Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (25 – 31 Oktober 2026)

Gambar
​ Tema: Konfesi Kedatangan Jesus Kembali ( Konfesi Kerehen Jesus Mulihken / Advent ) Teks Alkitab: Matius 24:36–44 ​ Pendahuluan ​Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali ( Eskaton / Parousia ) merupakan puncak pengharapan iman Kristen. Namun, Alkitab secara tegas menegaskan bahwa waktu kedatangan-Nya dipagari oleh rahasia kedaulatan ilahi. Ketidakpastian waktu ini bukanlah alasan bagi gereja untuk bersikap apatis, melainkan pendorong teologis untuk senantiasa hidup dalam kesiapsiagaan iman. Eskatologi Kristen tidak mengajarkan spekulasi tanggal, melainkan transformasi cara hidup di tengah dunia yang terus berjalan. ​ Fakta ​ Ketahuannya Waktu Hanya pada Bapa: Tidak ada seorang pun—bahkan malaikat maupun Anak—yang tahu hari dan saat kedatangan-Nya, melainkan hanya Bapa. ​ Kondisi Zaman Nuh sebagai Ilustrasi: Manusia sebelum air bah hidup dalam rutinitas wajar (makan, minum, kawin) namun abai terhadap peringatan ilahi hingga kebinasaan datang mendadak. ​ Pemisahan ya...

Bimbingan PA Moria Tanggl 28 sd 4 May 2019 Moria Yang Apresiatif Dan Pembawa Damai


Bahan Penelaahan  : Jakup 3 : 13 - 18

Tema. : Ngergai Kinibeluhen Teman

Tujuan :
1.     Meteh maka Cian  Ate mpeturah erbage perjengilen ras perubaten
2.     Ngasup ngergai (apresiasi) ulih pendahin temanna / kalak sideban

3:13 Lit kin sekalak i tengah-tengahndu pentar dingen erpengangkan? Arus icidahkenna e arah kegeluhenna si mehuli, alu perbahanen mehuli si idalankenna alu meteruk ukur dingen kepentaren.
3:14 Tapi i bas ukurndu kam percian, perngilas, dingen dirindu saja ngenca iranakenndu. Ola megah iakapndu kerna si e, janah ola erbual nandangi si tuhu.
3:15 Si enda labo kepentaren si rehna i Surga nari, tapi biakna biak doni, biak binatang, biak setan.
3:16 I ja lit cian ate, ras ngukuri kepentingen diri sendiri saja, i je lit erbage-bage perubaten ras perjengilen.
3:17 Tapi kepentaren si rehna i datas nari si pemena e me bersih pusuh peraten, nggit erdame, lemah lembut, la megogo. Dem perkuah ate i bas ia dingen erbuahken perbahanen si mehuli. La rayo-ayo, ras tangkas ukur tangkas kata.
3:18 Tuhu payo maka si mehuli e me buah si iperani i bas benih perdamen si isuan kalak si erngena ate nandangi perdamen.



 Fakta

Ini adalah Surat Pengembalaan Rasul Jakobus  untuk orang orang Kristen yang ada di perantauan.    

Surat ini pada mulanya ditulis kepada orang Kristen Yahudi yang tinggal di luar Palestina.  Mungkin para penerima surat ini termasuk orang-orang pertama yang bertobat di Jerusalem dan, setelah Stefanus mati syahid terserak oleh penganiayaan. 

1.     Surat ini ditujukan kepada Bangsa Yahudi Kristen dari 12 suku diperantauan supaya bias mengatur sikap dan gaya berkomunikasi yang baik dan tidak mengganggu orang lain

2.     Orang yang Bijak (Pentar) adalah orang orang yang mempraktekkan kebaikan dalam hidup sehari hari, dan mengedepankan kebiasaan Rendah hati

3.     Sebaliknya jika dalam hati ada sifat benci dan Percian, mementingkan diri sendiri atau egois, maka komunikasi dan ekspressi nya akan bermuara kepada ketidak baikan.’  Jakup meminta supaya jangan seorang pun membuali diri sendiri.  Sebab sikap seperti ini adalah sikap yag muncul dari Setan.

4.     Awal dari peretengkaran dan perubaten adalah sikak sikap egoisme.

5.     Kebijaksanaan Surga adalah dicirikan dengan hati yang bersih, mau dan terampil menciptakan perdamaian, rendah hati dan lemah lembut. 




Arti Dan Makna.

1.     Orang Kristen dimanapun diminta untuk menciptakan perdamaian.  Moria pun diminta  untuk selalu membawa damai dimana pun dia berada,

2.     Orang Kristen harus berusaha untuk mendapatkan Kepentaren atau keterampilan surgawi yang berlandas kepada hati yang bersih, lemah lembut la megogo serta membawa damai.

3.     Moria harus mampu menghilangkan egoism dalam dirinya, karena sifat sitat egoism dan menang sendiri itu berasal dari Setan

4.     Menyadari pertolongan Tuhan dalam keberdosaan adalah logika yang paling tajam untuk membawa Moria menghilangkan sikap sikap cian, dan egoisme

Pengkenaina.

Moria GBKP dimana pun berada untuk membawa kedamian dan meninggalkan sikap egoism dan tinggi hati serta sulit berkomunikasi.  SEbalikya Moria harus mempunyai kemampuan menangkap kelebihan dan keunggulan orang lain untuk pada saat nya disampaikan dalam bentuk pujian atau Apresiasi.

Mempunyai sifat yang suka dan terampil memuji akan membuat Moria menjadi bintang di tengah keluarga dan selalu akan membawa damai.
Mulai sikap dan keterampilan memuji dengan saling memuji sesama Moria, memuji aggota keluarga dan memuji setiap orang.

Tubuh kita  butuh nasi untuk makanan jasmani 
Maka Manusia pun butuh pujian untuk makanan Rohani.

Terima kasih dan mejuah juah .
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)