Featured Post

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026

Gambar
 ​ Tema: Kalak Si Tek Rembak Ras Dibata (Orang yang Percaya Dekat dengan Allah) Nats: Roma 10 : 1 – 4 ​ 1. Pendahuluan ​Setiap manusia pada dasarnya memiliki religiositas —sebuah kerinduan bawaan (naluri) untuk mencari, menyembah, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Namun, dalam realitas kehidupan, banyak orang terjebak dalam kesibukan ritual dan aktivitas keagamaan yang luar biasa giat, tetapi kehilangan arah dan esensi yang sejati. ​Melalui surat Roma ini, Rasul Paulus membedah kontras antara "kegiatan agama yang meluap-luap" dengan "pengenalan yang benar akan Allah". Menjadi dekat dengan Allah ( rembak ras Dibata ) bukan soal seberapa keras kita berusaha membenarkan diri sendiri, melainkan seberapa penuh kita berserah pada kebenaran yang telah Allah sediakan. ​ 2. Fakta Tekstual (Analisis Teks) ​ Ayat 1: Paulus mengungkapkan kerinduan terdalam (empati dan kasih yang besar) serta doanya agar bangsa Israel memperoleh keselamatan. ​ Ayat 2: Paulu...

Lagu Rohani Dapat Menurunkan Tekanan Darah

Sebuah artikel singkat bermuatan padat tertera pada salah satu koran ibukota minggu yang lalu. Diberitakan seorang wanita yang sedang sakit di Amerika terpaksa ditunda tindakan operasinya karena tensi darahnya tinggi. Meskipun dokter sudah memberikan obat penurun tensi namun tensinya tetap tinggi. Tentu hal ini membuat dokter terheran heran. Namun ketika si ibu menyanyikan lagu rohani, seketika tensi darahnya menurun. Terinspirasi oleh berita ini, saya yang juga pengidap penyakit hypertensi melakukan hal yang sama. Tensi saya berkisar antara 140/80 sampai 180/100. Bahkan kadang kadang sampai juga 200/100. Satu minggu terakhir ini saya mengukur sendiri tensi darah saya dengan alat ukur portable yang dikeluarkan Omron. Biasa nya saya ukur 3 sampai 6 kali selang waktu 2 sampai 4 menit.
Pada ukuran pertama tensi saya masih sekitar 150-160/90-100. Lalu saya dengarkan lagu rohani, sambil ikut menyayikannya. Setelah itu saya ukur, maka tensi saya pasti turun menjadi 140/85. Lalu saya berdiam sebentar, dengarkan lagu rohani lagi, duduk rileks, sambil berdoa dalam hati. Lalu saya ukur hasilnya mendekati 130/80. Jika saya teruskan lagi sambil mendengarkan lagu rohani dari hp saya, duduk rileks, sambil bergumam dan berdoa dalam hati maka tensi saya pasti lebih turun lagi menjadi 125/80 an. Ternyata pengalaman ibu di Amerika bisa terjadi kepada siapa saja. Bahwa dengan mendengarkan dan menyanyikan lagu rohani bisa menurunkan tensi. Apa sebabnya? Menurut pandangan saya ada dua penyebabnya, yang pertama adalah karena terciptanya kepasrahan dalam diri kita sehingga denyut jantung menjadi lebih tenang dan tentu tekanan darah pun mendekati normal. Yang kedua adalah ada kuasa Tuhan, sebab dalam salah satu Mazmur dikatakan “Tuhan bertahta diatas pujian”. Keyakinan yang disebabkan oleh ayat ini membuat diri kita juga menjadi lebih rileks dan akhirnya tensi pun bisa turun. Para ahli Psikoneuroimunologi yang dikutip Paul Stoltz dalam bukunya Adversity Quotient sebelumnya mengatakan, bahwa kepasrahan dan perasaan “nothing to losse” sangat efektif dalam menyembuhkan pasien. Ditambahkan bahwa pasien yang lebih siap menerima apa adanya tentang dirinya biasanya lebih cepat sembuh dibanding pasien yang merasa ada kehilangan jika dirinya di operasi. Nah teman teman siapa tahu ada diantara Anda yang juga mengidap penyakit hypertensi, jangan takut. Dengarkan lagu lagu rohani, atau lagu lagu agama Anda, rileks dan ikhlas lah terhadap yang Maha Kuasa, maka tensi anda akan semakin turun. Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025