Featured Post

Synopsis Blades of the Guardians; Kembalinya Sang Legenda dan Kedewasaan Sinema Tiongkok

Gambar
  ​Oleh: Analgin Ginting ​Dunia sinema bela diri Tiongkok kembali diguncang oleh sebuah karya monumental yang bukan sekadar memamerkan adu pedang, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang kemanusiaan, intrik politik, dan prinsip hidup. Blades of the Guardians (atau Biao Ren), yang kini tengah menghiasi layar bioskop di Jabodetabek, menjadi magnet utama bagi para pencinta film kolosal. ​1. Kembalinya Jet Li: Penampilan yang Membuat "Pangling" ​Salah satu daya tarik terbesar film ini adalah kembalinya sang legenda kungfu dunia, Jet Li. Namun, bagi penonton yang datang dengan ekspektasi melihat "Wong Fei-hung" yang lincah atau "lethally fast" seperti di era 90-an, bersiaplah untuk terkejut. ​Jet Li tampil sebagai Chang Guiren, seorang pejabat tinggi di era Dinasti Sui. Penampilannya benar-benar bertransformasi total. Dengan riasan wajah yang matang, kumis dan jenggot panjang yang berwibawa, serta kostum kebesaran yang berat, banyak penonton yang hampir tida...

Kisah 3 Orang Laki Laki Macho Penakluk Wanita Yang Terkapar Diterjang Kapeka

Akhirnya Lutfi Hasan Ishaq mengakui bahwa Darin adalah istrinya. Pada awalnya sengaja dikaburkan status hubungan antara LHI dengan Darin. Maka lengkaplah petualangan laki laki mantan Presiden PKS ini. Setelah menduduki jabatan (tahTA) tertinggi di partai politik, lalu terlibat dalam (dugaan) korupsi bermilyar milyar uang atau harTA, dan terakhir membuktikan diri dalam menaklukkan waniTA baik yang setengah tua maupun muda belia. Jika dikatakan bahwa laki laki selalu mempunyai obsesi untuk meraih dalam 3 bidang (3 TA) maka Lutfi Hasan Ishaq membenarkannya dengan sangat jelas.


Darin Mumtazah, wanita muda belia yang baru saja lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan adalah istri ketiga dari Lutfi Hasan Ishaq yang dinikahinya sekitar tahun 2012. Dua istri sebelumnya telah memberikan anak 15 orang kepada Lutfi Hasan Ishaq. Keperkasaan Lutfi Hasan Ishaq dalam penguasaan dan penaklukkan tiga TA, (tahta, harta dan wanita) sekarang mengantarkan dia menjadi pesakitan atas tuduhan korupsi dalam pengaturan import daging sapi dari luar negeri.

Darin Mumtazah


Ternyata kisah yang dialami LHI tidak hanya dia, namun ada 2 laki laki lain yang kisahnya sangat mirip bahkan bisa dikatakan melampui dirinya. Kedua laki laki tersebut adalah Ahmad Fathanah yaitu teman sangat dekat dari Lutfi Hasan Ishaq, dan juga Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo.


Ahmad Fathanah adalah orang yang mengatur dan melaksanakan manuver manuver pengaturan import daging beberapa pengusaha, yang mendapat power dari Presiden PKS. Saat ini dialah yang menjadi tertuduh utama dalam kasus korupsi ini. Ahmad Fathanah terkenal sangat hebat dalam urusan penaklukkan wanita. Tercatat diberbagai media bahwa puluhan wanita yang silih berganti berdekatan dengannya.


Mulai dari artis dan mantan artis, model majalah, sekretaris dan lain sebagainya. Tahta barangkali tidak dipunyai secara langsung oleh Ahmad Fathanah namun harta dan wanita wah, berlimpah, pah, pah.
Laki laki yang ketiga dan tidak kalah hebatnya seorang Inspektur Jenderal Polisi yang bisa juga disebut sebagai manusia 200 milyard adalah Djjoko Susilo. Hartanya berjibun, rumah dan tanahnya tersebar dimana mana. Koleksi mobilnya berbagai merek. Pemilik puluhan bahkan ratusan keris pusaka. Belakangan terungkap bahwa salah satu fungsi keris nya (diyakininya) untuk menaklukkan wanita.


Irjen Djoko Susilo mantan Kepala Korlantas Polri juga mempunyai 3 orang istri yang sangat cantik. Bahkan istri ketiganya pernah menjadi Putri Solo, dan dinikahinya pada tahun 2008 saat usianya masih 18 tahun. Namun sekarang Pak Djoko Susilo juga menjadi pesakitan karena tuduhan korupsi dalam pengadaan simulator SIM.


Tiga laki laki perkasa, macho, penakluk wanita pemilik banyak harta dan sebelumnya sangat berkuasa sekarang menjadi pesakitan secara hukum karena keluar dari batas batas kewajaran dalam gaya hidup. Pelajaran apakah yang bisa kita petik dari pengalaman atau kegagalan mereka?


Ternyata naluri laki laki untuk berhasil dalam 3 bidang harus mempunyai dasar yang sangat kuat sekali dalam karakter dan penghayatan nilai nilai agama. Kalau hanya dipacu berdasarkan keinginan hedonisme maka tidak akan lama. Apalagi kalau sudah berani menempun cara cara yang berlawanan dengan hukum dan kewajaran. Maka akan sampai pada satu titik yang dapat segera mementahkan, memalukan dan bahkan mematikan. Penghayatan terhadap nilai nilai agama yang diinternalisasi berdasarkan pengalaman hidup yang panjang sejak masa kecil dipercaya akan mampu memberikan kontrol dalam hidup seorang laki laki.


 Sehingga upaya untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam kekuasaan (tahta) kepemilikan (harta) juga kelaki lakian (wanita) bisa terkontrol dan mampu membawa terhadap kesejatian dan kemuliaan diri.
Saya teringat akan ceramah seroang dokter yang banyak menangani kasus perselingkuhan di Bandung pada hari Sabtu kemarin. Benteng terkuat dan terakhir yang mungkin ada dalam diri laki laki untuk menahan godaan perselingkuhan adalah pengamalan agama dan keinginan berlaku suci. Dia tidak mengatakan bahwa jabatan yang tinggi serta kedudukan yang hebat dalam organisasi keagamaan adalah jaminan untuk tidak terjebak dalam perselingkuhan dan mencari kepuasaan bersama wanita.


Maka jika kelak anakku bertanya maka saya akan mengatakan, “nak carilah uang dan kedudukan dengan cara yang benar. Jangan korupsi, supaya kamu tidak terjebak dalam pelukan wanita muda nan cantik”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025