Featured Post

Catatan Tambahan Khotbah Minggu 29 Maret 2026

Gambar
Thema : Raja Yang Datang Di Dalam Nama TUHAN.   (Raja Si reh Ibas Gelar Tuhan) Nas Khotbah : Lukas 19 :  28 – 40 I. Pendahuluan Saudara yang dikasihi Tuhan, narasi "Minggu Palmarum" seringkali terjebak dalam romantisme sorak-sorai semata. Namun, jika kita menggali lebih dalam, perjalanan Yesus ke Yerusalem bukanlah sebuah kebetulan sejarah. Ini adalah sebuah proklamasi kedaulatan. Yesus tidak sedang hanyut dalam arus massa; Dialah yang menetapkan arus tersebut. Tema kita hari ini, "Raja Yang Datang Di Dalam Nama TUHAN", memanggil kita untuk memeriksa kembali: Raja seperti apa yang kita sembah? Apakah Dia Raja yang memenuhi ambisi kita, atau Raja yang memenuhi kehendak Bapa?  II. Fakta dari Nas: Kedaulatan Sang Sutradara Agung Lukas mencatat dengan detail bagaimana Yesus mengatur pengambilan keledai. Ini bukan sekadar meminjam kendaraan. Secara teologis, ini menunjukkan bahwa Yesus adalah Sutradara Paling Agung dalam kehidupan manusia. Dia menguasai semua skenario da...

SIDANG SINODE PALING "MAHAL" DALAM SEJARAH



Perjalanan Sidang Sinode GBKP ke 34 pada tahun 2010 ini boleh jadi sidang yang paling mahal dalam sejarah GBKP. Karena salah seorang peserta sidang, Pt. Amanat Sembiring, utusan Runggun GBKP Ndokum siroga Klasis Kabanjahe, dipanggil Tuhan saat ibadah pagi.

Sidang langsung diskors, untuk memberi penghormatan, termasuk dengan mengadakan ibadah pelepasan secara singkat yang dipimpin oleh Modramen GBKP. Riwayat hidup dan khotbah singkat dibawakan oleh ketua modramen Pdt. Jadiaman Perangin-angin, DTh. Kita berdoa, agar semua keluarga diberi kekuatan oleh Tuhan sang empunya seluruh kehidupan. Dan juga semua peserta sidang harus menghormati dengan cara melahirkan program-program terbaik. Selamat jalan implaku, Enggo ipesikap Tuhanta inganndu. Pengorbanannndu ndue, inget kami rasa lalap.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025