Featured Post

Menara Babel Digital: Membedah Great Reset 2030 dalam Teropong Iman dan Kedaulatan

Gambar
   Analgin Ginting,  Seorang  Pt. Emeritus di GBKP  ​ Pendahuluan: Sebuah Jendela Peluang atau Jerat Tersembunyi? ​Dunia saat ini sedang berada di persimpangan jalan yang menentukan. Pasca-pandemi COVID-19, sebuah narasi besar muncul dari koridor kekuasaan di Davos melalui World Economic Forum (WEF) yang disebut sebagai "The Great Reset". Narasi ini menjanjikan tatanan dunia baru yang lebih adil, hijau, dan berkelanjutan pada tahun 2030, selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) milik PBB. ​Namun, bagi mereka yang memiliki ketajaman rohani dan pemahaman akan kedaulatan, janji-janji manis ini menyisakan pertanyaan mendasar: Siapa yang sebenarnya memegang kendali? Dan di manakah posisi Tuhan dalam arsitektur masa depan ini? ​ I. Great Reset: Antara Ambisi Manusia dan Penisbian Tuhan ​Secara teknis, Great Reset adalah upaya merombak total sistem kapitalisme global menjadi "Ekonomi Pemangku Kepentingan" (Stakeholder Capitalism). Tujuannya terdenga...

Catatan Tambahan PA Moria Tanggl 5 - 11 May 2019




Bahan Penelaahan  : Kuan-kuanen 23 – 23

Tema. : Kiniteken Mpeturah Kepentaren  

Tujuan :

1.     Gelah Moria Tetap ndarami kebenaren, pengajaren dingen kepentaren

2.     Ibas Erusaha tetap njagai kinitekenna

23:23 Kebenaren, kepentaren, pengajaren, dingen pengertin kerina perlu itukur, tapi ola kal dayaken (Bahasa Karo )

23:23 Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian ( Bahasa Indonesia Alkitab Terjemahan Baru)

23:23 Truth, wisdom, learning, and good sense--these are worth paying for, but too valuable for you to sell   (Today’s Eglish Version)


 Fakta

1.     Meskipun hanya satu ayat, tapi mengandung nilai kebenaran dan prinsip hidup yang sangat penting dalam kehidupan.

2.     Ada empat yang ditekankan penulis KItab Amsal ini yang sangat penting di dalam dimiliki, bahkan bila perlu dibeli.

3.     Dalam Versi englishnya dikatakan keempat hal diatas terlalu bernilai untuk dijual. 


Arti Dan Makna.

1.    Ada empat hal yang ditekankan sebagai factor yang sangat penting dalam kehidupan, yaitu Kebenaran, Kebijaksanaan, Pengajaran atau pembelajaran dan pengertian yang baik.  Saking penting nya maka disampaikan banhwa lebih penting dari uang. 

2.    Untuk mendapatkan keempat hal tadi bahkan disampaikan dapatkanlah sekalipun dengan membayarnya. Dapatkanlah kebenaran sekalipun ada biayanya.  Tentu untuk mendapatkan kebenaran, jalannya haruslah benar juga.  Jangan sebaliknya mendapatkan kebenaran dengan cara yang tidak benar.

3.     Kehidupan di dunia lebih dari sekedar transaksional.  Tapi ada prinsip prinsip kebanran fundamental dalam kehidupan yang membuatnya berkelanjutan.

4.     Pengalaman hidup terpenting adalah saat saat mendapatkan kebenaran, memiliki kebijakan, melakukan proses pembelajaran dan menerapkan kemampuan memahami dan menjalankan hal hal yang baik dalam hidup.

5.     Moria harus berani untuk merencanakan waktu pembelajaran dalam dirinya,  dan tetap konsisten tidak menjual kebenaran diri.   Misalnya , jika ada 2 cara mendapatkan keuntungan dalam usaha ; 1. Mendapatkan dengan cepat dan banyak tapi dengan memakai pengasih, susuk, tuyul dan lain lain.  Yang 2  melakukan proses yang benar, tapi dampaknya keuntungan lambat dan kecil,  maka yang dipilih harus lah yangnomor dua.  Kebenaran dan kebijaksanaan/kejujuran tetap dilakukan.

6.     Untuk melakukan kebenaran, harus ada keyakinan bahwa pada akhirnya hanya yang benar yang bertahan.  Yang palsu dan pura pura pastilah suatu saat diketahui dan mendapatkan hukuman yang setimpal.

7.     Keempatk kualitas diatas dapat dimiliki jika ada upaya tulus dan sungguh sungguh mendapatkannya.


Pengkenaina.

Moria GBKP dimana pun berada diharapkan sebagai si pembawa kebenaran  bagi keluarga dan perpulungen serta seluruh umat. Moria pun diminta sebagai pegajaran kebenaran kepada seluruh anak anak dalam keluarganya

Kebenaran, kebijaksanaan, pengajaran dan pengertian diri tidak lah didapat dalam waktu yang cepat.  Namun dari akumulasi pengalaman hidup yang diberkati TUhan

JIka kam diminta  untuk melakuan yang benar, terima lah, jangan takut sebab TUHAN selalu melindungi umatnya.

Namun untuk melakukan ketidak benaran, atau yang jahat dmata Tuhan dan manusia, jangan lah pernah mau, sebesar apapun keuntungan yang ditawarkan . 


Terima kasih dan mejuah juah .
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025