Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 30 Agustus - 5 September 2026

Gambar
  Tema: Memilih Kata yang Bijak (Make Kata Si Payo) ​Bacaan Utama: Titus 2:1–8 ​1. Pendahuluan ​Lidah dan kata-kata memiliki daya pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan manusia—dapat membangun persekutuan atau justru menghancurkan kepercayaan. ​Rasul Paulus memberikan instruksi krusial kepada Titus agar setiap pemberitaan dan pengajaran jemaat senantiasa berakar pada ajaran yang sehat . ​2. Fakta Realitas Kehidupan ​Dalam realitas sehari-hari, ucapan yang ceroboh, fitnah, atau perkataan tanpa kendali sering kali menjadi batu sandungan dalam keluarga dan masyarakat. ​Dunia luar senantiasa mengamati konsistensi antara apa yang diucapkan oleh orang percaya dengan realitas karakter keseharian mereka di tengah dunia. ​3. Arti dan Makna Teologis ​Kata-kata sangat penting dalam memuliakan Tuhan, oleh sebab itu Paulus menekankan kemampuan memilih kata-kata yang bijak dalam pengajaran. ​Kata-kata harus sejalan dengan perbuatan, kebiasaan, dan tabiat; orang yang mampu...

Lagu Rohani Dapat Menurunkan Tekanan Darah

Sebuah artikel singkat bermuatan padat tertera pada salah satu koran ibukota minggu yang lalu. Diberitakan seorang wanita yang sedang sakit di Amerika terpaksa ditunda tindakan operasinya karena tensi darahnya tinggi. Meskipun dokter sudah memberikan obat penurun tensi namun tensinya tetap tinggi. Tentu hal ini membuat dokter terheran heran. Namun ketika si ibu menyanyikan lagu rohani, seketika tensi darahnya menurun. Terinspirasi oleh berita ini, saya yang juga pengidap penyakit hypertensi melakukan hal yang sama. Tensi saya berkisar antara 140/80 sampai 180/100. Bahkan kadang kadang sampai juga 200/100. Satu minggu terakhir ini saya mengukur sendiri tensi darah saya dengan alat ukur portable yang dikeluarkan Omron. Biasa nya saya ukur 3 sampai 6 kali selang waktu 2 sampai 4 menit.
Pada ukuran pertama tensi saya masih sekitar 150-160/90-100. Lalu saya dengarkan lagu rohani, sambil ikut menyayikannya. Setelah itu saya ukur, maka tensi saya pasti turun menjadi 140/85. Lalu saya berdiam sebentar, dengarkan lagu rohani lagi, duduk rileks, sambil berdoa dalam hati. Lalu saya ukur hasilnya mendekati 130/80. Jika saya teruskan lagi sambil mendengarkan lagu rohani dari hp saya, duduk rileks, sambil bergumam dan berdoa dalam hati maka tensi saya pasti lebih turun lagi menjadi 125/80 an. Ternyata pengalaman ibu di Amerika bisa terjadi kepada siapa saja. Bahwa dengan mendengarkan dan menyanyikan lagu rohani bisa menurunkan tensi. Apa sebabnya? Menurut pandangan saya ada dua penyebabnya, yang pertama adalah karena terciptanya kepasrahan dalam diri kita sehingga denyut jantung menjadi lebih tenang dan tentu tekanan darah pun mendekati normal. Yang kedua adalah ada kuasa Tuhan, sebab dalam salah satu Mazmur dikatakan “Tuhan bertahta diatas pujian”. Keyakinan yang disebabkan oleh ayat ini membuat diri kita juga menjadi lebih rileks dan akhirnya tensi pun bisa turun. Para ahli Psikoneuroimunologi yang dikutip Paul Stoltz dalam bukunya Adversity Quotient sebelumnya mengatakan, bahwa kepasrahan dan perasaan “nothing to losse” sangat efektif dalam menyembuhkan pasien. Ditambahkan bahwa pasien yang lebih siap menerima apa adanya tentang dirinya biasanya lebih cepat sembuh dibanding pasien yang merasa ada kehilangan jika dirinya di operasi. Nah teman teman siapa tahu ada diantara Anda yang juga mengidap penyakit hypertensi, jangan takut. Dengarkan lagu lagu rohani, atau lagu lagu agama Anda, rileks dan ikhlas lah terhadap yang Maha Kuasa, maka tensi anda akan semakin turun. Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026