Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 16 – 22 Agustus 2026

Gambar
 ​ Tema: Tuhanlah Pembebas Bahan Alkitab: Keluaran 6:1 – 12 (teks LAI: Keluaran 6:1–12 / 6:2–13) ​1. Pendahuluan ​Di tengah dinamika dunia modern yang dipenuhi ketidakpastian ekonomi, krisis mental, ketidakadilan sosial, serta berbagai tekanan hidup yang kian menghimpit, manusia sering kali merasa terjebak dalam perbudakan-perbudakan bentuk baru. Banyak orang hari ini hidup dalam kecemasan mendalam, kehilangan arah, dan mengalami kelelahan batin yang berkepanjangan. Keadaan ini membuat suara pengharapan terdengar samar, bahkan terkadang lenyap di telan getirnya kenyataan hidup sehari-hari. ​Kondisi demikian menciptakan keputusasaan yang melumpuhkan daya juang dan merusak kepekaan iman. Sama seperti bangsa Israel yang tidak sanggup lagi mendengarkan perkataan Musa karena hati yang patah dan perbudakan yang sangat berat, manusia modern kerap kali menilai realitas fisik dan beban penderitaan jauh lebih nyata daripada janji-janji Allah. Ketika keputusasaan menguasai, nurani menjadi...

Catatan Tambahan PA PERMATA Minggu : 23-29 Februari 2020


Bahan Alkitab :             Roma 12 : 1-2

Thema :                         Kekudusan Yang Memerdekakan
 (Jam Doa     Permata GBKP)
Roma 12 : 1-2

12:1      O senina-seninangku, nginget perkuah ate Dibata si mbelin si isehkenNa man banta, kupindo man bandu: Endeskenlah kulandu man Dibata saja selaku persembahen si nggeluh rikutken si ngena ateNa. Sabap bage me arusna kam ersembah man Dibata sue ras biakndu selaku mahluk si rukur.

12:2      Ola pelepas dirindu jadi seri ras doni enda, tapi berelah maka perukurenndu ipelimbarui Dibata. Alu bage banci idatndu kai sura-sura Dibata, kai si mehuli, kai si ngena ateNa, janah kai si sempurna.

FAKTA

1.    Paulus berbicara kepada Jemaat di Roma dengan tegas namun bersandar kepada Kasih Setia Tuhah Yesus

2.    Paulus meminta kepada Jemaat di Roma supaya mempersembahkan tubuhnya sebagai persembahan yang suci dan hidup kepada Tuhan Allah sesuai kehendak Allah. Paulus menegaskan begitulah seharusnya dilakukan semua makhluk yang bisa berfikir.

3.    Paulus meminta supaya jemaat di Roma  tidak mengikuti kata dunia, atau berusaha memberikan diri kepaa TUhan agar Dia yang melakukan pembaharuan pemikiran.



MAKNA

1.    Akal sehat dan iman kepada Tuhan yang Maha Pengasih harus dijadikan sebagai landasan dalam memilih aktivitas , terutama dalam melakukan semua tindakan. Jangan melakukan dan berusaha lah menghindari segala perbuatan yang mencemari tubuh. Sebab Tubuh harus dipersembahkan kepada TUhan Allah Yang Maha pengasih lagi penyayang.

2.    Banyak godaan dan tawaran untuk menyenangkan tubuh di Roma (prilaku sex bebas, dan tindakan tindakan hedonis dipraktekkan oleh para pejabat kerajaan dan masyarakat Roma).  Hal ini lah yang diminta Paulus supaya jemaat Kristen tidak ikut ikutan.

3.    Pikiran bisa menguasai Tubuh, terutama jika Roh Kudus diminta untuk melakukanNYA.  Perlu perbaikan pikiran supaya sejalan dengan pikiran Tuhan Yesus.

PENGKENAINA

·       Orang Kristen, khususnya anak permata harus menahan diri, control diri supaya perbuatannya tidak sama dengan perbuatan dunia.  Kalimat ini Ola pelepas dirindu jadi seri ras doni enda”, adalah sebuah penegasan bahwa manusia berkuasa atas dirinya, dan Tuhan seudah memberikan kemampuan dan kuasa untuk pengendalian diri itu.

·       Anak Permata harus bersedia membaharui/mentransformasi pemikirannya supaya mampu mengontrol diri, dan tidak sama dengan dunia.

·       Pengurus Permata di Runggun, Klasis dan Pusat (Moderamen)  HARUS punya program untuk mengedukasi anggota permata agar mampu mengendalikan diri, dan membaharui pikiran.  Muliakan lah Tuhan dengan tubuhmu.

Bujur ras mejuah juah kita kerina
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026