Featured Post

​Catatan Tambahan PJJ 23-29 Agustus 2026

Gambar
 ​ Thema: Pertanda Orang Yang Mengenal ( Tanda Nandai Dibata ) Teks: 1 Yohanes 2 : 3 - 11 ​Teks Alkitab ​ 1 Yohanes 2:3-11 (3) Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. (4) Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. (5) Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. (6) Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. (7) Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. (8) Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan teran...

Wanita Yang Saya Anggap Penipu Itu Ternyata Lebih Jujur Dari Anas Urbaningrum dan Angelina Sondakh

Pada awalnya hal ini saya anggap cara penipuan model baru. Ketika istri saya melaporkan ada orang menelepon ke rumah kami lalu mengatakan dia khilaf dan membayar biaya pemakaian no telepon kami. Kemudian saya meminta kepada istri saya untuk tidak menanggapi karena itu mungkin penipuan.

Beberapa hari kemudian dia menelepon lagi dan meminta istri saya untuk mengecek ke kantor Telkom apakah ada pembayaran yang masuk ke no telepon kami. Saya belum mendengar dari istri saya apakah dia sudah mengecek ketika tadi pagi siwanita dari ujung sana mengatakan seperti itu.

Saya sempat merenung sebenarnya apa esensi dari permintaannya. Mengapa dia bersikeras untuk meminta kami membayar kembali uang yang sudah dibayarkan, pada hal menurut saya jumlahnya tidak seberapa, karena tidak sampai Rp 80.000,. Saya menelepon balik ke no yang dia berikan sekalian mengecek kebenaran identitasnya. Dan nomor telepon rumah kami adalah xxxxxxxx15, sedangkan no telepon yang dia berikan adalah xxxxxxxx14. Dalam hati saya adalah jauh bedanya antara angka 5 dan angka 4 lagi pula posisinya pun pada angka yang terakhir.

Ketika saya telepon balik ke nomor yang dia berikan ternyata itu adalah semilik buah kantor. Persisnya adalah PT AW Faber Castell Indonesia. Dan ketika saya minta kepada operator untuk menghubungkan kepada wanita yang membayar nomor telepon kami ternyata orangnya ada. Saya lega dan merasa yakin bahwa ini bukan penipuan dan pemerasan.

Setelah itu saya dapat ide, bahwa wanita ini ingin mempertanggung jawabkan semua pengeluaran kantor yang sudah dia bayarkan. Lalu saya konfirmasi kepada dia dan suaranya membenarkannya. Oke saya berkata akan membayarkannya melaui transfer rekening. Karena saya pikir dia sedang berusaha untuk mempertahankan sebuah kejujuran.

Dia memang khilaf, membayar biaya telepon ke nomor telepon rumah kami. Dan tentu kalau atasannya bertanya kemana perginya uang sebanyak Rp 70.813 itu dia harus mempunyai jawaban yang logis dan cerdas. Lalu saya berjanji untuk mentransfer uang itu ke rekening kantornya hari ini juga.

Dalam hati saya berterima kasih dan menyimpan ras kagum dan bangga. Sebab saya yakin wanita itu lebih bersih dan lebih bertanggung jawab dibandingkan dengan Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh, dan Miranda Gultom.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026