Featured Post

Refelksi 136 Tahun Perjalanan GBKP ; Ringkasan Buku Breath Becomes The Wind (Simon Rae )

Gambar
  Napas yang Menjadi Angin: Refleksi 136 Tahun Perjalanan GBKP Pt Em. Analgin Ginting M.Min.  Pengantar  ​Memasuki usia ke-136 tahun, ingatan kita tertuju pada mahakarya Simon Rae, "Breath Becomes the Wind" . Buku ini bukan sekadar catatan kronik, melainkan dokumentasi detak jantung para pionir di Buluh Awar yang rela "napasnya" hilang ditelan waktu agar Injil bisa menjadi "angin" yang menggerakkan kehidupan di Tanah Karo. Simon Rae memotret sebuah fase krusial: bagaimana penginjilan awal (1890-1941) berjalan begitu lambat dan sunyi, di mana selama 51 tahun perjuangan, jemaat yang tercatat hanya sekitar 3.000 orang. Angka kecil ini adalah bukti betapa beratnya meletakkan fondasi iman yang berakar pada kedalaman teologi dan pemahaman budaya yang autentik. ​Namun, sejarah kemudian mencatat lonjakan yang dramatis pasca kemandirian (1941) hingga medio 1990-an. Guncangan politik G-30 S PKI menciptakan kekosongan jiwa yang luar biasa di tengah masyarakat Karo,...

Catatan Tambahan PA Mamre Tanggal 12-18 May 2019


 Tranfaransi Mamre Centre

Bahan  Penelaahan  Lukas 5 : 15 -16

Thema     :  Mamre Centre eme Ingan Jumpa Ras Nandai Tole Sura Sura Dibata

Tujuan     :  1.  Gelah Mamre : Nggejap kuga perluna ertoto (retret) ; eme prioritas utama ibas nggeluh erkiniteken

                     2.  Erbahan Komitmen guna ikut muat bagin mbangun Mamre Centre  

5:15 Berita kerna Jesus reh mbarna, janah nterem kalak reh megiken Ia dingen mindo gelah ipepalemNa ia i bas penakitna nari.

5:16 Tapi ulin iakapNa Ia lawes ku ingan si melenget, janah i je Ia ertoto

Fakta

1.                 Beritan Tentang Yesus semakin membahana ke seluruh penjuru.

2.                Semakin bertambah banyaklah orang yang mendengar ttg Yesus Kristus, dan selalu haus mendengar sabda Tuhan.  Bahkan banyak yang membawa anggota keluarganya yang sakit.

3.                Namun Yesus diam diam undur diri, pergi ke tempat sunyi untuk berdoa kepada Bapanya di surga.



Arti Dan Makna

1.                  Pemberitaan tentang Yesus tidak pernah dan tidak akan pernah berkurang apalagi  hilang.  Yesus Kristus akan selalu diberitakan, kapan saja dan dimana saja, dengan berbagai cara dan metode yang semakin baik.

2.                 Pemberitaan ttg Yesus dapat juga diiringi dengan cara cara yang kreatif inovatif dan disebarkan kepada suluruh dunia. Dengan Multi Media, media social, email dan lai lain

3.                Sebagai manusia Yesus juga mempunyai pertimbangan dalam menentukan pelayanannya.  Itulah sebabnya dia memutuskan untuk undur diri dan  menuju tempat sunyi untuk BERDOA. Mamnusia khususnya Mamre memerlukan retreat juga alam hidupnya.

4.                JIka dibangun secara sungguh sungguh dan transfaran, Mamre Centre di Tongging dapat menjadi tempat retreat paling baik di selurh GBKP dan diantara gereja gereja yang ada di Sumatra Utara.

5.               Target pembangunan Mamre Centre, harus disesuaikan dengan kebutuhan spiritual  Mamre, dan juga dampak peningkatan ekonomi bagi Mamre secara organisasi

Pengkenaina.



Harus si gejapken ras si akui  bahwa Kita membutuhkan masa masa sepi untuk berdoa /retreat sehingga kedidupan spiritualitas kita selalu disegarkan dan di charge  (dikuatkan)

Mamre Centre adalah kebanggaan kita semua, maka  pembangunan nya adalah bagian dan tanggung jawab semua anggota mamre tanpa kecuali.

Pembangunan Mamre Centre harus dilakukan dengan trasparan , dan dijalankan secara professional, sehingga selesai tepat waktu.  Dengah demikian, sudah ada tempat retreat personal maupun persekutuan.  Terpujilah Tuhan DIbatanta.

Bujur ras mejuah juah kita kerina.
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025