Featured Post

Mengapa Aku Percaya Yesus Kristus Bangkit dari Kematian: Kedaulatan Ilahi di Atas Reruntuhan Narasi Manusia

Gambar
  Abstrak ​ Artikel ini menegaskan bahwa kebangkitan Yesus Kristus adalah peristiwa sui generis yang tidak tunduk pada validasi atau negosiasi perspektif manusia. Dengan membedah kegagalan ontologis dari berbagai narasi penolakan—seperti teori substitusi, halusinasi, dan pencurian—penulis berargumen bahwa kebangkitan merupakan realitas primer yang ditenun oleh kehendak mutlak Sang Pencipta. Kebangkitan bukanlah sebuah hipotesis yang menunggu pembuktian manusia, melainkan sebuah aksioma ilahi yang menuntut penyerahan diri secara intelektual dan spiritual. ​ I. Pendahuluan: Kebangkitan sebagai Anomali Kosmis ​Kebangkitan Yesus Kristus sering kali ditarik secara paksa ke dalam ruang sidang empiris yang sempit, di mana manusia mencoba menghakiminya dengan alat ukur materialisme yang terbatas. Padahal, kebangkitan bukanlah sekadar peristiwa sejarah linier yang tunduk pada hukum sebab-akibat biologis, melainkan sebuah intervensi radikal Sang Pencipta ke dalam keterbatasan ruang da...

Daya Tarik Bali Yang Sesungguhnya

Apa yang paling mengesankan dengan Pulau Bali? Jawabannnya bisa banyak dan beragam, sesuai dengan selera masing masing wisatawan yang datang berkunjung ke Bali. Bagi para turis dari manca negara, barangkali selain alamnya tentu saja harga nya yang relatif lebih murah serta kebebasan yang dirasakan selama di Bali.

Bagi para turis atau wisatawan dari dalam negeri selain alam dan beragamnya tempat wisata pertemuan dengan turis turis Bule, serta turis dari Korea atau Jepang pun sudah menciptakan suatu kegembiraan. Banyak pemandangan dimana wisatawan dalam negeri meminta berfoto bersama dengan para Bule. Bahkan kadang kadang sampai cekikikan karena minimnya pakaian Bule yang diajak berfoto.




Jumlah dan lokasi Hotel yangdemikian banyak, tempat wisata yang beragam, ketersediaan pusat pusat belanja dan makanan serta keamanan yang dirasakan membuat Bali menjadi tujuan wisata lokal no 1 untuk turis dalam negeri. Namun satu lagi yang paling berkesan adalah keramah tamahan dan ketotalan membantu manusia Bali.

Demikianlah yang saya rasakan saat berlibur bersama keluarga pada akhir Desember kemarin. Kami bertemu dengan seorang laki laki Bali yang berperan sebagai driver dari mobil yang kami sewa. Pada saat pertama bertemu saya merasakan wajahnya sedikit garang, dengan kaca mata hitamnya. Mengingat saya datang dengan anak anak saya yang masih kecil, saya sempat ragu melihat tampangnya. Namun setelah berinteraksi dan bercakap cakap dengan dia, saya menemukan ada ketulusan dan keramahan yang tidak dibuat buat yang terpancar dari dirinya.


Ketut Sudarsa Yang Ramah Dan Mau Menolong


Namanya Ketut Sudarsa. Usianya sudah sekitar 40 tahun. Logat Bali nya masih sangat kental. Namun kesungguhannya menemani kami membuat semua perjalanan yang kami lakukan terasa lebih nikmat. Dengan cekatan dia menawarkan lokasi lokasi serta rute yang kami tempuh. Jika kami masuk ke lokasi wisata yang satu, maka dia dengan sabar menunggu dan membershkan kenderaannya. Lalu menyampaikan tujuan kami berikutnya. Jika ada yang harus dibayar seperti tiket parkir dan tiket masuk ke lokasi, maka sebelum sampai tujuan sudah dia beri tahu sebelumnya.

Sangat mengesankan, dari rencana awal hanya memakai jasanya satu hari akhirnya kami teruskan menjadi empat hari. Anak anak saya pun sangat terkesan kepadanya, sampai sampai mengatakan tahun depan pun masih ingin bertemu dengan Mas Ketut. Saat kami sampai kembali ke Jakarta, sehari kemudian dia mengirim SMS “Saya mohon maaf Pak jika ada kekurangannya. Salam sama keluarga, dan met Tahun Baru”

Orang orang seperti Mas Ketut Sudarsa inilah yang saya lihat menjadikan Bali tetap yang teratas sebagai tujuan wisata. Karakter seperti inilah daya tarik Bali yang sesungguhnya. Kalau keindahan alamnya, Danau Toba atau Bunaken saya kira tidak kalah dari Bali. Namun kejujuran, ketulusan, ketotalan serta penghormatan yang diberikan oleh manusianya, Bali memang beda. Mereka ramah dan sangat dipercaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025