Featured Post

Surat Ukat, Endi-Enta, dan Soteriologi Calvin: Temuan Kontekstual Anugerah dan Perbuatan Baik

Gambar
  Oleh Pt. Em. Analgin Ginting Abstrak ​Artikel ini mengeksplorasi korelasi antara filosofi hidup masyarakat Karo yang terekam dalam konsep Surat Ukat ( Endi-Enta ) dengan soteriologi Calvinis, khususnya mengenai doktrin anugerah Allah ( sola gratia ) dan perbuatan baik sebagai ucapan syukur ( gratitudo ). Melalui pendekatan teologi kontekstual, tulisan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal Karo menyediakan gambaran kultural yang tepat untuk memahami keterdahuluan anugerah Allah sebelum tanggung jawab etis manusia. I. Pendahuluan ​Masyarakat Karo memiliki pandangan hidup yang berakar kuat pada pemeliharaan kehidupan dan relasi sosial. Salah satu ekspresi filosofis yang terekam dalam budaya Karo—terutama melalui Surat Ukat (surat ucapan/ungkapan kehendak hati)—adalah dinamika relasional antara Endi (memberi) dan Enta (meminta respon/hasil) [1]. ​Dalam kehidupan sehari-hari, makanan berfungsi sebagai simbol utama pemeliharaan. Orang Karo percaya bahwa Tuhan ( Dibata ) adalah Pemb...

SESAL





Akal busuk itu dia balut dalam air liur ciumannya. Sebab dalam pikirannya hanyalah uang pirak. Ketika di tempat sepi dia memandang benggol-benggol perolehannya, yang terlihat seberkas wajah tersenyum penuh belasan kasihan dari orang yang baru dia jual. Tatapannya lembut namun tajam menusuk sel-sel kesadarannya. Sesal memuncak, rasa malu menghantui setiap sendinya. Dan satu-satunya kalimat yang tersisa di otaknya, berupa pertanyaan yang menggantung dan abadi; “mengapa aku menghianati Tuhan Yesus ku?”

Kumpulan keping pirak itu pun lalu dilemparkan sekuat tenaga. Daya lontarnya turbo, diiringi teriakan tak bertepi. Lalu seutas tali, dan satu pohon kering kerontang di tempat paling terasing. Tempat dia menyembunyikan segala keberdosaannya. Ketika dia lenyap, udara bergelora menyanyikan ratapan dan peringatan “Jangan pernah hianati dan tinggalkan Tuhan Yesus hanya karena uang, seberapa banyak pun”. Selamat Paskah.
(Diinspirasi oleh kisah tragis Judas Iskariot)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025