Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)

Gambar
  ​ Tema: Pengetahuan Yang Lengkap Dan Berguna ( Pemeteh si kuh dingen serta ) Teks Alkitab: 1 Korintus 13:11 – 12 ​ "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." ​ Pendahuluan ​Pertumbuhan adalah keniscayaan dalam tatanan ciptaan Allah. Sebagaimana seorang anak secara fisik dan mental mengalami fase perkembangan dari tutur kata, perasaan, hingga pola pikir sederhana menuju kedewasaan, demikian pula manusia dipanggil untuk mengalami pembaharuan budi dan iman secara berkesinambungan. Ketidakmampuan atau keengganan untuk bertumbuh merupakan sebuah anomali spi...

Pertarungan Sengit Dahlan Iskan Melawan Mahfud MD

Dua tokoh nasional yang digadang gadang menjadi calon presiden alternatif sudah memulai pertarungan. Yaitu Dahlan Iskan yang menteri BUMN serta Mahfud MD yang sudah melepaskan jabatan sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi  beberapa waktu yang lalu. Mereka bertarung melalui Media Televisi, dan hampir setiap hari muncul dalam ruangan serta waktu terbaik seluruh pirsawan di Indonesia mempresentasikan gagasan dan produknya. 


Pertarungan mereka memang bukan dalam kancah politik, namun dalam hal akting sebagai bintang iklan. Dahlan Iskan lebih dulu sebagai bintang tolak angin, minuman orang pintar. Sedangkan Mahfud MD belakangan namun kecerdasan iklannya juga tidak kalah, dengan tag line “Bejo” penolak masuk angin.

13739453761490167592 
Sumber Foto : commercialsdb.youtube.com


Popularitas kedua tokoh ini memang sangat tinggi, karena dikenal sebagai tokoh yang berani, tegas dan mempunyai integritas. Karena itu pula lah banyak pihak yang menggadang nama keduanya untuk menjadi presiden atau wakil presiden. Akankah mereka (berdua atau salah satu) terpilih menjadi wakil presiden atau presiden? Belum dapat dipastikan, namun ada peluang kemungkinan yang cukup besar.


Keberhasilan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan terpilih kedua kalinya, oleh banyak pihak mengatakn karena sangat dibantu oleh figur wakil gubernur Deddy Mizwar yang telah lama menjadi bintang iklan. Maka demikian juga dengan Dahlan Iskan atau Mahfud MD. Bahkan jika Mahfud MD bersedia menjadi wakil presiden dan calon presidennya adalah Jokowi maka pasangan ini akan menjadi The True Dream Team For Next President.


1373945587660207285 
Sumber Foto : Andreas Tonny. Youtube.com


Terlepas dari unsur politisnya, maka otak dibelakang pemilihan kedua tokoh itu menjadi bintang iklan produknya sangat layak diacungi jempol. Irwan Hidayat Bos Sido Muncul yang memilih Dahlan Iskan membuktikan naluri bisnisnya yang sangat tajam. Apalagi lokasi shooting iklan yang dilakukan di Eropah bersama celebrity lainnya, tentu ini akan berdampak terhadap peningkatan penjualan di pasar Eropah dan luar negeri.


Sedangkan Bintang Toejoe yang memilih Mahfud MD bisa saja dianggap pengikut ide Irwan Hidayat, namun tidak sekedar mengikuti bahkan menyempurnakan gagasan dengan memilih tokoh yang lebih berkaliber. Persainganya tajam, strategis dan sangat berdampak terhadap angka penjualan produk akan tetapi mengandung nilai nilai.


Kedua tokoh ini juga dipilih bukan karena kegantengan atau ketampanan penampilan mereka.  Karena menurut saya wajah dua orang ini termasuk wajah yang sangat biasa saja (hahahahahaha, maaf Pak Dahlan dan Pak Mahfud).  Namun  Irwan Hidayat dan Bintang Toedjoe melihat bahwa Indonesia saat ini sangat mendambakan kejujuran, integritas serta ketegasan dan keberanian. Dalam hal ketidaktampanan dan ketidak gantengan, saya melihat memang Dahlan Iskan sangat bersaing dengan Mahfud MD (sekali mohon maaf).  Namun dalam hal kejujuran dan keberanian pun keduanya bersaing secara ketat.  Bersama dengan Jokowi, Anies Baswedan, Komaruddin Hidayat, Romo Magnis Soeseno dan Hakim  Albertina, Elia Massa Manik,  inilah tokoh yang dapat dipercaya kata dan komitmennya.


Persaingan yang tajam namun mengandung nilai nilai integritas serta bermanfaat, maka persaingan seperti inilah yang diharapkan terjadi di segala bidang terutama politik. Ketika partai sibuk menyusun urutan daftar calegnya, saya ragu hal itu dilakukan dengan prinsip yang benar seperti persaingan iklan Dahlan Iskan dan Mahfud MD.


Menurut perasaan saya persaingan dalam menyusun urutan caleg di seluruh partai peserta Pemilu tidak dilakukan dengan pertimbangan berdasarkan karakter dan kompetensi. Sehingga caleg caleg yang diusulkan oleh semua partai politik bukanlah calon terbaik. Bahkan menurut Indonesia Corruption Watch (ICW) ada beberapa caleg yang tidak pantas dipilih karena mendukung korupsi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026