Featured Post

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

Gambar
  Thema: Memahami Kasih Sayang Tuhan (Ngangka Kerna Keleng Ate Dibata) Teks: Efesus 3:14–21 ​ Pendahuluan ​Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi digital, dan Artificial Intelligence (AI) sampai pada akhir September 2026 ini, manusia dihadapkan pada kemudahan sekaligus disrupsi kehidupan yang luar biasa. AI dan algoritma digital mampu menjawab berbagai persoalan teknis, memberikan analisis yang cepat, serta menawarkan solusi atas kebutuhan fisik dan praktis manusia secara instan. Namun, di balik seluruh kecanggihan teknologi tersebut, ada ruang terdalam dalam jiwa manusia—rasa hampa, kebingungan nilai, dan kerinduan akan kasih sejati—yang tidak pernah dapat diisi oleh algoritma maupun kecerdasan buatan manapun. ​Kondisi zaman ini menegaskan kembali betapa pentingnya doa untuk mengenal Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus secara pribadi dan mendalam. Pengetahuan intelektual yang dihasilkan oleh teknologi bersifat terbatas dan permukaan, sedangkan pengenala...

Catatan Tambahan PA PERMATA Minggu : 23-29 Februari 2020


Bahan Alkitab :             Roma 12 : 1-2

Thema :                         Kekudusan Yang Memerdekakan
 (Jam Doa     Permata GBKP)
Roma 12 : 1-2

12:1      O senina-seninangku, nginget perkuah ate Dibata si mbelin si isehkenNa man banta, kupindo man bandu: Endeskenlah kulandu man Dibata saja selaku persembahen si nggeluh rikutken si ngena ateNa. Sabap bage me arusna kam ersembah man Dibata sue ras biakndu selaku mahluk si rukur.

12:2      Ola pelepas dirindu jadi seri ras doni enda, tapi berelah maka perukurenndu ipelimbarui Dibata. Alu bage banci idatndu kai sura-sura Dibata, kai si mehuli, kai si ngena ateNa, janah kai si sempurna.

FAKTA

1.    Paulus berbicara kepada Jemaat di Roma dengan tegas namun bersandar kepada Kasih Setia Tuhah Yesus

2.    Paulus meminta kepada Jemaat di Roma supaya mempersembahkan tubuhnya sebagai persembahan yang suci dan hidup kepada Tuhan Allah sesuai kehendak Allah. Paulus menegaskan begitulah seharusnya dilakukan semua makhluk yang bisa berfikir.

3.    Paulus meminta supaya jemaat di Roma  tidak mengikuti kata dunia, atau berusaha memberikan diri kepaa TUhan agar Dia yang melakukan pembaharuan pemikiran.



MAKNA

1.    Akal sehat dan iman kepada Tuhan yang Maha Pengasih harus dijadikan sebagai landasan dalam memilih aktivitas , terutama dalam melakukan semua tindakan. Jangan melakukan dan berusaha lah menghindari segala perbuatan yang mencemari tubuh. Sebab Tubuh harus dipersembahkan kepada TUhan Allah Yang Maha pengasih lagi penyayang.

2.    Banyak godaan dan tawaran untuk menyenangkan tubuh di Roma (prilaku sex bebas, dan tindakan tindakan hedonis dipraktekkan oleh para pejabat kerajaan dan masyarakat Roma).  Hal ini lah yang diminta Paulus supaya jemaat Kristen tidak ikut ikutan.

3.    Pikiran bisa menguasai Tubuh, terutama jika Roh Kudus diminta untuk melakukanNYA.  Perlu perbaikan pikiran supaya sejalan dengan pikiran Tuhan Yesus.

PENGKENAINA

·       Orang Kristen, khususnya anak permata harus menahan diri, control diri supaya perbuatannya tidak sama dengan perbuatan dunia.  Kalimat ini “Ola pelepas dirindu jadi seri ras doni enda”, adalah sebuah penegasan bahwa manusia berkuasa atas dirinya, dan Tuhan seudah memberikan kemampuan dan kuasa untuk pengendalian diri itu.

·       Anak Permata harus bersedia membaharui/mentransformasi pemikirannya supaya mampu mengontrol diri, dan tidak sama dengan dunia.

·       Pengurus Permata di Runggun, Klasis dan Pusat (Moderamen)  HARUS punya program untuk mengedukasi anggota permata agar mampu mengendalikan diri, dan membaharui pikiran.  Muliakan lah Tuhan dengan tubuhmu.

Bujur ras mejuah juah kita kerina
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026

Catatan Tambahan Khotbah 23 Agustus 2026