Featured Post

Paralysis of Analysis di GBKP: Menakar Macetnya Kepemimpinan Spiritual di Persimpangan Prosedur

Gambar
Oleh Pt. Em Analgin Ginting  Dengan Bantuan Gemini AI  I. PENDAHULUAN Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) saat ini sedang berada dalam sebuah anomali sejarah yang memprihatinkan. Sebuah fakta pahit yang tidak bisa dibantah adalah ketidaktuntasan pembahasan Tata Gereja pada Sidang Sinode GBKP Tahun 2025 Kegagalan ini melahirkan kekosongan hukum (vakum) yang berdampak luas; GBKP sempat berjalan tanpa Tata Gereja yang sah secara hukum sinodal. Akibatnya, muncul kegelisahan masif di ribuan Runggun. Pertanyaan retoris namun pedih bergema: "Gereja kita memakai tata gereja yang mana?" Kondisi ini diperparah oleh manajemen persidangan yang tidak efisien. Bayangkan, sebuah persidangan yang dihadiri oleh sekitar 900 orang peserta (Pendeta, Pertua, dan Diaken). Jumlah yang kolosal ini menuntut logistik yang luar biasa besar, biaya yang membengkak, dan ruang sidang yang luas. Namun, realitasnya menunjukkan bahwa kuantitas manusia tidak berbanding lurus dengan kualitas keputusan. Kita haru...

SALAK PONDOH DARI KUTAMBARU KECAMATAN PAYUNG ; PAMERAN SIDANG SINODE GBKP 2010



Lapangan depan jambur tempat Sidang Sinode GBKP di Retreat Centre Suka Makmur, disulap menjadi kios-kios tempat pameran. Yang mengadakan pameran adalah seluruh klasis, kategorial, dan juga panitia serta pihak lain yang bekerja sama dengan panitia. Apa yang dipamerkan adalah benda-benda yang dianggap berharga di masing-masing klasis, tentu saja juga gambar-gamabar gereja atau pertua diaken. Salah satu yang menarik adalah dipamerkannya hasil-hasil pertanian yang dulu kita tidak pernah bayangkan ada di Tanah Karo.

Salak pondoh yang dikenal ciri khas dari Jogja, ternyata dihasilkan juga di Kutambaru Kecamatan Payung. Dan rasanya sangat manis tidak ada beda dibandingkan dengan salak pondoh dari Jogja sendiri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025