Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 30 Agustus - 5 September 2026

Gambar
  Tema: Memilih Kata yang Bijak (Make Kata Si Payo) ​Bacaan Utama: Titus 2:1–8 ​1. Pendahuluan ​Lidah dan kata-kata memiliki daya pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan manusia—dapat membangun persekutuan atau justru menghancurkan kepercayaan. ​Rasul Paulus memberikan instruksi krusial kepada Titus agar setiap pemberitaan dan pengajaran jemaat senantiasa berakar pada ajaran yang sehat . ​2. Fakta Realitas Kehidupan ​Dalam realitas sehari-hari, ucapan yang ceroboh, fitnah, atau perkataan tanpa kendali sering kali menjadi batu sandungan dalam keluarga dan masyarakat. ​Dunia luar senantiasa mengamati konsistensi antara apa yang diucapkan oleh orang percaya dengan realitas karakter keseharian mereka di tengah dunia. ​3. Arti dan Makna Teologis ​Kata-kata sangat penting dalam memuliakan Tuhan, oleh sebab itu Paulus menekankan kemampuan memilih kata-kata yang bijak dalam pengajaran. ​Kata-kata harus sejalan dengan perbuatan, kebiasaan, dan tabiat; orang yang mampu...

Negeri Bertabur Bencana

Beragam bencana lahir di negeri ini
Mulai dari bencana yang murni terjadi karena faktor alam, sampai bencana yang diakibatkan oleh manusia. Bahkan ada juga bencana yang diputuskan untuk dialamkan.
Semua bencana menelan korban, memutuskan hidup banyak orang. Mati.

Ada banjir, ada gempa bumi dan tsunami, ada letusan gunung api, tanah longsor sampai banjir lahar dingin.
Tabrakan kereta api, mobil terguling di jalan tol, bus masuk jurang, pesawat jatuh dan jatuh lagi, kapal tenggelam,rumah rumah terbakar.

Yang paling aneh adalah ada lumpur yang meluap dilokasi pertambangan, menggelora menenggelamkan ribuan rumah dan pusara, serta menenggelamkan kebenaran dan kepedulian.
Namun kembali terdengar ada bencana yang lebih aneh lagi, ada jembatan yang runtuh. Meruntuhkan seluruh kejujuran dan ketulusan untuk berbakti pada negara dan rakyat tercinta.

Masih kah akan ada bentuk bencana yang lebih aneh lagi?
Teman, kemana kita harus mencari jawabnya? Aku pilu dan merasa tersiksa sekali melihat nestapa di negeri ini. Bingung, tidak ada kepastian dan harapan pun menghilang.

Namun ada satu yang pasti, tidak cukup kita bertanya kepada rumput yang bergoyang.
Karena jawabnya ada pada nurani para pemimpin yang sudah runtuh dan tenggelam. Hilang.
Dan sulit untuk didapatkan kembali. Kalaupun dicari yang ditemukan hanyalah mayat mayat korban yang sukar untuk diidentifikasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026