Featured Post

Catatan PJJ 29 Maret – 4 April 2026

Gambar
 ​ Thema: Muat Bagin Ibas Berita Si Meriah Nas: 2 Timotius 1:3-8 ​1. Pendahuluan ​Surat ini merupakan "wasiat rohani" Rasul Paulus yang ditulis dari penjara Roma yang dingin dan gelap. Paulus menyadari waktunya sudah dekat, sehingga ia menulis dengan nada yang sangat personal dan emosional kepada Timotius, rekan sekerjanya yang lebih muda. Pendahuluan ini menekankan bahwa pelayanan bukanlah sekadar tugas organisasi, melainkan hubungan kasih yang berakar pada doa dan kenangan bersama. ​2. Fakta dari Nas  ​ Pelayanan yang Berintegritas: Paulus melayani Allah dengan hati nurani yang murni, melanjutkan warisan iman dari nenek moyangnya. Ini menunjukkan kesinambungan janji Allah dalam sejarah. ​ Kekuatan Doa Syafaat: Kedekatan personal Paulus ditunjukkan melalui doa yang tidak putus-putus, siang dan malam, bagi Timotius. ​ Empati dalam Persekutuan: Kenangan akan air mata Timotius menunjukkan bahwa dalam pelayanan, perasaan dan kerapuhan manusiawi tidak diabaik...

Catatan Tambahan PA PERMATA Minggu : 23-29 Februari 2020


Bahan Alkitab :             Roma 12 : 1-2

Thema :                         Kekudusan Yang Memerdekakan
 (Jam Doa     Permata GBKP)
Roma 12 : 1-2

12:1      O senina-seninangku, nginget perkuah ate Dibata si mbelin si isehkenNa man banta, kupindo man bandu: Endeskenlah kulandu man Dibata saja selaku persembahen si nggeluh rikutken si ngena ateNa. Sabap bage me arusna kam ersembah man Dibata sue ras biakndu selaku mahluk si rukur.

12:2      Ola pelepas dirindu jadi seri ras doni enda, tapi berelah maka perukurenndu ipelimbarui Dibata. Alu bage banci idatndu kai sura-sura Dibata, kai si mehuli, kai si ngena ateNa, janah kai si sempurna.

FAKTA

1.    Paulus berbicara kepada Jemaat di Roma dengan tegas namun bersandar kepada Kasih Setia Tuhah Yesus

2.    Paulus meminta kepada Jemaat di Roma supaya mempersembahkan tubuhnya sebagai persembahan yang suci dan hidup kepada Tuhan Allah sesuai kehendak Allah. Paulus menegaskan begitulah seharusnya dilakukan semua makhluk yang bisa berfikir.

3.    Paulus meminta supaya jemaat di Roma  tidak mengikuti kata dunia, atau berusaha memberikan diri kepaa TUhan agar Dia yang melakukan pembaharuan pemikiran.



MAKNA

1.    Akal sehat dan iman kepada Tuhan yang Maha Pengasih harus dijadikan sebagai landasan dalam memilih aktivitas , terutama dalam melakukan semua tindakan. Jangan melakukan dan berusaha lah menghindari segala perbuatan yang mencemari tubuh. Sebab Tubuh harus dipersembahkan kepada TUhan Allah Yang Maha pengasih lagi penyayang.

2.    Banyak godaan dan tawaran untuk menyenangkan tubuh di Roma (prilaku sex bebas, dan tindakan tindakan hedonis dipraktekkan oleh para pejabat kerajaan dan masyarakat Roma).  Hal ini lah yang diminta Paulus supaya jemaat Kristen tidak ikut ikutan.

3.    Pikiran bisa menguasai Tubuh, terutama jika Roh Kudus diminta untuk melakukanNYA.  Perlu perbaikan pikiran supaya sejalan dengan pikiran Tuhan Yesus.

PENGKENAINA

·       Orang Kristen, khususnya anak permata harus menahan diri, control diri supaya perbuatannya tidak sama dengan perbuatan dunia.  Kalimat ini Ola pelepas dirindu jadi seri ras doni enda”, adalah sebuah penegasan bahwa manusia berkuasa atas dirinya, dan Tuhan seudah memberikan kemampuan dan kuasa untuk pengendalian diri itu.

·       Anak Permata harus bersedia membaharui/mentransformasi pemikirannya supaya mampu mengontrol diri, dan tidak sama dengan dunia.

·       Pengurus Permata di Runggun, Klasis dan Pusat (Moderamen)  HARUS punya program untuk mengedukasi anggota permata agar mampu mengendalikan diri, dan membaharui pikiran.  Muliakan lah Tuhan dengan tubuhmu.

Bujur ras mejuah juah kita kerina
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025