Featured Post

Refleksi 136 Tahun GBKP

Gambar
Menggali Akar Identitas: Rekonstruksi Narasi Penginjilan Karo dari Perspektif Perlawanan, Martabat, dan Iman Oleh Pt. Em. Analgin Ginting, M.Min. Pendahuluan: Menyoal Narasi "Penjinakan" Selama lebih dari satu abad, sejarah masuknya Injil ke Tanah Karo sering kali dibingkai dalam bayang-bayang kepentingan ekonomi kolonial. Narasi konvensional menyebutkan bahwa pengiriman misionaris oleh Nederlandsche Zendeling Genootschap (NZG) merupakan permintaan Jacob Theodoor Cremer untuk meredam aksi Musuh Berngi.  Namun, melihat peristiwa 18 April 1890 hanya sebagai alat "penjinak" adalah pengerdilan terhadap harga diri bangsa Karo. Sudah saatnya kita menarasikan ulang peristiwa ini sebagai sebuah perjumpaan antara kebenaran Injil dengan bangsa yang memiliki kecerdasan taktis dan integritas moral yang tinggi. Ilustrasi H.C Kruyt Tiba di Buluh Awar, 18 April 1890 Karakteristik Karo: Antara Pembalasan dan Kesetiaan Sebelum diterangi Injil, bangsa Karo telah memiliki prinsip hidu...

SALAK PONDOH DARI KUTAMBARU KECAMATAN PAYUNG ; PAMERAN SIDANG SINODE GBKP 2010



Lapangan depan jambur tempat Sidang Sinode GBKP di Retreat Centre Suka Makmur, disulap menjadi kios-kios tempat pameran. Yang mengadakan pameran adalah seluruh klasis, kategorial, dan juga panitia serta pihak lain yang bekerja sama dengan panitia. Apa yang dipamerkan adalah benda-benda yang dianggap berharga di masing-masing klasis, tentu saja juga gambar-gamabar gereja atau pertua diaken. Salah satu yang menarik adalah dipamerkannya hasil-hasil pertanian yang dulu kita tidak pernah bayangkan ada di Tanah Karo.

Salak pondoh yang dikenal ciri khas dari Jogja, ternyata dihasilkan juga di Kutambaru Kecamatan Payung. Dan rasanya sangat manis tidak ada beda dibandingkan dengan salak pondoh dari Jogja sendiri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025