Featured Post

Catatan Tambahan Khotbah 23 Agustus 2026

Gambar
 ​ ​ Tema: Bapa Yang Takut Kepada Tuhan  (Bapa si Malang man Tuhan) ​Nas Alkitab: Mazmur 128:1–6 (Responsoria) ​Konteks Teks: Nyanyian Ziarah ( Song of Ascents ) ​1. PENDAHULUAN ​Setiap keluarga di dunia ini mendambakan kebahagiaan, kedamaian, dan keberhasilan hingga ke generasi setelahnya. Namun, di tengah pergeseran zaman dan kompleksitas tantangan modern, banyak figur bapa/kepala keluarga terjebak mendefinisikan "kebahagiaan" hanya sebatas pencapaian finansial, status sosial, atau materi semata. ​Mazmur 128 hadir sebagai fondasi kebenaran yang memutarbalikkan standar dunia. Kebahagiaan sejati dan keberlanjutan berkat dalam keluarga tidak dimulai dari seberapa besar kekayaan yang dihimpun seorang bapa, melainkan dari kualitas rasa takutnya kepada TUHAN dan kerelaannya untuk hidup menurut jalan-jalan-Nya. ​2. FAKTA TEKS DAN KONTEKS (HISTORIS & LITERARIS) ​ Nyanyian Ziarah ( Shir Hama’aloth ): Mazmur 128 dinyanyikan oleh umat Israel saat mereka berziarah naik men...

Pemuda Tinggi Besar Itukah Panutan Angelina Sondakh?

Angelina Sondakh tidak habis habisnya menjadi topik pembicaraan. Mungkin karena banyaknya pengalaman hidupnya yang sangat mencengangkan. Mulai dari terpilihnya dia menjadi Putri Indonesia pada tahun 2001, sampai terpilihnya mejadi legislator pada tahun 2004 dari Partai Demokrat dalam usia yang masih sangat muda. Perkenalan dan perkawinannya dengan Aktor dan Politikus Adjie Massaid yang akhirnya menjadikan dirinya seorang Mualaf, meninggalkan keyakinan lama termasuk dengan munculnya pertentangan sengit dengan orang tuanya.

Lalu tragedi pun datang menerpa dirinya, tidak tanggung tanggung karena empat datang sambung menyambung. Mulai dari perginya sang suami ke alam baka. Tersandungnya dirinya dalam kasus korupsi, kisah percintaan tak sedap dengan seorang penyidik KPK dari kepolisian RI sampai yang terakhir ditetapkannya dirinya sebagai tersangka dalam kasus Wisma Atlit. Dan yang paling baru adalah dipecatnya dirinya dari Wasekjen Partai Demokrat. Apa yang ada di dalam pikiranmu dibalik senyum rona merah wajahmu Angie?

Sumber Foto : Phorgiven.com


Sekilas kisah hidup Angelina Sondakh mirip Raja Saul, Raja pertama Bangsa Yahudi dalam Kisah Perjanjian Lama. Saul pemuda tinggi besar namun pemalu terpilih jadi Raja berkat permintaan Bangsanya kepada Allah. Melalui Nabi Samuel yang mengurapi dengan minyak urapan, Saul pun terpilih jadi Raja. Hidupnya dipenuhi oleh Roh Allah. Kemenangan demi kemenangan diperolehnya dalam peperangan mengalahkan musuh musuhnya. Hidupnya makmur dan dipuja puja oleh segenap Rakyatnya.

Namun suatu saat Roh Allah yang selama ini memimpin dan mengarahkan seluruh hidupnya pergi meninggalkan dirinya, karena dia tidak taat. Perintah Tuhan diabaikannya. Suara hatinya lebih dominan daripada kepatuhannya kepada Sang Suci. Manusia lebih dia takutkan daripada Sang Empunya semua kehidupan. Saul Lupa diri. Lau berubah menjadi orang yang cemburuan, pemarah, tamak dan manja kekanak kanakan. Semua yang jelek muncul dalam dirinya sepeninggal Roh Allah. Sampai akhirnya dia tewas dalam peperangan dikalahkan musuhnya. Berakhir dan habis.

Raja Saul, Pemuda Tinggi Besar itukah yang menjadi Panutan Angelina Sondakh? Bukankah dulu Angie selalu menyebutkan nama Sang Juru Selamat Yesus Kristus saat saat dia terpilih menjadi Putri Indonesia? Apakah semua nestapa yang dia alami disebabkan karena dirinya meninggalkanNYA?

Saya ingin katakan kepada Angie bahwa dia tidak sama dengan Raja Saul, tetapi bisa seperti anak bungsu yang meniggalkan ayahnya untuk pergi mengkuti kata hati dan semangat mudanya. Namun suatu saat dia tersadar dalam keterpurukan terdalam dalam perjalanannya. Dia kembali mendapati Bapanya yang menanti nanti. Akankan engkau juga kembali Angie?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026