Featured Post

Merancang Arsitektur Pembinaan Spiritual: Menuju Transformasi Profesionalisme dan Keteladanan di GBKP

Gambar
  Oleh: Analgin Ginting Kondisi spiritualitas jemaat GBKP saat ini berada pada persimpangan jalan yang krusial. Pasca-pandemi, kita menyaksikan sebuah paradoks: di satu sisi kita merayakan euforia pemilihan pelayan (Pt/Dk), namun di sisi lain kita menghadapi penurunan partisipasi dan "kelelahan pelayanan" yang mengkhawatirkan. Spiritualitas sering kali terjebak dalam rutinitas liturgis yang kering, sementara Kerygma (pemberitaan) belum sepenuhnya meresap menjadi gaya hidup. Untuk menjawab tantangan ini, kita tidak bisa lagi mengandalkan metode konvensional. Kita membutuhkan transformasi fundamental yang menyentuh tiga pilar utama: Pemuridan, Keteladanan, dan Profesionalisme. 1. Krisis Integritas: Melampaui Euforia Periodisasi Kita harus jujur mengakui bahwa semangat pelayanan di GBKP sering kali bersifat fluktuatif—membara di awal pemilihan dan menjelang akhir periode, namun meredup di tengah jalan. Spiritualitas pemimpin adalah plafon bagi spiritualitas jemaat; jemaat tidak ...

BENTUK PERSIDANGAN SIDANG SINODE GBKP KE 34


Bentuk persidangan Sinode GBKP ke 34 ini sebagaimana sidang-sidang sebelumnya, dan juga seperti yang diatur oleh tata gereja adalah dipimpin oleh majelis jemaat secara kolektif. Dalam hal ini klasis-klasis memilih perwakilannya untuk memimpin kelanjutan persidangan. Namun dalam ditentukan berdasarkan giliran yaitu 5 klasis setiap sidang sinode.

Yang terpilih pada sidang sinode kali ini adalah
1. Klasis Medan Delitua
2. Klasis Medan Pokok Mangga
3. Klasis Jakarta Bandung
4. Klasis Berastagi
5. Klasis Kabanjahe-Tiga Panah

Kecuali klasis Medan Delitua yang mengirim seorang pendeta yang menjadi pimpinan sidang, maka keempat klasis lain memilih seorang pertua. Mereka lah yang memimpin seluruh persidangan secara kolektif, sampai nanti terpilih pimpinan pengurus moderamen yang baru.

Jumlah peserta sidang kali ini tercatat sebanyak 762 orang yang terdiri dari 11 orang dari Moderamen, 144 orang utusan klasis dan 607 orang dari runggun. Disamping itu ada juga undangan dari luar GBKP maupun perwakilan dari kategorial. Ditambah dengan seluruh panitia, maka total peserta ada sekitar sembilan ratus enam puluhan orang. Mereka ini lah yang secara bersama-sama akan menentukan arah dan kebijakan gereja GBKP 5 tahun mendatang. Tentu saja atas bimbingan Roh Tuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025