Featured Post

Catatan PJJ 10 – 16 Mei 2026

Gambar
  ​ Nats: Ibrani 12:3-11 Tema: Hidup Sesuai Yang Diingini Tuhan ( Nggeluh Rikutken Si Ngena Ate Dibata )   Pengantar ​Perjalanan iman bukanlah sebuah lintasan yang selalu datar dan penuh kemudahan, melainkan sebuah perlombaan yang menuntut ketekunan luar biasa di tengah berbagai tantangan. Penulis Ibrani mengajak kita untuk menoleh kembali pada keteladanan Yesus Kristus yang telah lebih dahulu menanggung bantahan dan penderitaan hebat dari orang-orang berdosa. Dengan memandang kepada-Nya, kita diingatkan bahwa keletihan mental dan keputusasaan adalah tantangan nyata yang hanya bisa dikalahkan jika kita memiliki fokus spiritual yang tepat, yaitu menyadari bahwa setiap tekanan yang kita alami adalah bagian dari proses pembentukan karakter yang lebih mulia. ​Di sisi lain, seringkali kita terjebak dalam keinginan untuk menjalani hidup yang serba gampang dan tanpa gesekan. Namun, nas ini menegaskan bahwa keberadaan ganjaran atau didikan Tuhan justru merupakan validasi ata...

Perempuan Sundal



Sempat dia terdiam, beku dan tak tahu apa apa.
Seluruh logika dan kecerdasan nya tumpul dan dibodohkan.
Merasa segenap kesucian diri serta martabatnya ditimpuki kotoran yg paling jijik, ketika Allah berkata "pergilah nikahi perempuan sundal."
Perempuan yang paling hina, dan paling dianggap tak berharga.

Kemudian dengan kepatuhan seekor domba yang mau disembelih, dia turuti Titah Sang Maha Tahu. Dia nikahi perempuan 'tak berguna itu', dan melupakan semua impiannya tentang kecantikan, keluwesen, kesucian, serta kemanjaan seorang perawan.
Kelak, saat dia menggendong anaknya yg ketiga dipangkuannya baru dia menyadari betapa Allah sedang meletakkan dasar kasìhNya kepada bangsa Israil dan seluruh manusia.

Dan ketika Tuhan sendiri mengatakan bahwa Dia lah yang dijadikan perempuan sundal oleh Bangsa Israil.
Dan memperlakukanNya hanya sebagai pemuas nafsu bejat manusia-manusia laknat yang meganggap dirinya paling bermartabat.
Dipuja-puji saat ada kebutuhan dan niat-niat opurtunis,
Tapi dibuang dan dibentak-bentak serta diludahi saat kebutuhannya sudah tercapai.

Begitupun, Aku tetap mengasihinya. Dan keturunannya akan kubuat dalam jumlah pasir belantara. Dan semua manusia akan memuji dan menyembah kepada kebesaran dan kesetian kasih Tuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025