Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (25 – 31 Oktober 2026)

Gambar
​ Tema: Konfesi Kedatangan Jesus Kembali ( Konfesi Kerehen Jesus Mulihken / Advent ) Teks Alkitab: Matius 24:36–44 ​ Pendahuluan ​Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali ( Eskaton / Parousia ) merupakan puncak pengharapan iman Kristen. Namun, Alkitab secara tegas menegaskan bahwa waktu kedatangan-Nya dipagari oleh rahasia kedaulatan ilahi. Ketidakpastian waktu ini bukanlah alasan bagi gereja untuk bersikap apatis, melainkan pendorong teologis untuk senantiasa hidup dalam kesiapsiagaan iman. Eskatologi Kristen tidak mengajarkan spekulasi tanggal, melainkan transformasi cara hidup di tengah dunia yang terus berjalan. ​ Fakta ​ Ketahuannya Waktu Hanya pada Bapa: Tidak ada seorang pun—bahkan malaikat maupun Anak—yang tahu hari dan saat kedatangan-Nya, melainkan hanya Bapa. ​ Kondisi Zaman Nuh sebagai Ilustrasi: Manusia sebelum air bah hidup dalam rutinitas wajar (makan, minum, kawin) namun abai terhadap peringatan ilahi hingga kebinasaan datang mendadak. ​ Pemisahan ya...

Negeri Bertabur Bencana

Beragam bencana lahir di negeri ini
Mulai dari bencana yang murni terjadi karena faktor alam, sampai bencana yang diakibatkan oleh manusia. Bahkan ada juga bencana yang diputuskan untuk dialamkan.
Semua bencana menelan korban, memutuskan hidup banyak orang. Mati.

Ada banjir, ada gempa bumi dan tsunami, ada letusan gunung api, tanah longsor sampai banjir lahar dingin.
Tabrakan kereta api, mobil terguling di jalan tol, bus masuk jurang, pesawat jatuh dan jatuh lagi, kapal tenggelam,rumah rumah terbakar.

Yang paling aneh adalah ada lumpur yang meluap dilokasi pertambangan, menggelora menenggelamkan ribuan rumah dan pusara, serta menenggelamkan kebenaran dan kepedulian.
Namun kembali terdengar ada bencana yang lebih aneh lagi, ada jembatan yang runtuh. Meruntuhkan seluruh kejujuran dan ketulusan untuk berbakti pada negara dan rakyat tercinta.

Masih kah akan ada bentuk bencana yang lebih aneh lagi?
Teman, kemana kita harus mencari jawabnya? Aku pilu dan merasa tersiksa sekali melihat nestapa di negeri ini. Bingung, tidak ada kepastian dan harapan pun menghilang.

Namun ada satu yang pasti, tidak cukup kita bertanya kepada rumput yang bergoyang.
Karena jawabnya ada pada nurani para pemimpin yang sudah runtuh dan tenggelam. Hilang.
Dan sulit untuk didapatkan kembali. Kalaupun dicari yang ditemukan hanyalah mayat mayat korban yang sukar untuk diidentifikasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)