cempang (disabilitas) yang tidak mampu berjalan.  Mereka ini memang tidak akan mampu mengadakan pesta dan mengundang balik,  namun pada saat tulah Bapa Di Surga sendiri lah yang akan membalasnya, dan memberikan kemalemen ate.

4.     Fakta/kenyataan sampai saat ini, justru kebanyakan orang akan bangga jika dia mengundang orang orang hebat, orang kaya, orang yang berkedudukan tinggi dan terkenal, orang yang pasti akan mengdakan pesta lagi suatu saat.  Namun jika mengundang mereka, tidak ada makna spiritual yang didapatkan sebab hanya perjamuan budaya saja yang terjadi. Tidak ada yang lebih dari itu.

5.     Kemalemen Ate hanya bisa didapat /dirasakan  saat Tuhan memberikan balasan dari orang orang yang tidak mampu melakukannya. Kunci kemalemen Ate adalah mendapat perkenaan dari TUHAN.


PENGKENAINA

·       Kemalemen ate hanya bisa dirasakan saat kita mengundang orang orang  yang tidak mendapat perhatian pada umumnya.  Mengundang orang orang miskin yang termarginalkan adalah peluang terbesar untuk memperoleh kemalemen ate dari TUHAN

·        Keluarga sindatken kemalemen ate adalah keluarga yang tidak pernah mengharapkan pamrih dari semua hal yang dia lakukan.

·        Jika berpesta, upayakan lah mengundang orang orang yang tersisihkan. Berbagi sukacitalah  dengan mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ 10 – 16 Agustus 2025