Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 30 Agustus - 5 September 2026

Gambar
  Tema: Memilih Kata yang Bijak (Make Kata Si Payo) ​Bacaan Utama: Titus 2:1–8 ​1. Pendahuluan ​Lidah dan kata-kata memiliki daya pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan manusia—dapat membangun persekutuan atau justru menghancurkan kepercayaan. ​Rasul Paulus memberikan instruksi krusial kepada Titus agar setiap pemberitaan dan pengajaran jemaat senantiasa berakar pada ajaran yang sehat . ​2. Fakta Realitas Kehidupan ​Dalam realitas sehari-hari, ucapan yang ceroboh, fitnah, atau perkataan tanpa kendali sering kali menjadi batu sandungan dalam keluarga dan masyarakat. ​Dunia luar senantiasa mengamati konsistensi antara apa yang diucapkan oleh orang percaya dengan realitas karakter keseharian mereka di tengah dunia. ​3. Arti dan Makna Teologis ​Kata-kata sangat penting dalam memuliakan Tuhan, oleh sebab itu Paulus menekankan kemampuan memilih kata-kata yang bijak dalam pengajaran. ​Kata-kata harus sejalan dengan perbuatan, kebiasaan, dan tabiat; orang yang mampu...

Garuda Indonesia, Perusahaan Penerbangan Terbesar Indonesia Mengecewakan Penumpangnya


Hari ini Sabtu tanggal 7 Maret 2015, saya pulang dari Medan menuju Jakarta.  Biasanya kalau pulang dari Medan setelah menyelesaikan tugas tugas saya di GBKP, saya memilih penerbangan Sore atau malam.  Namun kali ini saya sengaja memilih penerbangan siang  supaya saya masih bisa melakukan beberapa persiapan uuntuk tugas  saya besok di GBKP Bekasi dan juga memberikan ceramah bersama dengan  Permata GBKP Bogor.


Jam 11.00 tepat saya sudah tiba  lapangan terbang termegah si Sumatra saat ini, Kuala Namu  International Airport, setelah menempuh  perjalanan selama 3 jam dari Kabanjahe menaiki Taksi  45 (Kijang Kapsul yang dijadikan sebagai kenderaan semi carteran milik beberapa  anak muda di Kabanjahe). Penerbangan saya ke Jakarta seharusnya pada pukul 14.05 dengan Garuda Indonesia, dengan Nomor Penerbangan GA 189.  Jadi masih ada waktu 3 jam lagi.




Mengingat waktu yang masih lama saya coba menghubungi counter reservasi Garuda Indonesia di Kuala Namu, untuk mencoba kemungkinan penerbangan saya bisa dipindahkan ke  penerbangan pada pukul 12.50,  GA 187.  Saya bertanya apakah masih ada seat pada penerbangan pukul 12.50, dan dijawab masih ada. Artinya masih ada kursi  kosong yang kemungkinan akan tetap kosong saat nantinya flight ini terbang ke Jakarta.


Saya berfikir praktis efisen, kalau memang kosong apa salahnya Garuda memberikan saya kursi yang kosong itu, sehingga saya bisa terbang dengan flight GA 187 toh tidak ada ruginya kepada Garuda. Bahkan hal ini akan menguntungkan Garuda sendiri karena nantinya saya sebagai pemegang GFF Platinum akan lebih mencintai  Garuda Indonesia. 

Pada tahun 2014 yang lalu saya pernah terbang dari Surabaya dengan  Garuda Indonesia dengan jadwal penerbangan  pada pukul 20.30.  Namun  saat itu  saya disarankan pindah pada penerbangan pada pukul 19.00 WIB tanpa ada biaya tambahan apapun.   Maka kali ini pun ketika meminta untuk menukar nomor penerbangan, pikiran saya tidak akan ada penambahan biaya apapun.  Namun saya kaget, karena harus menambah biaya tambahan sebanyak Rp 600.000.  Dengan kecewa  saya terpaksa mengurungkan niat saya.


Kekecewaan saya semakin besar karena pesawat yang saya tumpangin GA 189 ditunda keberangkatannya  selama 1 jam, dari jam 14.05 menjadi 15.00.  Waktu riel take off dari Kuala Namu jadinya 15.32 WIB.

Saya minta jadwal dipercepat 1 jam saya diminta tambahan biaya Rp 600.000. Saya ditunda 1 jam Garuda Indonesia tidak mengembalikan biaya apapun selain memberikan kompensasi satu dus kecil snacks dan air mineral plus  pengumuman dan permintaan  maaf dengan alasan masalah terknis penerbangan.



Dalam hati saya mengumpat, b......k Garuda Indonesia. Katanya Garuda Indonesia adalah perusahaan penerbangan terbesar di Indonesia dan perusaahaan airline yang paling bagus di dunia  untuk kelas ekonomi, namun sering membuat penumpangnya kecewa.  Garuda Indonesia nampaknya   mengambil keuntungan dari keluguan penumpangnya. Kalau   begini terus, saya juga bingung sebesar apa nantinya Garuda Indonesia ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026