Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (25 – 31 Oktober 2026)

Gambar
​ Tema: Konfesi Kedatangan Jesus Kembali ( Konfesi Kerehen Jesus Mulihken / Advent ) Teks Alkitab: Matius 24:36–44 ​ Pendahuluan ​Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali ( Eskaton / Parousia ) merupakan puncak pengharapan iman Kristen. Namun, Alkitab secara tegas menegaskan bahwa waktu kedatangan-Nya dipagari oleh rahasia kedaulatan ilahi. Ketidakpastian waktu ini bukanlah alasan bagi gereja untuk bersikap apatis, melainkan pendorong teologis untuk senantiasa hidup dalam kesiapsiagaan iman. Eskatologi Kristen tidak mengajarkan spekulasi tanggal, melainkan transformasi cara hidup di tengah dunia yang terus berjalan. ​ Fakta ​ Ketahuannya Waktu Hanya pada Bapa: Tidak ada seorang pun—bahkan malaikat maupun Anak—yang tahu hari dan saat kedatangan-Nya, melainkan hanya Bapa. ​ Kondisi Zaman Nuh sebagai Ilustrasi: Manusia sebelum air bah hidup dalam rutinitas wajar (makan, minum, kawin) namun abai terhadap peringatan ilahi hingga kebinasaan datang mendadak. ​ Pemisahan ya...

Catatan Tambahan PA Mamre Tanggal 13 – 19 Oktober 2019

HUT Moria

Thema     :   Ku Kelengi Ndeharaku

Tujuan     :   Gelah Mamre

1.    Meteh maka ndehara e me diri perbulangen  

2.    Ngasup Engkelengi ndehara

Efesus 5 : 25 – 29  

5:25   Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
5:26   untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
5:27   supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.
5:28   Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri.
5:29   Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat

Fakta

1.                  Kalau kita renungkan kembali, maka pengajaran Paulus terhadap jemaat Efesus tentang hubungan dan keterhubungan antara laki laki dan perempuan  dalam ikatan suami istri, sangat hebat, tinggi, mulia bahkan sacral. 

2.                 Paulus megatakan hubungan suami dengan istrinya,  sejajar/sama derajat/sama sucinya dengan hubungan Yesus Kristus dengan jemaatNYA.

3.                Yesus pun menempatkan kedudukan jemaat di depannya dalam kedudukan yang cemerlang, anggun dan agung, tanpa cacat dan cela, tanpa kerut, supaya jemaat itu Kudus dan tanpa cela sama sekali.

4.                 Suami dan istri pun terikat abadi dalam hubungan KASIH .  Suami melihat dan memperlakukan istri seperti dirinya sendiri.  Tidak ada batas, tidak ada sekat sekat, sehigga suami dan istri dipersatukan oleh satu satunya yang abadi yaitu Kasih.   Selamanya akan kekal, kasih Kristus kepada jemaat kekal lagi pun demikian kasih suami kepada istri Kekal.



Arti Dan Makna.

1.                 Tidak ada yang lebih indah dan mendebarkan selain hubungan suami dan istri.  Harta,  pangkat, kekayaan, kedudukan, kecantikan dan ketampanan, dan semua aksesorisnya,  tidak bbisa disamakan dengan Hubungan Kristus dengan jemaat.  Hanya Suami ke istri, dan istri ke suami yang derajatnya sama dengan hubungan Kristus dengan jemaatnya.

2.                 Kristus mengasihi jemaatNYA, dan selalu dikatakanNYA dan dilakukan NYA perbuatan untuk mengasihi jemaatNYA.  Suami yang mengasihi Istri pun perlu selalu mengatakan nya, dan melakukannya.  Tidak perlu selalu memberikan barang atau benda benda, namun suami harus memperlakukan istrinya dalam tatanan hubungan yang sangat terhormat.  JIka Presiden  Jokowi dikunjungi oleh Presiden Amerika Serikat, maka sudah pasti perlakuan JOkowi sangat sangat serius, berkelas terhormat kepada Presiden Amerika Serikat.  Tapi perlakukan itu masih kalah dengan perlakuan Pak Jokowi kepada Ibu Iriana sang istri terkasih yag sangat sederhana dan anggun.

3.                 Suami hanya punya satu istri. Selamanya dan seterusnya, jika ada istri kedua, ketiga, keempat, atau kesembilan maka mereka itu adalah Wanita lain, atau orang lain. Bukan istri.  Kalau istri pun punya suami lebih dari satu, maka itu hanya orang lain atau laki laki lain. Satu suami dan satu istri. Satu istri dan satu suami.

4.                 Hubungan suami istri KUDUS, sama seperti hubungan Kristus dan jemaat NYA kudus.    Menikmati dan menghayati serta mempraktekkan Hubungan Kasih dan Kudus suami istri adalah alat untuk merasakan dan memahami kekudusan hubungan kita jemaat/manusia dengan KRISTUS TUHAN kita.

5.                 Diperlukan kreativitas dan inovasi dalam memperindah hubungan  Jemaat dan Kristus.  Diperlukan juga kreativitas dan inovasi dalam menjaga dan memperkaya serta memperdalam hubungan suami dan istri.

6.                 Jemaat yang berontak dan menghianat kepada Kristus yang maha pengasih sama dengan perceraian antara suami dan istrinya.  Perlu salaing menjaga dalam ikatan kasih abadi.

7.                 Aktif di MOria bagi istri dan Mamre bagi suami, adalah cara TUHAN memberkati dan memperindah hubungan suami dan istri.  Maka dengan itu, jangan lah pernah meninggalkan PA Mamre dan seluruh pelayanan Mamre.  Jangan lah pernah pula meninggalkan PA Moria dan seluruh kegiatan Moria.  Selamat Ulang tahun Moria GBKP ke 62



Pengkenaina.

·        Kita para Mamre sangat memerlukan dan sangat membutuhkan kemampuan dan kreativitas untuk menjaga dan memperindah kasih setia kita para istri kita.  Selalulah berdoa, dan mengucapkan kalimat dahsyat “ Kukelengi ndeharaku.  Kukukelengi Nande tengah jabuku.

·        Bertekad, berkomitmenlah serta selalu mendoakan istri atau ndehara, supaya setiap hari hubungan suami istri itu segar dan menggairahkan.

·        Harapkan dan doakan kepada Tuhan apa yang kita butuhkan, harapkan dan doakan lah juga apa yang kita inginkan dilakukan istri kita kepada kita semua.

·        Sekali lagi Hidup Moria, selamat ulang tahun ke 62.  Tuhan selalu memberkati.

Bujur ras mejuah juah kita kerina.
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)