Featured Post

Teologi Pemilihan Pemimpin Dengan Sistem Undi Dan Kemungkinan Penerapannya di GBKP

Gambar
Sebuah Artikel Teologi masuk ke dalam Akun WA ku, dikirim oleh seorang abang yang sangat saya hormati yaitu Prof  Dr Ir Cipta Ginting, Guru Besar Universitas Lampung.  Beliau semasa aku masih kuliah  di IPB menjadi asisten dosen agama Kristen Protestan, dan kami sampai sekarang tetap berkomunikasi dalam level tertinggi.    Mendapatkan sebuah kiriman artikel dari seorang abanganda yang sangat dihormati tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya.  Segera saya baca dan dan mengajak diskusi Artificial Inteligent (Gemini AI) dan berikut ini lah ringkasannya A. Substansi Dan Relevansi Artikel Berdasarkan artikel berjudul "Membuang Undi Menemukan Pemimpin: Analisis Plus Minus Sistem Undi Pemilihan Pemimpin Dalam Kisah Raja Saul" oleh Jhon Marthin Elizon Damanik dan Binsar Jonathan Pakpahan, berikut adalah ringkasan substansi, kesimpulan, dan evaluasi mengenai sistem undi tersebut: ​1. Substansi Artikel ​Artikel ini membahas penggunaan sistem undi ( goral )...

Lagu Rohani Dapat Menurunkan Tekanan Darah

Sebuah artikel singkat bermuatan padat tertera pada salah satu koran ibukota minggu yang lalu. Diberitakan seorang wanita yang sedang sakit di Amerika terpaksa ditunda tindakan operasinya karena tensi darahnya tinggi. Meskipun dokter sudah memberikan obat penurun tensi namun tensinya tetap tinggi. Tentu hal ini membuat dokter terheran heran. Namun ketika si ibu menyanyikan lagu rohani, seketika tensi darahnya menurun. Terinspirasi oleh berita ini, saya yang juga pengidap penyakit hypertensi melakukan hal yang sama. Tensi saya berkisar antara 140/80 sampai 180/100. Bahkan kadang kadang sampai juga 200/100. Satu minggu terakhir ini saya mengukur sendiri tensi darah saya dengan alat ukur portable yang dikeluarkan Omron. Biasa nya saya ukur 3 sampai 6 kali selang waktu 2 sampai 4 menit.
Pada ukuran pertama tensi saya masih sekitar 150-160/90-100. Lalu saya dengarkan lagu rohani, sambil ikut menyayikannya. Setelah itu saya ukur, maka tensi saya pasti turun menjadi 140/85. Lalu saya berdiam sebentar, dengarkan lagu rohani lagi, duduk rileks, sambil berdoa dalam hati. Lalu saya ukur hasilnya mendekati 130/80. Jika saya teruskan lagi sambil mendengarkan lagu rohani dari hp saya, duduk rileks, sambil bergumam dan berdoa dalam hati maka tensi saya pasti lebih turun lagi menjadi 125/80 an. Ternyata pengalaman ibu di Amerika bisa terjadi kepada siapa saja. Bahwa dengan mendengarkan dan menyanyikan lagu rohani bisa menurunkan tensi. Apa sebabnya? Menurut pandangan saya ada dua penyebabnya, yang pertama adalah karena terciptanya kepasrahan dalam diri kita sehingga denyut jantung menjadi lebih tenang dan tentu tekanan darah pun mendekati normal. Yang kedua adalah ada kuasa Tuhan, sebab dalam salah satu Mazmur dikatakan “Tuhan bertahta diatas pujian”. Keyakinan yang disebabkan oleh ayat ini membuat diri kita juga menjadi lebih rileks dan akhirnya tensi pun bisa turun. Para ahli Psikoneuroimunologi yang dikutip Paul Stoltz dalam bukunya Adversity Quotient sebelumnya mengatakan, bahwa kepasrahan dan perasaan “nothing to losse” sangat efektif dalam menyembuhkan pasien. Ditambahkan bahwa pasien yang lebih siap menerima apa adanya tentang dirinya biasanya lebih cepat sembuh dibanding pasien yang merasa ada kehilangan jika dirinya di operasi. Nah teman teman siapa tahu ada diantara Anda yang juga mengidap penyakit hypertensi, jangan takut. Dengarkan lagu lagu rohani, atau lagu lagu agama Anda, rileks dan ikhlas lah terhadap yang Maha Kuasa, maka tensi anda akan semakin turun. Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025