Featured Post

Musuh Yang Kita Hadapi Tidak Selemah Yang Kita Bayangkan

Gambar
  ​ Oleh:  Pt. Em, Analgin Ginting ​Pendahuluan: Paradoks Pengenalan Diri ​Perjalanan spiritualitas manusia sering kali terjebak dalam dikotomi antara yang sakral dan yang profan. Namun, sebuah tesis mendasar yang diangkat oleh Dharma Pongrekun mengingatkan kita pada sebuah kebenaran kuno: mustahil bagi seseorang untuk beriman kepada Tuhan jika ia tidak mengenal dirinya sendiri. Iman tanpa pengenalan diri adalah sebuah fatamorgana intelektual, sebuah bangunan tanpa fondasi yang kokoh. Jika kita tidak memahami siapa subjek yang percaya, maka objek kepercayaan itu pun menjadi kabur dan kehilangan esensinya. ​Dalam konteks teologi klasik, gagasan ini menemukan resonansi terdalamnya dalam pemikiran Yohanes Calvin. Calvin menegaskan bahwa pengetahuan tentang Allah dan pengetahuan tentang diri kita sendiri adalah dua hal yang saling bertaut erat. Seseorang tidak dapat memandang dirinya secara jujur tanpa menyadari kehadiran Sang Pencipta, dan sebaliknya, seseorang tidak dapat mem...

Menangislah Bangsaku, 3 Lagi Gereja Disuruh Tutup Di Bekasi

Santer berita bahwa hari ini akan ada Konferensi Pers di KPK. Berita ini bersumber dari sang ketua KPK sendiri Abraham Samad, yang kemarin tanggal 2 Februari 2012 secara khusus menjambangi kerumunan wartawan yang berkumpul di KPK. Issu pun merebak sebab beberapa hari yang lalu dengan pola yang sama mengawali ditahannya Miranda Gultom sebagai tersangka dalam kasus suap pemilihan Deputy Senior Gubernur Bank Indonesia.

Sumber Foto : centroone.com


Akan kah ada tersangka baru dalam kasus aktual Korupsi Wisma Atlet? Santer disebutkan dalam isu yang berkembang yang tentu saja masih bersifat spekulatif, bahwa pesakitannya antara lain Anas Urbaningrum, Andy Mallarangeng dan Angelina Sondakh. Akankah mereka menjadi tersangka? Tanda tanda itu makin hari makin kuat. Antara lain dengan banyaknya himbauan kepada Anas untuk mundur dari Ketua Umum Partai Demokrat. Dan kalau benar, berarti ada bukti bahwa korupsi di Indonesia dilakukan dengan pejabat pejabat paling berpengaruh dan dilakukan secara terstruktur. Sedih lah wahai rakyatku semua.

Pagi hari ini aku mendapat satu sms dari seorang rekan, bahwa minggu ini 3 lagi gereja disuruh ditutup di Bekasi Utara. Gereja tempat orang beribadah dan mengekspresikan ketotalannya menyembah Tuhan sekaligus membangun kesadaran akan lemahnya diri dalam menghadapi berbagai tantangan hidup disuruh ditutup. Menangis lah bangsaku sebab sebagian rakyatmu bahkan beribadah pun dihambat

Buruh pun ternyata masih panjang perjuangannya. Bahkan untuk menaikkan pendapatan sebesar empat ratus ribuan perbulan pun sesuatu yang mustahil. Akhirnya mereka berjuang dan melakukan demonstrasi untuk memohon kenaikan gaji yang pasti bukan dipakai bermewah mewah. Tapi sekedar beli susu dan makanan bagi anak anak mereka. Namun yang paling menyedihkan adalah permainan yang ada dibelakang itu semua. Bahwa kenaikan upah di Bekasi adalah sebuah langkah rekayasa pejabat untuk kemenangan politiknya. Dia tahu tak mungkin dinaikkan sebegitu besar, namun itu dipakai untuk membangun citra diri bahwa dia mengerti keadaan buruh. Semuanya bertujuan politik untuk mendapatkan uang dan kekuasaan. Tersedu sedulah ekspresi tangismu wahai Rakyatku.

Tapi tetap sisakan asa, tetap lestarikan harap. Sebab ada tahun 2014, tahun dimana kita akan memilih pemimpin baru. Pemimpin yang terpilih nanti kita doakan seseorang yang benar benar cinta rakyat dan berpihak kepada keadilan dan kebenaran yang berlandas pada kejujuran dan keberanian. Laki atau perempuan tidak masalah, apalagi kalau mereka berpasangan. Kita nantikanlah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025