Featured Post

Catatan Tambahan Khotbah 23 Agustus 2026

Gambar
 ​ ​ Tema: Bapa Yang Takut Kepada Tuhan  (Bapa si Malang man Tuhan) ​Nas Alkitab: Mazmur 128:1–6 (Responsoria) ​Konteks Teks: Nyanyian Ziarah ( Song of Ascents ) ​1. PENDAHULUAN ​Setiap keluarga di dunia ini mendambakan kebahagiaan, kedamaian, dan keberhasilan hingga ke generasi setelahnya. Namun, di tengah pergeseran zaman dan kompleksitas tantangan modern, banyak figur bapa/kepala keluarga terjebak mendefinisikan "kebahagiaan" hanya sebatas pencapaian finansial, status sosial, atau materi semata. ​Mazmur 128 hadir sebagai fondasi kebenaran yang memutarbalikkan standar dunia. Kebahagiaan sejati dan keberlanjutan berkat dalam keluarga tidak dimulai dari seberapa besar kekayaan yang dihimpun seorang bapa, melainkan dari kualitas rasa takutnya kepada TUHAN dan kerelaannya untuk hidup menurut jalan-jalan-Nya. ​2. FAKTA TEKS DAN KONTEKS (HISTORIS & LITERARIS) ​ Nyanyian Ziarah ( Shir Hama’aloth ): Mazmur 128 dinyanyikan oleh umat Israel saat mereka berziarah naik men...

Catatan Tambahan PA PERMATA



Minggu : 16-22 Februari  2020

Bahan Alkitab :             Kejadian 2 : 18-24

Thema :                         Enda Maka Enggo Payo

Kejadian 2 : 18-24

2:18       Kenca bage nina ka TUHAN Dibata, "La mehuli adi manusia nggeluh sisada-sisada. Kubahanlah teman si cocok man bana, guna nampati ia."
2:19       E maka ibuatNa sitik abu i bas taneh nari, jenari ijadikenNa kerina rubia-rubia ras perik-perik. Kenca bage ibabaNa man manusia ndai gelah idahNa kai ibahan manusia gelar kerina rubia-rubia ras perik-perik e. Bagenda me dalanna kerina rubia-rubia e ndatken gelarna.
2:20       Ibahan manusia e gelar kerina perik-perik ras rubia-rubia ndai, tapi sada pe la lit jadi teman si cocok nampati ia.
2:21       Kenca bage ibahan TUHAN Dibata maka entabeh pertunduh manusia ndai, janah sanga bage, ibuatNa sada tulan rang-rangna, jenari itutupNa ka alu jukut.
2:22       IjadikenNa sekalak diberu i bas tulan rang-rang e nari kenca bage itaruhkenNa man manusia ndai.
2:23       Nina manusia e, "Enda nge maka enggo payo; Tulanna i bas tulanku nari, janah jukutna i bas jukutku nari. 'Diberu' gelarna perbahan ia ibuat i bas dilaki nari."
2:24       Em sabapna dilaki nadingken nande bapana, gelah ersada ia ras ndeharana, maka duana enggo jadi sada.

FAKTA

1.    Tuhan Allah melihat dan berkata bahwa manusia  tidak baik kalau hidup senidiri sendiri.

2.    Tuhan Allah lalu memberikan teman manusia itu, seorang manusia (perempuan) yang diciptakan Allah dari diri manusia itu sendiri.

3.    Manusia itu kagum akan teman yang diberikan  Tuhan kepadanya dan berkata bahwa “Enda Maka Enggo Payo”


MAKNA

1.    Dimata Tuhan tidak baik kalau manusia itu sendirian.  Permata pun tidak baik kalau tidak menikah dalam perkawinan yang diberkati oleh Tuhan.

2.    Tuhan selalu memperhatikan keberadaan manusia dan seluruh kebutuhannya, dan akan memenuhi kebutuhan manusia itu karena kasih setiaNYA kepada manusia ciptaanNYA.

3.    Bagi Tuhan tidak ada yang sulit, akan seluruh persoalan manusia, terutama akan kebutuhan kebutuhan utamanya.

PENGKENAINA

·    Tuhan sudah menjadikan  pasagan hidup setiap orang anak anaknya.  Tuhan sudah menyediakan rondong kerina anak permata,  yang akan menjadikan pasangan hidupnya.

·     Permata perlu aktif mencari dan meminta kepada Tuhan siapa pasangan hidupnya.

·     Oleh sebab itu bersyukurlah kepada TUHAN jika sudah menemukan jodoh atau pasangan hidup.

·       Pernikahan Suci adalah penegasan bahwa pasangan yang sudah diberikan dan diberkati TUhan itulah yang terbaik sepanjang hidup. Tidak bisa dipisahkan oleh apapun selain kematian.

Bujur ras mejuah juah kita kerina
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026