Featured Post

MENGUJI DAYA TAHAN EKONOMI INDONESIA:

Gambar
  ​Mengukur Ketahanan Makro di Tengah Guncangan Mikro dan Visi Substitusi Impor ​ Oleh: Ir. Analgin Ginting Jakarta, 5 Juni 2026 ​1. Pendahuluan ​Memasuki pertengahan tahun 2026, lanskap ekonomi Indonesia dihadapkan pada sebuah paradoks besar yang memicu perdebatan sengit di kalangan akademisi dan pengambil kebijakan. Di satu sisi, indikator makro di atas kertas menunjukkan ketahanan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang impresif. Namun di sisi lain, sektor riil dan pasar keuangan domestik memancarkan sinyal darurat. ​Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026 , tekanan eksternal telah menyeret nilai tukar Rupiah menembus batas psikologis baru di kisaran Rp 17.980 hingga Rp 18.036 per Dollar AS , setelah sempat tertekan ke rekor terendah Rp 18.049. Pelemahan nilai tukar yang kronis ini diikuti oleh kondisi Pasar Modal yang "berdarah-darah"; Indeks Harga Saham Ganungan (IHSG) mengalami koreksi tajam ke zona merah karena aksi jual masif ( capital outflow ) oleh investor asin...

Anak Muda Karo Meraih Prestasi Tingkat International



Saya tidak pernah  menghilangkan pemikiran bahwa putra putri Karo mampu mencapai prestasi tingkat dunia.  Dan ketika berbicara dalam berbagai kesempatan bersama kaum  muda Karo, khususnya Permata GBKP, maka dorongan ini selalu saja saya sampaikan.  Nampaknya sekarang prestasi kaum muda Karo untuk level dunia sudah semakin menunjukkan bukti bukti kongkritnya.


Pada lomba paduan suara, Bali International Choir Festival  yang diselenggarakan beberapa hari yang lalu di Denpasar Bali momentum itu telah tercapai.  Pemuda Karo yang diwakili oleh Permata GBKP Bandung Pusat berhasil meraih juara kedua dalam kategori Folklore yang diikuti oleh 23 Peserta.



D-Lo Voices adalah  nama keren dari Permata Bandung pusat, yang membawakan dua lagu.  “Lalap Sikataken Bujur”, yang merupakan lagu rohani Karo dalam kita Penambahan Ende Enden ciptaan Pdt Hermanto Tarigan, diaransir dengan sangat apik dalam nuansa dan semangat kekinian.   Serta  lagu kedua adalah “Mbiring Manggis” yang juga diciptakan  Tarigan Mergana, Tumtam Tarigan.  




Penghayatan yang sangat dalam, dinamis, ceria serta  sedikit nakal, adalah gaya D-Lo Voices dalam menyanyikan kedua lagu, khususnya Mbiring Manggis.  Bangga sekali kita sebagai Orang Karo, ketika dalam bagian akhir lagu Mbiring Manggis,  terdengar kata kata setengah berteriak penuh ceria; Kabanjahe, Tiga Binanga, Tanah Karo dll.  Dan ketika banyak Orang Karo akhirnya menyampaikan apresiasinya, maka semakin sempurnalah kebanggaan kita sebagai orang Karo. 


Simaklah komentar berikut ini :


Lanai lit belas belasku.  Sekiranya ada 10 jempol yang aku punya, semua aku acungkan buat kreativitas kalian.  Selamat man bandu anak Bandung, khususnya Permata GBKP Bandung Pusat. Lebih khusus lagi...untuk Andre Manik yang membuat aransemen musiknya. Keren abis.  Sekali lagi selamat untuk Medali yang diperoleh di Bali International Choir Festival 2013. Bujur. Ajarta T.


Tidak ketinggalan orang nomor satu  di GBKP,  Ketua Umum Moderamen pun memberikan apresiasinya yang sangat mendalam.

Simehamat Permata GBKP Bandung
Kami bangga terhadap kalian, yang berhasil mendapatkan medali dari International Choir Festival di Bali. Bangga terhadap terhadap kreativitas kalian.  Juga kami senang bahwa lagu “ lalap Sikataken Bujur dan Mbiring Manggis, satu lagu rohani yang bermelodi Karo dari PEE dan lagu Pop Karo.  Melalui kerja keras kalian mendapatkan medali tingkat International.  Kalian adalah generasi penerus dan pewaris GBKP.  Maju terus, jadilah kalian menjadi berkat bagi orang lain.  Kiranya prestasi kalian mendorong anak anak Permata yang lain dimanapun mengembangkan potensi mereka. Tuhan memberkati.  Pdt MP Barus , MTh (Ketua Umum Moderamen GBKP)


Prestasi ini kita letakkan dilandasan harapan semua Orang Karo khususnya GBKP untuk mencapai prestasi lain yang lebih tinggi.   Selamat untuk adik adik kami Permata GBKP  Bandung Pusat.  Untuk menonton kedua lagu dan pengumuman pemenangnya klik link dibawah ini. 

Komentar