Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (13 – 19 September 2026)

Gambar
​ Tema: Semua Manusia Akan Mengenal Tuhan ( Kerina Pagi Nandai Tuhan ) Nats Alkitab: Ibrani 8:7–13 ​ 1. Pendahuluan ​Setiap elemen kehidupan diciptakan Tuhan untuk terus bergerak dan mengalami pertumbuhan. Dalam kehidupan rohani orang percaya, pertumbuhan bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah dinamika iman yang membawa manusia semakin dekat dan serupa dengan kehendak Kristus. Penulis Kitab Ibrani menegaskan bahwa keterbatasan sistem lama mengarahkan kita pada sebuah Perjanjian Baru yang sempurna di dalam Yesus Kristus. ​ 2. Fakta Realitas Kehidupan ​Dalam kenyataan sehari-hari, manusia sering kali terjebak pada hal-hal yang bersifat formalitas dan legalistik. Banyak orang mengukur kualitas keimanan hanya dari ketaatan lahiriah atau kebiasaan keagamaan, namun hatinya jauh dari relasi yang personal dengan Tuhan. Selain itu, manusia kerap mengalami pergumulan, kegagalan, dan ketidaksetian dalam menjaga komitmen iman, seperti halnya umat Israel dalam sejarah perjalanan mereka. ​...

SIDANG SINODE HARI Ke-2



Acara Sidang Hari Kedua dimulai dengan Laporan Umum Modramen kepengurusan tahun 2005-2010, yang disampaikan oleh Ketua Modramen bergantian dengan Sekretaris Umum dan Wakil Sekretaris Umum pada sesi pagi. Setelah break dilanjutkan oleh laporan keuangan yang dibawakan bendahara umum, diikuti oleh laporan Tim Verifikasi dan juga laporan KPP.

Pada kata pengantarnya ketua Modramen mengatakan bahwa peningkatan pelayanan di daerah perkotaan ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan daerah pedesaan. Menurut analisanya hal ini terjadi karena ada kaitannya dengan penempatan pelayan Tuhan (penempatan pendeta). Ditambahkan bahwa untuk klasis di kota ratio antara jumlah pendeta dengan jumlah runggun paling tinggi. Di contohkan bahwa di klasis Jakarta Palembang jumlah runggun ada 17 dan pendetanya juga 17 orang. bandingkan misalnya dengan Klasis Kuala Langkat, dari jumlah runggun 21, pendetanya hanya 11 orang. Jadi karena di perkotaan umumnya pendetanya lebih banyak, maka pelayanannya juga lebih cepat maju.

Jadi penempatan pendeta ada hubungannya dengan besar kecil setorannya, kata ketua modramen yang bergelar Doktor Teologia ini. Kedepan, harus diupayakan untuk sistim penempatan yang lebih baik sehingga jumlah pendeta baik di kota ataupun di desa bisa lebih merata. Sempat disampaikan gagasan untuk menciptakan subisidi program atau subsidi pelayanan antara klasis yang kuat dengan klasis yang lemah.

SEdangkan bendahara runggun dalam laporannya mengatakan bahwa keuangan GBKP sudah lebih baik karena ada peningkatan pendapatan yang cukup berarti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026