Featured Post

MENGUJI DAYA TAHAN EKONOMI INDONESIA:

Gambar
  ​Mengukur Ketahanan Makro di Tengah Guncangan Mikro dan Visi Substitusi Impor ​ Oleh: Ir. Analgin Ginting Jakarta, 5 Juni 2026 ​1. Pendahuluan ​Memasuki pertengahan tahun 2026, lanskap ekonomi Indonesia dihadapkan pada sebuah paradoks besar yang memicu perdebatan sengit di kalangan akademisi dan pengambil kebijakan. Di satu sisi, indikator makro di atas kertas menunjukkan ketahanan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang impresif. Namun di sisi lain, sektor riil dan pasar keuangan domestik memancarkan sinyal darurat. ​Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026 , tekanan eksternal telah menyeret nilai tukar Rupiah menembus batas psikologis baru di kisaran Rp 17.980 hingga Rp 18.036 per Dollar AS , setelah sempat tertekan ke rekor terendah Rp 18.049. Pelemahan nilai tukar yang kronis ini diikuti oleh kondisi Pasar Modal yang "berdarah-darah"; Indeks Harga Saham Ganungan (IHSG) mengalami koreksi tajam ke zona merah karena aksi jual masif ( capital outflow ) oleh investor asin...

PELAYANAN KEPADA ANAK KORBAN LETUSAN GUNUNG SINABUNG



Sebagaimana sudah diberitakan secara ramai bahwa GBKP memberi pelayanan khusus kepada anak-anak korban pengungsian Letusan Gunung Sinabung. Dikoordinasikan oleh Persekutuan Kategorial GBKP yang khusus menangangi Kebaktian Anak dan Remaja KAKR, menghibur dengan menyiapkan nyanyian dan permainan. Pada hari Kamis kemarin KAKR GBKP telah membuka Posko Informasi dan relawan bagi pemulihan anak-anak korban bencana. Dan setiap hari nya dilakukan pelayanan terhadap anak-anak di setiap posko
termasuk dengan mengadakan kerjasama dengan GMKI.

Besok hari Sabtu rombongan Komisi Perlindunganh Anak Indonesia (KPAI) bersama ketuanya Arist Merdeka Sirait akan datang untuk menjalin kerjasama dengan GBKP melakukan penanganan terhadap anak korban bencana ini . Demikian seperti yang disampaikan Ketua Persekutuan Kategorial KAKR GBKP, Pdt Oklin Br Tarigan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025