Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 14 - 20 Juni 2026

Gambar
Thema : Beluh Muat Ukur (Mudah Mendapatkan Rasa Empati Orang Lain) Nas : 1 Timotius 5 : 1-7  ​A. PENDAHULUAN & FAKTA BERKAITAN NAS ​Mendapatkan empati dan respek dari orang lain—atau yang dalam kearifan lokal kita sebut beluh muat ukur —bukanlah sebuah keterampilan manipulatif untuk mencari simpati demi keuntungan pribadi, melainkan buah dari ketulusan hidup yang berakar pada kasih Kristus. Sering kali kita terjebak menuntut untuk dipahami dan dihormati terlebih dahulu oleh orang-orang di sekitar kita, baik oleh pasangan, anak, orang tua, maupun sesama jemaat. Namun, firman Tuhan melalui Rasul Paulus menegaskan bahwa beluh muat ukur hanya bisa lahir ketika kita memiliki kerendahan hati untuk terlebih dahulu menanggalkan keegoisan, peduli pada kerapuhan sesama, dan berkomitmen mendahulukan kepentingan orang lain dengan penuh kemurnian. ​Di tengah realitas kehidupan modern yang cenderung individualistis dan transaksional, kemampuan untuk merengkuh empati sesama menjadi tantanga...

Kalau Sadar, Haji Lulung Akan Berterima Kasih Kepada Ahok.

Abraham Lunggana anggota DPRD DKI Jakarta dari PPP semakin terkenal. Apalagi setelah namanya yang keren Haji Lulung beberapa minggu yang lalu sempat menjadi trending topic dunia untuk waktu yang relatif lama. Berawal dari rapat mediasi antara dua lembaga di Pemda DKI Jakarta, antara Gubernur Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dengan DPRD DKI Jakarta tentang APBD yang berakhir ricuh. Bahkan banyak kata kata kotor yang tidak pantas keluar dari mulut anggota DPRD menyikapi intonasi suara Ahok yang sangat keras dan tegas, ketika meminta anak buahnya Walikota Jakarta Selatan berbicara. Sejak namanya menjadi trending topic dunia itulah Haji Lulung mendadak menjadi sangat terkenal.



Keterkenalan Haji Lulung semakin menjadi jadi setelah foto dirinya dibuat menjadi gantungan kunci oleh beberapa anak muda yang secara kreatif memanfaatkan situasi. Dan anak muda wiraswastawan yang lain menjadikannya sebagai ilustrasi dalam baju kaos oblong. Dan yang membuat kedua suvenir itu laris manis adalah karena mendapat publikasi/iklan gratis dari media televisi  dan juga media on line.


Bahkan salah satu host acara talk show televisi yang paling terkenal saat ini, Najwa Shihab pun sempat mengundang Haji Lulung ke acaranya, sehingga acara yang sangat ramai ditonton pemirsa itu tentu saja membuat nama Haji Lulung semkin terkenal sampai ke pelosok negeri.


Akan tetapi  kalau mau jujur apa sebenarnya yang membuat Haji Lulung menjadi sangat terkenal seperti saat ini? Apakah karena prestasi nya sebagai anggota legislatif di DPRD Jakrta? Atau karena dia membongkar jaringan korupsi di Pemda DKI seperti yang dilakukan Nazaruddin mantan bendahara umum Partai Demokrat? Atau karena dirinya  melakukan suatu program kemanusiaan yang sangat unik di Jakarta? Ataupun karena Haji Lulung mempunyai karakter yang sangat hebat yang diyakini dapat melakukan terobosan di Jakarta atau Indonesia? Sayangnya satu pun tidak. Bukan empat hal di atas yang membuat Haji Lulung menjadi sangat terkenal.


Namun yang membuat Haji Lulung menjadi sangat terkenal ada dua hal yang saling terkait. Yang pertama adalah karena Haji Lulung berani menentang atau melawan Ahok. Ahok yang mempunyai reputasi sangat tinggi oleh karena kejujuran dan keberaniannya hanya satu orang yang berani menentangnya secara terus menerus yaitu Haji Lulung. Nah, atas perseteruan yang sengaja diciptakan oleh Haji Lulung kepada Ahok inilah maka dia menjadi terkenal.



Ada pepatah yang mengatakan bahwa Anda akan satu level dengan lawan Anda.Kalau Anda hanya berani menentang ayam, maka kelas anda adalah kelas ayam.Kalau Anda berani melawan serigala, maka Anda sekelas serigala, kalau Anda berani melawan Harimau maka Anda sekelas Harimau. Nah, Haji Lulung pun saat ini sekelas Ahok, karena dia berani melawan Ahok.


Aspek kedua yang membuat dia terkenal adalah kelanjutan dari penyebab yang pertama tadi. Karena Haji Lulung melawan, menentang, meremehkan Ahok, padahal Ahok sangat terkenal, disukai dan dicintai oleh banyak orang,  terutama anak muda yang menjdi netizen (aktif twitter dan media online) maka serta merta mereka membela Ahok dan menjadikan Haji Lulung menjadi bahan olok olok.


Ternyata olokan ini disetujui, disukai  dan dilanjutkan oleh banyak orang karena pada dasarnya memang mereka tidak suka kalau Haji Lulung selalu menentang Ahok.  Apalagi di mata anak muda netizen ini argumentasi Haji Lulung kurang cerdas, mengandalkan emosi dan tujuannya pun hanya untuk melindungi diri sendiri. Itulah yang membuat olok olok terhadap Haji Lulung semakin membesar sampai sampai menjadi trending topic dunia lebih dari dua hari. Lalu fenomena ini disiarkan pula oleh media televisi dalam siaran beritanya hampir oleh semua staisiun televisi  nasional. 

Terkenal sekalilah Haji Lulung. Akan tetapi Haji Lulung harus sadar dan mengakui bahwa sebenarnya Ahoklah yang membuat dirinya terkenal. Dan kalau dia menyadari bahwa keterkenalannya adalah karena dia menendang "harimau" yang sangat kuat, pemberani dan bekerja dengan semangat "nothing to loose", maka Haji Lulung etis nya mengucap terima kasih kepada Ahok. 


Tags:

Komentar