Featured Post

Keterhubungan Suku Karo dengan Suku Melayu Deli

Gambar
​Mendekonstruksi Dikotomi Pedalaman-Pesisir dan Mitologi Etnitisasi Kolonial di Sumatera Utara ​ Oleh: Sintesis Historiografi dan Antropologi Kritis (Daniel Perret & Erond L. Damanik) ​Historiografi arus utama Sumatera Utara kerap dipenjara oleh dikotomi biner yang tajam: Melayu di ranah pesisir yang diidentikkan dengan keadaban, literasi, Islam, dan kosmopolitanisme; berhadapan dengan suku-suku pedalaman—yang disatukan di bawah label payung "Batak"—yang distigmatisasi sebagai masyarakat terisolasi, kasar, tak beradab, hingga kanibal. Narasi dikotomis ini tidak hanya cacat secara metodologis, melainkan juga mengabaikan fakta sejarah mengenai dinamika integrasi sosio-ekonomi dan politik yang harmonis di kawasan Sumatera Timur Laut prakolonial. ​Melalui sintesis pemikiran ahli sejarah Perancis, Daniel Perret, dan antropolog Universitas Negeri Medan, Prof. Erond L. Damanik, artikel ini mengurai fakta bahwa keterpisahan kultural dan etnis antara Suku Karo dan Suku Mela...

Catatan Tambahan PA PERMATA Minggu : 23-29 Februari 2020


Bahan Alkitab :             Roma 12 : 1-2

Thema :                         Kekudusan Yang Memerdekakan
 (Jam Doa     Permata GBKP)
Roma 12 : 1-2

12:1      O senina-seninangku, nginget perkuah ate Dibata si mbelin si isehkenNa man banta, kupindo man bandu: Endeskenlah kulandu man Dibata saja selaku persembahen si nggeluh rikutken si ngena ateNa. Sabap bage me arusna kam ersembah man Dibata sue ras biakndu selaku mahluk si rukur.

12:2      Ola pelepas dirindu jadi seri ras doni enda, tapi berelah maka perukurenndu ipelimbarui Dibata. Alu bage banci idatndu kai sura-sura Dibata, kai si mehuli, kai si ngena ateNa, janah kai si sempurna.

FAKTA

1.    Paulus berbicara kepada Jemaat di Roma dengan tegas namun bersandar kepada Kasih Setia Tuhah Yesus

2.    Paulus meminta kepada Jemaat di Roma supaya mempersembahkan tubuhnya sebagai persembahan yang suci dan hidup kepada Tuhan Allah sesuai kehendak Allah. Paulus menegaskan begitulah seharusnya dilakukan semua makhluk yang bisa berfikir.

3.    Paulus meminta supaya jemaat di Roma  tidak mengikuti kata dunia, atau berusaha memberikan diri kepaa TUhan agar Dia yang melakukan pembaharuan pemikiran.



MAKNA

1.    Akal sehat dan iman kepada Tuhan yang Maha Pengasih harus dijadikan sebagai landasan dalam memilih aktivitas , terutama dalam melakukan semua tindakan. Jangan melakukan dan berusaha lah menghindari segala perbuatan yang mencemari tubuh. Sebab Tubuh harus dipersembahkan kepada TUhan Allah Yang Maha pengasih lagi penyayang.

2.    Banyak godaan dan tawaran untuk menyenangkan tubuh di Roma (prilaku sex bebas, dan tindakan tindakan hedonis dipraktekkan oleh para pejabat kerajaan dan masyarakat Roma).  Hal ini lah yang diminta Paulus supaya jemaat Kristen tidak ikut ikutan.

3.    Pikiran bisa menguasai Tubuh, terutama jika Roh Kudus diminta untuk melakukanNYA.  Perlu perbaikan pikiran supaya sejalan dengan pikiran Tuhan Yesus.

PENGKENAINA

·       Orang Kristen, khususnya anak permata harus menahan diri, control diri supaya perbuatannya tidak sama dengan perbuatan dunia.  Kalimat ini Ola pelepas dirindu jadi seri ras doni enda”, adalah sebuah penegasan bahwa manusia berkuasa atas dirinya, dan Tuhan seudah memberikan kemampuan dan kuasa untuk pengendalian diri itu.

·       Anak Permata harus bersedia membaharui/mentransformasi pemikirannya supaya mampu mengontrol diri, dan tidak sama dengan dunia.

·       Pengurus Permata di Runggun, Klasis dan Pusat (Moderamen)  HARUS punya program untuk mengedukasi anggota permata agar mampu mengendalikan diri, dan membaharui pikiran.  Muliakan lah Tuhan dengan tubuhmu.

Bujur ras mejuah juah kita kerina
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026