Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 1 - 7 Maret 2026

Gambar
  BERUTANG UNTUK MENGASIHI (RUTANG ENGKELENGI) Berdasarkan � Teks: 1 Yohanes 4:11–21 Pendahuluan Dalam budaya Karo, istilah rutang bukan hanya berarti kewajiban ekonomi, tetapi juga kewajiban moral dan relasional. Kita mengenal hutang adat, hutang budi, hutang kekerabatan. Namun dalam terang Injil, Rasul Yohanes memperkenalkan satu jenis “hutang” yang jauh lebih tinggi: hutang kasih. Kasih bukan sekadar pilihan emosional, tetapi respons eksistensial terhadap kasih Allah yang lebih dahulu mengasihi kita. Karena Allah mengasihi, maka kita berutang untuk mengasihi. Berutang untuk mengasihi bukanlah beban, melainkan identitas. Fakta Beberapa realitas yang kita lihat hari ini: Banyak orang mengaku mengasihi Tuhan, tetapi relasi horizontalnya rusak. Kekristenan sering berhenti pada pengakuan iman, bukan pembuktian kasih. Ketakutan, kecemasan, dan pertimbangan duniawi sering lebih dominan daripada iman. Relasi antar saudara sering dipengaruhi kepentingan, logika untung-rugi, dan h...

SIDANG SINODE GBKP 34 DIBUKA DENGAN RESMI


Dengan Nada Kocak Ketua Modramen mengatakan “begiken Presiden GBKP” ngerana nake. Kata “Presiden GBKP” pertama sekali memang dimunculkan oleh Pdt Jenni Eva dalam khotbah pembukaannya. Langsung saja, seluruh peserta sidang menyambutnya dengan gerrrr. Apa lagi ketika dilanjutkan “ sepuluh tahun jadi Presiden GBKP bagenda-bagenda ngenca nake”, dengan tawanya yang sangat lepas. Namun nanti pada pertengahan khotbahnya Pdt Jadiaman mengoreksi bahwa pemimpin GBKP adalah pemimpin kolektif bukan Presiden GBKP.

Kata Sambutan ini disampaikan setelah Sidang Sinode GBKP yang ke-34 ini dibuka dengan resmi oleh yang mewakili Gubernur Sumatra Utara, H Syamsul Arifin, SE dengan memukul Gong yang telah disediakan panitia di sebelah kanan pentas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025