Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 14 - 20 Juni 2026

Gambar
Thema : Beluh Muat Ukur (Mudah Mendapatkan Rasa Empati Orang Lain) Nas : 1 Timotius 5 : 1-7  ​A. PENDAHULUAN & FAKTA BERKAITAN NAS ​Mendapatkan empati dan respek dari orang lain—atau yang dalam kearifan lokal kita sebut beluh muat ukur —bukanlah sebuah keterampilan manipulatif untuk mencari simpati demi keuntungan pribadi, melainkan buah dari ketulusan hidup yang berakar pada kasih Kristus. Sering kali kita terjebak menuntut untuk dipahami dan dihormati terlebih dahulu oleh orang-orang di sekitar kita, baik oleh pasangan, anak, orang tua, maupun sesama jemaat. Namun, firman Tuhan melalui Rasul Paulus menegaskan bahwa beluh muat ukur hanya bisa lahir ketika kita memiliki kerendahan hati untuk terlebih dahulu menanggalkan keegoisan, peduli pada kerapuhan sesama, dan berkomitmen mendahulukan kepentingan orang lain dengan penuh kemurnian. ​Di tengah realitas kehidupan modern yang cenderung individualistis dan transaksional, kemampuan untuk merengkuh empati sesama menjadi tantanga...

CATATAN TAMBAHAN KHOTBAH Minggu Passion V/LETARE (Teridahlah) 27 Maret 2022

 

Invocatio

Philipi 4 : 4

Ogen

Lukas 15 : 1 – 7  ( Tunggal )

Khotbah

Masmur 32 : 8 – 11   ( Responsoria)

Thema

Meriahlah Atendu Ibas Tuhan

 

Khotbah  Masmur 32 : 8 – 11  

 

32:8       Nina TUHAN , "Aku nuduhken dalan si man dalanenndu, Kuajarken kam dingen matangKu tetap mperdiateken kam.

 

32:9       Ola kam bali ras kuda si la rukur, si arus iatur alu sangam ras tinali, adi la bage la nggit patuh."

 

32:10     Mbue kiniseran si man tahanenken kalak jahat, tapi kalak si ernalem man TUHAN , ikelewetiNa alu keleng ateNa si tetap.

 

32:11     O kalak bujur meriahlah atendu i bas TUHAN . Suraklah alu meriah, o si ngikutken Ia

 

Fakta (info paling penting dari Nas)

 

1.    Penulis Masmur pasal 32 ini diyakini adalah Daud yang pada kenyataannya mempunyai kedekatan dengan Tuhan melalui nyanyian atau Masmur.  Dan pada perikop  yang menjadi nas renungan/khotbah minggu passion v ini berbicara tentang satu fakta kehidupan.   Tuhan berkata dalam Masmur Daud, bahwa DIA menunjukkan jalan yang harus ditempuh.  Tuhan juga memberi pengajaran bahwa  mata Tuhan tetap memperhatikan pemasmur.

2.    Tuhan meminta manusia supaya tidak sama dengan kuda yang tidak berfikir, dimana kepatuhannya sangat ditentukan oleh sangam dan tali kekang.

3.    Tuhan lalu melanjutkan penjelasanNYA bahwa orang jahat akan banyak menanggung penderitaan.  Sebaliknya setiap orang yang berserah kepada Tuhan, selalu dikelilingi Tuhan dengan Kasih Sayang Nya yang tetap setia.

4.    Pada bagian terakhir Masmur pasal 32 ini pemasmur menyampaikan suara Tuhan supaya orang baik bersuka cita di dalam Tuhan. Bersorak semua manusia yang mengikuti Tuhan .  

Sumber photo :  https://biblepic.com/

Makna (magna atau kerugma dari nas yang sesuai dalam segala jaman)

1.    Tuhan tidak bermain dadu saat menciptakan manusia, ini sebuah perkataan yang disampaikan oleh seorang manusia yang paling cerdas yang pernah hidup di dunia namanya Albert Einstein.  Kalau dipahami maksudnya, Tuhan tidak menciptakan manusia dan memberikan manusia itu melakukan apapun yang dikehendakinya tanpa sepengetahuan Tuhan Allah.  Setelah itu baru diadili apakah yang dia lakukan baik atau jahat.  Apa yang dikatakan Eisntein ini dibenarkan oleh Masmur yang menjadi renungan kita, bahwa Tuhan selalu membantu manusia menemukan dan memilih arah kehidupannya yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Tuhan benar benar, menunjukkan jalan yang harus ditempuh manusia sepanjang hidupnya, namun banyak manusia yang tidak sadar bahwa dia dituntun Tuhan.  Ada juga yang sebenarnya  sadar bahwa Tuhan menuntunya dan memberi pentunjuk, namun dia lebih suka memakai jalan nya sendiri.  Tapi akhirnya tersesat dan menyesal. 

2.    Oleh sebab itu Tuhan itu seolah mengkritik manusia dengan mengatakan jangan sama dengan kuda.  Kuda ya kuda, daya pikirnya hanya sebatas sangamnya dan kepatuhannya ditentukan oleh tali kekangnya.  Kata Tuhan melalui pemasmur, manusia itu haruslah merenungkan setiap perkataan Tuhan.  Merenunglah, berfikir lah untuk memilih jalan yang lebih sesuai dengan rencana Tuhan.  Apakah setiap orang pasti ditunjukkan Tuhan jalan yang harus dia tempuh? Jawabnya ia, setiap manusia yang diciptakan Tuhan,  Tuhan  mengasihinya dan menunjukkan jalannya.  Manusia yang memohon petunjuk kepada Tuhan pasti di tolong Tuhan. Berapa kali kam sudah meminta petunjuk kepada Tuhan? 

3.    Tuhan dengan tegas mengakatan bahwa orang jahat pasti akan mendapat upah yang setimpal dengan kejahatannya.  Orang yang patuh dan percaya kepada Tuhan akan mendapatkan kasih sayang Tuhan yang sangat setia. Bentuk bentuk pertolongan TUhan banyak disebutkan pada Masmur 107.  Berikut ini salah satu contohnya...    

Sumber photo : Koleksi Pribadi
     

4.    Oleh sebab itu, orang yang patuh kepada Tuhan, orang yang taat kepada Tuhan, orang yang menderita karena imannya kepada Tuhan, perlu sekali bersuka cita.  Tidak ada alasan untuk tidak bersuka cita semua orang yang selalu mengikuti tuntunan Tuhan melalui Yesus Kristus anakNYA yang Tunggal.  Sukacita dalam dunia ini hanya ada dua, sukacita dalam Tuhan dan sukacita duniawi.  Sukacita duniawi berakhir dengan penyesalan dan kematian, sedangkan sukacita dalam Tuhan berakhir dengan rasa syukur dan kekekalan.  Satu hari saja di Rumah Tuhan sangat lah senangnya, apalagi selama lamanya bersama Yesus Kristus  di Yerusalem Baru….

Pengkenaina/Target   Prioritas

(Pemahaman minimal yang harus didapat jemaat setelah mendengar Firman yang dikhotbahkan)

 

1.       Orang Kristen itu haruslah bersukacita, karena Tuhan Setia menolong nya dan memberikan petunjuk di dalam hidupnya, sepanjang hidupnya.  Mengapa orang bersedih, kecewa, putus asa, menyendiri, lalu menderita, karena dia memakai semua kepintaran dan pikiran pikiran duniawinya.  Untuk bersukacita, pakailah pikiran Tuhan dalam hidup sehari hari.

2.       Tuntunan Tuhan selalu ada. Dalam menghadapi masalah sebesar apapun, memecahkan misteri kehidupan segelap apapun caranya adalah bertanya kepada Tuhan dan mendengar jawaban Tuhan.  

3.       Kegembiraan Orang Kristen seharusnya mengalir dan menyebar kepada semua orang lain.  Oleh sebbab itu jangan simpan ukurndu meriah e, tapi bagikenlah man kalak sideban.  Kita punya utang untuk membuat orang lain bergembira. Oleh sebab itu Injil disebut Berita Gembira/ Kabar Kesenangan.  Dengan jalan yang dituntun Tuhan marilah kita bagikan INJIL kepada semua orang lain, supaya dia juga bersukacita di dalam hidupnya.  Amin.

 

Bujur Ras mejuah juah kita kerina  

Pt Analgin Ginting

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025