Featured Post

Catatan Tambahan PJJ: 8 – 14 Maret 2026

Gambar
  Nas: Kejadian 23 : 10 – 20 Thema: Tempat Kita Bermusyawarah (Inganta Runggu) 1. Pendahuluan Kedewasaan berorganisasi dan bersekutu terlihat dari cara kita bermusyawarah secara tajam, efisien, produktif, namun penuh kasih serta visioner. Musyawarah bukan sekadar formalitas, melainkan ruang kedaulatan Tuhan di mana ide-ide kreatif lahir melalui keteraturan. Dalam tradisi iman, bermusyawarah adalah tanggung jawab spiritual untuk mencapai solusi yang bermartabat dan memiliki legalitas yang jelas.  2. Fakta Alkitabiah dan Perspektif Teologis Berdasarkan nas Kejadian 23:10-20, kita menemukan fakta-fakta fundamental dalam bermusyawarah: • Transparansi Publik: Musyawarah dilakukan di "pintu gerbang kota" dan disaksikan oleh semua orang. Secara teologis, ini adalah bentuk akuntabilitas publik. • Legalitas dan Etika: Abraham membayar harga pasar yang berlaku (400 syikal perak) untuk menjamin kepemilikan yang sah dan mencegah konflik di masa depan. • Perspektif John Calvin: Beli...

Negeri Bertabur Bencana

Beragam bencana lahir di negeri ini
Mulai dari bencana yang murni terjadi karena faktor alam, sampai bencana yang diakibatkan oleh manusia. Bahkan ada juga bencana yang diputuskan untuk dialamkan.
Semua bencana menelan korban, memutuskan hidup banyak orang. Mati.

Ada banjir, ada gempa bumi dan tsunami, ada letusan gunung api, tanah longsor sampai banjir lahar dingin.
Tabrakan kereta api, mobil terguling di jalan tol, bus masuk jurang, pesawat jatuh dan jatuh lagi, kapal tenggelam,rumah rumah terbakar.

Yang paling aneh adalah ada lumpur yang meluap dilokasi pertambangan, menggelora menenggelamkan ribuan rumah dan pusara, serta menenggelamkan kebenaran dan kepedulian.
Namun kembali terdengar ada bencana yang lebih aneh lagi, ada jembatan yang runtuh. Meruntuhkan seluruh kejujuran dan ketulusan untuk berbakti pada negara dan rakyat tercinta.

Masih kah akan ada bentuk bencana yang lebih aneh lagi?
Teman, kemana kita harus mencari jawabnya? Aku pilu dan merasa tersiksa sekali melihat nestapa di negeri ini. Bingung, tidak ada kepastian dan harapan pun menghilang.

Namun ada satu yang pasti, tidak cukup kita bertanya kepada rumput yang bergoyang.
Karena jawabnya ada pada nurani para pemimpin yang sudah runtuh dan tenggelam. Hilang.
Dan sulit untuk didapatkan kembali. Kalaupun dicari yang ditemukan hanyalah mayat mayat korban yang sukar untuk diidentifikasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025