Featured Post

Catatan Tambahan PJJ GBKP 5 - 11 April 2026

Gambar
  Thema : Kabar Baik Harus Disampaikan (Misi Tanpa Batas) Nas : Lukas 4 : 42 - 44 Pendahuluan Seringkali, ketika kita menemukan kenyamanan dalam sebuah komunitas atau pelayanan, kita cenderung ingin menetap dan memonopoli "berkat" tersebut untuk diri sendiri. Namun, melalui nas Lukas 4:42-44, kita belajar bahwa esensi dari Kabar Baik (Injil) bukanlah tentang kenyamanan statis, melainkan tentang pergerakan dinamis. Yesus memberikan teladan bahwa misi Kerajaan Allah melampaui batas-batas keinginan manusiawi kita.  Fakta dari Teks Setelah melakukan berbagai pelayanan penyembuhan, Yesus menarik diri ke tempat sunyi untuk berdoa. Meskipun orang banyak berusaha menahan-Nya agar tetap tinggal bersama mereka, Yesus dengan tegas menyatakan bahwa Ia harus pergi ke kota-kota lain.  Beliau tidak membiarkan diri-Nya terbelenggu oleh popularitas atau permintaan satu kelompok saja, melainkan terus melangkah memberitakan Injil di berbagai rumah ibadat di Yudea.  Arti dan Makna Teolo...

MELAWAN


Kecantikannya memang tiada yang berani menggugatnya.
Elok bertahta rupawan dan semakin, ketika 12 bulan dalam masa perawatan.
Jika tutur katanya halus dan manja meminta ketiadaan, maka hal itulah yang melambungkannya menjadi ratu sebagai pengganti Wasti sebelumnya

Namun kesempurnaan kecantikannya ternyata tidaklah terletak dalam tubuh dan mata indah, serta wajah cakep dan suara mendesah.
Akan tetapi terletak dalam puasa 3 malam, ketika meminta kepada Tuhan sebuah jubah keberanian, untuk menghadap sang raja yang tidak mengundang.
Surat kepada Pamannya Mordekhai dia goreskan dengan air mata, yang melicinkan kata-kata “Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025