Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)

Gambar
  ​ Tema: Pengetahuan Yang Lengkap Dan Berguna ( Pemeteh si kuh dingen serta ) Teks Alkitab: 1 Korintus 13:11 – 12 ​ "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." ​ Pendahuluan ​Pertumbuhan adalah keniscayaan dalam tatanan ciptaan Allah. Sebagaimana seorang anak secara fisik dan mental mengalami fase perkembangan dari tutur kata, perasaan, hingga pola pikir sederhana menuju kedewasaan, demikian pula manusia dipanggil untuk mengalami pembaharuan budi dan iman secara berkesinambungan. Ketidakmampuan atau keengganan untuk bertumbuh merupakan sebuah anomali spi...

Dua Orang Bermarga Ginting Menduduki Posisi Tertinggi Penegak Hukum



Sulit untuk berdiam diri dan tidak berkata kata terhadap prestasi prestasi Orang Karo dewasa ini.  Setelah beberapa tulisan tentang kehebatan orang Karo yang diam diluar negeri  bergelar PhD, lalu orang orang Karo yang menjadi No 1 (CEO) di perusahaan terkemuka di Indonesia, Perwira Perwira Menengah dan Tinggi di Kepolisian dan Militer, maka sekarang ada beberapa orang Karo yang menduduki posisi tertinggi dalam lembaga penegakan hukum Negara Republik Indonesia. 


Seorang putra terbaik Karo, yang juga Pertua di Gereja Batak Karo Protestan pada bulan maret tahun ini lulus dari Fit and Proper Test di DPR dan akhirnya terpilih menjadi Hakim Agung.  Beliau adalah Yakub Ginting.   Dari sekian calon yang diusulkan akhirnya terpilih hakim agung yang baru sebanyak delapan orang.  Salah satu diantara 8 orang ini adalah Yakub Ginting, yang ketika pemilihan bertugas sebagai Hakim di Pengadilan Tinggi Propinsi Jambi.

                                                               Hakim Agung Yakub Ginting


Selain Yakub Ginting ada juga Putra Karo yang terpilih menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi di Propinsi Sumatra Selatan.  Beliau adalah Jhoni Ginting.  Bekas Asisten Pribadi Jaksa Agung sebelumnya Hendarman Soepandji ini menjabat sebagai Kajati Sumatra Selatan sejak lebih kurang 7 Bulan yang lalu.  


Pak Jhoni Ginting mempunyai pembawaan  yang sangat ramah kepada orang Karo, serta penampilan pun sangat berjiwa muda.  Ramah serta mampu bercerita dengan mengalir.  Namun sinar matanya menampilkan suatu keyakinan diri serta keberanian yang sangat simbisa.  Bagaimana sifat keperkasaan Orang Karo yang sebenarnya barangkali bisa dilihat dari diri Sang Kajati ini.

                                                       Kajati Sumatra Selatan : Jhoni Ginting



Menjadi Hakim Agung adalah prestasi pertama orang Karo.  Artinya belum pernah ada sebelumnya orang Karo yang terpilih menjadi Hakim Agung.   Berbeda dengan Kepala Kejaksaan Tinggi, sebelumnya pernah juga orang Karo yang menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara yaitu, Purnama Munthe (alamarhum).


Kita berharap agar kiprah dua orang Putra Karo penegak Hukum ini dapat memperharum penegakan hukum di negara tercinta Indonesia.  Salam hormat dan kagum.  Tuhan Dibata simasu masu kam duana.


CATATAN TAMBAHAN
Ada info dari Saudara Henri Daud Ginting bahwa sudah pernah sebelumnya putra putri Karo menjadi Hakim Agung yaitu : Andar Purba SH dan Prof. Dr. Rehngena br Purba.  Dua duanya bermarga Karo Karo Purba.  Hebat !!!!

Komentar

Unknown mengatakan…
Enggo lit dua kalak hakim agung kalak karo sebelumna emekap, Andar Purba SH ras Prof. Dr. Rehngena br Purba, bujur.
Analgin Ginting mengatakan…
O bage kepeken.
Jadi enggo pernah dua kalak kalak karo jadi hakim agung ari? Melalakal bujur ibas info ndu.
Raditya YP mengatakan…
Betul pak...disamping Yang Mulia (YM) Bpk. Yakub Ginting, S.H. M.H., sudah ada 2 (dua) orang Kalak Karo yang menjadi Hakim Agung sebelumnya, yakni :
1. YM. Andar Purba, S.H. (2004-2008) di masa kepemimpinan Ketua Mahkamah Agung, YM. Bpk. Prof. Bagir Manan, dan
2. YM. Prof. Rehngena Br. Purba. (2003-2012) di masa kepemimpinan Ketua Mahkamah Agung, YM. Bpk. Prof. M. Hatta Ali.

Sehingga sampai saat ini Kalak Karo yang telah menjadi Hakim Agung sudah berjumlah 3 (tiga) orang. Prestasi yang sungguh membanggakan kita semua.

Bujur.

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026