Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 08 - 14 Februari 2026

Gambar
  Nas   Lukas 24 : 13 – 32 Thema Penglihatan Terang dan Mengenal Yesus Kristus (Terang Pengidah Janah Nandai Jesus) A. PembukaanC Di zaman sekarang ini, pengenalan akan Yesus Kristus sering kali terhalang oleh gaya hidup modern yang serba cepat, pragmatis, dan berorientasi pada kepuasan diri. Banyak orang mengenal Yesus hanya sebatas simbol agama, tradisi gerejawi, atau identitas sosial, tetapi tidak sungguh-sungguh mengalami perjumpaan pribadi dengan Dia. Seperti kedua murid di jalan menuju Emaus, manusia masa kini pun sering berjalan bersama Yesus tanpa menyadari kehadiran-Nya. Mereka berbicara tentang Yesus, mendengar kisah-Nya, bahkan terlibat dalam aktivitas keagamaan, namun mata rohani mereka tertutup. Kehidupan yang dipenuhi kekecewaan, harapan yang runtuh, dan ekspektasi yang tidak terpenuhi membuat hati menjadi lamban untuk percaya. Nas Lukas 24:13–32 mengajak kita untuk menyadari bahwa mengenal Yesus Kristus bukanlah hasil kecerdasan teologis semata, melainkan b...

SIDANG SINODE PALING "MAHAL" DALAM SEJARAH



Perjalanan Sidang Sinode GBKP ke 34 pada tahun 2010 ini boleh jadi sidang yang paling mahal dalam sejarah GBKP. Karena salah seorang peserta sidang, Pt. Amanat Sembiring, utusan Runggun GBKP Ndokum siroga Klasis Kabanjahe, dipanggil Tuhan saat ibadah pagi.

Sidang langsung diskors, untuk memberi penghormatan, termasuk dengan mengadakan ibadah pelepasan secara singkat yang dipimpin oleh Modramen GBKP. Riwayat hidup dan khotbah singkat dibawakan oleh ketua modramen Pdt. Jadiaman Perangin-angin, DTh. Kita berdoa, agar semua keluarga diberi kekuatan oleh Tuhan sang empunya seluruh kehidupan. Dan juga semua peserta sidang harus menghormati dengan cara melahirkan program-program terbaik. Selamat jalan implaku, Enggo ipesikap Tuhanta inganndu. Pengorbanannndu ndue, inget kami rasa lalap.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025