Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 20 – 27 September 2026

Gambar
 ​ Tema: Berpengharapan Maka Diabadikan ( Erpengarapan Maka Ikelini ) Sub-Tema: Mengenal Tuhan Adalah Buah Dari Berpengharapan Nats Alkitab: Roma 8 : 18 – 25 ​ “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.   Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.   Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.   Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.   Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pe...

Tiba-Tiba Semua Tampak Sempurna



Kompas - Selasa, 7 September

http://nasional.kompas.com/read/2010/09/07/08091259/Tibatiba.Semua.Tampak.Sempurna-4


KABANJAHE, KOMPAS.com - Senin (6/9) pukul 10.00, sebelum Gunung Sinabung meletus lagi Selasa pagi pukul 00.40. Suasana Posko Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karo yang terletak di Pendopo Kabanjahe itu begitu berbeda dari hari-hari biasanya. Pajangan foto letusan Gunung Sinabung menyambut siapa pun yang datang.

Di sudut lain, tampak citra satelit Gunung Sinabung menempel pada papan seukuran 1,5 meter kali 2,5 meter. Imaji itu dilengkapi dengan benang- benang sebagai penjelas posisi desa-desa yang harus dikosongkan sejak Sinabung Meletus. Warnanya pun dibuat sedemikian menarik sehingga ramah di mata pelihatnya.

Di sekeliling pendopo itu berdiri papan serupa yang berisi data tentang Gunung Sinabung, mulai dari citra satelit itu tadi, kegiatan pejabat, jumlah pengungsi, jumlah bantuan, tenaga sukarela, sampai perkembangan mutakhir aktivitas Gunung Sinabung. Panitia berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono nanti berkehendak untuk keliling pendopo melihat-lihat pajangan yang telah disiapkan selama tiga hari itu

Papan-papan itu mengelilingi puluhan kursi empuk yang disiapkan khusus untuk menyambut rombongan Presiden. Sebelumnya, di pendopo hanya tersedia kursi plastik. ”Sudah berkali-kali kami atur kursinya. Masih saja ada yang harus diubah. Banyak orang, banyak maunya. Pokoknya semua harus terlihat sempurna di mata masing-masing,” kata Kepala Bidang Humas Kabupaten Karo Johnson Tarigan.

Semua pengunjung pun diminta untuk tidak mengaktifkan telepon seluler selama Presiden berpidato. Katanya, Presiden tidak suka ada orang yang sibuk mengirim SMS atau menerima telepon saat dia tengah memberikan sambutan. ”Tolong itu diperhatikan,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Makmur Ginting.

”Saat Bapak Presiden datang, semua harus duduk. Jika tidak kebagian kursi, harus menyesuaikan. Maksudnya, harus keluar pendopo,” ujar seorang anggota TNI menambahkan penjelasan Makmur.

Presiden pun datang beserta rombongan. Bupati Karo Daulat Daniel Sinulingga membacakan laporannya yang telah dihapalkan sejak dua hari sebelumnya. Setelah itu, Presiden memberikan sambutan selama sekitar 15 menit. Setelah itu, Presiden langsung meninggalkan pendopo tanpa melihat-lihat pajangan foto, peta, maupun data yang telah ditata panitia sedemikian rupa itu.

”Lebih lama persiapannya daripada kedatangan Presiden. Lagi-lagi, kamilah yang capek membereskan semua ini,” kata seorang petugas yang langsung mengganti kursi empuk itu dengan kursi plastik seperti sebelumnya. (MHF)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026