Featured Post

Kepemimpinan Strategis / Filsafat Politik / Teologi Praktis

Gambar
  Mengapa Dunia Harus Menerima Dan Mengapresiasi Donald Trump: Sebuah Analisis Kepemimpinan Kontekstual, Teologis, dan Psikologi Kekuasaan Penulis: Analgin Ginting & Dibantu Gemini AI I. Pendahuluan: Pergeseran Paradigma Kepemimpinan Global Dunia pada dekade ketiga abad ke-21 tidak lagi berada dalam kondisi "bisnis seperti biasa." Tatanan global yang selama ini didominasi oleh teknokrasi dan globalisme mengalami retakan hebat. Di tengah ketidakpastian ini, muncul sosok Donald Trump yang sering kali disalahpahami oleh para kritikus arus utama. Artikel ini berargumen bahwa apresiasi terhadap Trump bukan didasarkan pada kesalehan personal atau estetika politik, melainkan pada ketepatan fungsi kepemimpinannya dalam konteks krisis. Krisis ini sering kali disebut sebagai titik jenuh dari narasi "Global Elite" yang cenderung menyeragamkan nilai-nilai lokal ke dalam satu standar teknokratis yang dingin. Dalam suasana kebatinan dunia yang merasa terancam oleh disrupsi id...

Permintaan Berteman Seorang Kapolda

Saya sempat terkejut membaca permintaan berteman di wall Facebook saya. Sebab permintaan itu datang dari seseorang yang belum saya kenal. Apalagi setelah saya baca identitas dirinya ternyata yang meminta seorang Jenderal Polisis berbintang dua dengan jabatan Kapolda. Lengkapnya adalah Irjen Pol Iskandar Hasan, Kapolda Aceh.

Setelah menyetujui pertemanan kami saya mencoba masuk ke wall nya, untuk melhat apakah dia membalas juga komentar orang lain. Ternyata ada beberapa komentar yang dia balas. Artinya dia benar benar mau berteman.



Ada juga berapa tokoh politik, selebriti yang pernah saya minta beteman. Memang di add, namun tidak sekalipun pun komenar kita baik yang terbuka maupun melalui Japri yang dibalasnya. Hanya dia saja yang sekali sekali meng up date statusnya, lalu direspon banyak orang. Namun dia sendiri tidak mau membalasnya. Saya pikir buat apa berteman dengan orang seperti itu.

Begitulah ketika ada permintaan dari Sang Kapolda hati saya juga bertanya tanya, apa alasan dan tujuannya mengajak saya berteman di FB. Apakah hanya sekedar iseng saja atau dia mengambil nama saya secara acak. Apakah ini benar benar Sang Kapolda sendiri atau dia menyuruh orang lain, juga masih menjadi pertanyaan saya.

Namun dengan niat yang tulus, dengan harapan bisa berteman dengan banyak orang, dan menjadikan pertemanan secara sinergis dan positif saya menyambut pertemanan saya dengan Pak Irjen Pol Iskandar Hasan dengan antusias.

Siapa tahu dia nanti dipromosikan jadi Kapolri dan perteman kami beranjut, saya kan bisa memberikan beberapa ide, gagasan dan mengajukan pertanyaan. Dan kalau Pak Iskandar Hasan benar benar jadi Kapolri saya berharap di masa kepemimpinannya tidak ada lagi kasus sandal jepit. Terima kasih atas pertemanan ini Pak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025