Featured Post

Kisah Pertandingan Catur Bobby Fischer Dengan Boris Spassky, Sejarah Terbesar Pada Catur Dunia

Gambar
  Diterjemahkan Dari Space Daily Selama 24 tahun, Uni Soviet telah menggunakan kejuaraan catur dunia sebagai bukti keunggulan intelektual mereka atas Barat — dan kekalahan juara Soviet Boris Spassky oleh pecatur Amerika Bobby Fischer di Reykjavik pada tahun 1972 mengakhiri argumen tersebut, di hadapan seluruh dunia, dalam satu pertandingan saja. ​Sulit bagi kita saat ini, setelah 54 tahun berlalu, untuk menggambarkan besarnya beban institusional yang diletakkan oleh Uni Soviet pada olahraga catur pada awal tahun 1970-an. Mulai tahun 1920-an, pemerintah Soviet telah memperlakukan catur sebagai olahraga intelektual yang didukung negara, berada dalam kategori umum yang sama dengan balet, senam, dan program luar angkasa — sebuah ranah di mana prestise sistem Soviet akan ditunjukkan melalui pembinaan bakat kelas dunia secara sistematis. ​Sistem dukungan catur di Uni Soviet saat itu meliputi: ​Klub-klub catur didanai sepenuhnya oleh negara. ​Infrastruktur pelatihan disediakan...

Hak Paten Mobil Esemka Bisa Saja Dibeli Oleh Malaysia

Melihat tampilan Mobil Esemka yang diproduksi anak anak SMK Solo, saya optimis sekali bahwa mobil ini bisa mengalahkan Daihatsu Xenia atapun Toyota Avanza. Mengapa tidak? Sebab dengan kapasitas angkut penumpang yang sama 7 orang, tampilan Esemka ini lebih garang dan lebih “laki-laki”. Kapasitas mesin sama dengan Toyota Avanza yaitu 1500 cc, namun harganya jauh dibawah Xenia atau kurang setengah dari hari Harga Avanza keluaran terbaru.

Tinggal bagaimana memproduksi secara massal, siapkan komponen komponennya serta lakukan pendistribusian. Selanjutnya dibuat distribusi ke seluruh Indonesia serta jarigan pelayanan pasca jualnya. Tampilan garang, kapasitas angkut besar cocok untu keuarga, harga dibawah seratus juta rupiah, ketersediaan suku cadang tinggi, serta jaringan service diseluruh SMK yang ada di Indonesia, wah mobil ini akan menjadi mobil terpopuler berikutnya di Indonesia.


Sumber Foto : Kompas.com


Apalagi kalau semua bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota serta Gubernur memakainya di seluruh Indonesia, maka tahap pertama saja sudah akan laku seribuan unit. Lalu diikuti oleh seluruh kepala dinas tingkat 1 dan tingkat 2, pada dirjen dan direktur di setiap kementerian, anggota DPRD seluruh Indonesia. Wah dalam tahun 2012 ini minimal dapat dijual 20.000 unit.

Lalu apa masalahnya? Tinggal satu saja, komitmen untuk menghargai prestasi anak Bangsa. Maukah pemerintah memulai untuk memakai mobil ini sekaligus untuk mengkampanyekan sehinga pepercayaa seluruh Rakyat Indonesia terciptakepada mobil ini? Langkah yang dilakukan oleh Pak Jokowi sangat visioner dan luar biasa. Perlu kita dukung rame rame, seperti Malaysia dan Korea Selatan di awal awal kebangkitan Industri Mobilnya.

Sumber foto : motor-mobil.blogspot.com


Suatu kebanggaan bagi Rakyat Malaysia memakai Proton. Rakyat Korea bahkan dibayar pun tidak mau kalau disuruh memakai produk Jepang misalnya. Bagaimana dengan Bangsa Indonesia. Masih adakah slogan “Cintailah Produksi Dalam Negeri"???

Tanggapan Ketua Kadin

Menanggapi pendapat ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto (Kompas.com), yang mengatakan bahwa Mobil Esemka masih hasil dari Hobbi anak anak SMK saya kira harus segea diluruskan. Memag awalnya adalah sebuah hobbi sama seperti Facebook yang awalnya hanya hobbi Mark Zuckerberg, tapi jika direspon secara cepat dan serius apa masalahnya? Jangan pendapat itu disampaikan oleh Ketua Kadin hanya untuk memberi rasa aman bagi produsen mobil dari luar saja. Biarkan bersaing dalam kualitas dan pelayanan, namun apa yang telah dicapai anak anak SMK perlu didorong.

Ketua kadin lebih jauh menambahkan jalan masih panjang. Memang masih panjang. Tapi bantulah SMK sebaga produsen mobil itu untuk membuat perhitungan yang lebih matang, berapa lama mobil ini bisa eksis. Lalu apa yang harus dilakukan agar bisa lebih cepat. Bantuan apa yang dapat diberikan oleh Kadin untuk mempercepat laju penjualan mobil ini. Kita lebih suka mendapatkan masukan seperti itu dari Kadin atau lembaga lembaga terkait lainnya.

Respon positif harus cepat diambil untuk menunjang produksi mobil Esemka. Kalau lambat jangan jangan Malaysia suatu saat membeli paten mobil ini. Tinggal gigit jari kita dibuatnya. Ingat perbankan swasta Indonesia semua sudah dimiliki asing. Jadi sangat besar kemungkinan jika hak paten mobil Esemka pun akan dibeli oleh Malaysia atau negara asing lainnya, mengingat potensi pasar dalam negeri yang masih sangat luas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025