Featured Post

Musuh Yang Kita Hadapi Tidak Selemah Yang Kita Bayangkan

Gambar
  ​ Oleh:  Pt. Em, Analgin Ginting ​Pendahuluan: Paradoks Pengenalan Diri ​Perjalanan spiritualitas manusia sering kali terjebak dalam dikotomi antara yang sakral dan yang profan. Namun, sebuah tesis mendasar yang diangkat oleh Dharma Pongrekun mengingatkan kita pada sebuah kebenaran kuno: mustahil bagi seseorang untuk beriman kepada Tuhan jika ia tidak mengenal dirinya sendiri. Iman tanpa pengenalan diri adalah sebuah fatamorgana intelektual, sebuah bangunan tanpa fondasi yang kokoh. Jika kita tidak memahami siapa subjek yang percaya, maka objek kepercayaan itu pun menjadi kabur dan kehilangan esensinya. ​Dalam konteks teologi klasik, gagasan ini menemukan resonansi terdalamnya dalam pemikiran Yohanes Calvin. Calvin menegaskan bahwa pengetahuan tentang Allah dan pengetahuan tentang diri kita sendiri adalah dua hal yang saling bertaut erat. Seseorang tidak dapat memandang dirinya secara jujur tanpa menyadari kehadiran Sang Pencipta, dan sebaliknya, seseorang tidak dapat mem...

Indoensia Akan Meraih Medali Emas Sepak Bola Sea Games 2011

Kehebatan permainan Tim Kesebelasan Garuda Muda sangat memukau dalam pertandingan melawan Thailand kemarin malam. Skor 3-1 untuk kemenangan Tim Garuda benar benar menunjukkan sebuah kelas yang sudah berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Apalagi kalau mengingat Tim Thailand yang 10 tahun terakhir ini menduduki Ranking Teratas Sepakbola di Asia Tenggara. Tapi tadi malam berakhir sudah, bahkan Thailand sudah tertutup kemungkinan untuk masuk ke babak semi-final, kalah bersaing dengan Malaysia dan Singapura.

Bermain dengan full tenaga, kerja sama antar lini yang cukup memukau, tenang dan percaya diri serta para penyerang tidak mau untuk sendiri membuat Tim ini sangat menjanjikan. Tiga gol yang terjadi ke gawang Thailand semua nya dihasilkan dari kerja sama yang dibangun dari tengah. Gol pertama Titus Bonai, benar benar hasil kerja sama dengan pemain belakang yang naik ke atas menyerang, angkat bola lambung dan blass, kepala Bonai menghujamkan bola dengan kecepatan peluru masuk ke gawang tanpa ada reaksi dari kiper Thailand. Gol yang tercipta sangat keras, cepat dan bertenaga.

Gola kedua pun demikian juga, ada serangan dibangun dari tengah ke sayap kanan, terjadi screaming di depan gawang Thailand, bola mendekati kepala Patrich Wanggai. Tabbb bola dihujamkan dengan sundulan yang keras, masuk! Meskipun satu orang back Thailand berusaha menyundul untuk manghalau bola, tapi bola sudah duluan melewati garis gawang. Kedudukan 2-1 untuk Indonesia setelah pada menit ke 52 Thailand sempat menyamakan kedudukan 1-1 dari titik Finalty.

Bermain hanya dengan 9 pemain, karena dua pemainnya terkena kartu merah, Thailand kehilangan daya serang. Ferdinan Sinaga yang masuk pada menit ke 85 berhasil mencetak gol penutup pada menit ke 92. Bola dari tengah diumpan oleh Titus Bonai kepada Patrich Wangai, lalu dilarikan ke gawang dari sisi kiri. Dikejar satu orang back Thailand. Ruangan sedikit sempit, namun Ferdinan Sinaga berlari kencang menuju depan gawang. Wangai melihat pergerakan Sinaga, bola diarahkan ke kaki Sinaga, dengan sekali tendang blushhh, bola masuk. Kedudukan 3-1 untuk Indonesia.

Yang sangat mengagumkan adalah kerja sama yang sangat kompak antara Titus Bonai dengan Patrich Wangai, juga Otto Maniai dengan Andik Vermansyah di depan. Demikian juga pemain belakang dan tengah serta penjaga gawang Kurnia Sandy.
Melihat permainan Garuda Muda ada optimisme untuk mendapat medali emas Sea Games di Jakarta ini. Apalagi kalau semangat dan ritme pertandingan bisa dipertahankan seperti tadi malam.

Meskipun menang, namun pelatih Rakhmad Darmawan masih belum puas benar akan timnya. Menurutnya terlalu banyak long passing, bukan kerja sama tika tikiku, dari kaki ke kaki. Rakhmad Darmawan bisa jadi pelatih lokal tersukses sampai saat ini, kalau Tim Garuda Benar benar benar bisa mempersembahkan medali emas, yang sudah didambakan segenap bangsa Indonesia bertahun tahun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025