Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 08 - 14 Februari 2026

Gambar
  Nas   Lukas 24 : 13 – 32 Thema Penglihatan Terang dan Mengenal Yesus Kristus (Terang Pengidah Janah Nandai Jesus) A. PembukaanC Di zaman sekarang ini, pengenalan akan Yesus Kristus sering kali terhalang oleh gaya hidup modern yang serba cepat, pragmatis, dan berorientasi pada kepuasan diri. Banyak orang mengenal Yesus hanya sebatas simbol agama, tradisi gerejawi, atau identitas sosial, tetapi tidak sungguh-sungguh mengalami perjumpaan pribadi dengan Dia. Seperti kedua murid di jalan menuju Emaus, manusia masa kini pun sering berjalan bersama Yesus tanpa menyadari kehadiran-Nya. Mereka berbicara tentang Yesus, mendengar kisah-Nya, bahkan terlibat dalam aktivitas keagamaan, namun mata rohani mereka tertutup. Kehidupan yang dipenuhi kekecewaan, harapan yang runtuh, dan ekspektasi yang tidak terpenuhi membuat hati menjadi lamban untuk percaya. Nas Lukas 24:13–32 mengajak kita untuk menyadari bahwa mengenal Yesus Kristus bukanlah hasil kecerdasan teologis semata, melainkan b...

INFO DARI POSKO GBKP 7 SEPTEMBER


1. Kegiatan di posko-posko pengungsi berjalan dengan baik. Distribusi barang makanan dan kebutuhan lainnya dilakukan oleh Team Logistik GBKP dibantu oleh para relawan yang datang dari beberapa jemaat dan STT Abdi Sabda Medan.

2. Salah seorang pengungsi yang berada di Poso Klasis Kabanjahe Bpk Jenda Ukur Sitepu dari desa Berastepu meninggal dunia akibat sesak nafas, Minggu 5 September 2010 dan telah dikebumikan oleh keluarga. Warga GBKP turut berduka, kiranya Tuhan kita Yesus Kristus menghibur dan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

3. Sementara tgl 2 September 2010, telah lahir seorang anak Laki-laki berat 4 (empat) kg anak ke 5 (lima) di Klinik Mari Berastagi. Ibu Sarnauli br Tamba, bapa Sitinjak dari desa Kutarayat. Ibu dan Anak sehat dan telah kembali ke Posko Moria (Perempuan) GBKP di KWK Berastagi. Pengungsi di POSKO KWK terdiri dari Lansia, Perempuan dan anak. Hanya beberapa orang laki-laki. Pihak panitia posko sangat memperhatikan kebutuhan makanan pengungsi terutama makanan anak di bawah lima tahun dan bayi. Mereka mempersiapkan menu khusus balita, berbeda dengan menu pengungsi dewasa.

4. Pelayanan Kesehatan kepada pengungsi dilayani oleh Yayasan Kesehatan GBKP; RSU Bina Kasih; Dinas Kesehatan; PMI; YEU; GKI Jabar. Personil dari GKI Jabar dalam Team Gerakan Kemanusiaan Indonesia saat ini berjumlah 12 orang. Mereka membuka pelayanan kesehatan di desa Kutabuluh, Siabang-abang, Tanjung, Perbesi. Tadi malam sekitar pukul 00.30 Wib Ketua Diakonia GKI Jabar Pdt Jusak bersama seorang dokter telah tiba di Kabanjahe. Pagi ini mereka menuju lapangan. Sementara personil Kesehatan dari YAKES GBKP dan RSU Bina Kasih dikirim secara bergantian. RSU Bina Kasih juga menyiapkan Ambulance bagi pasien yang membutuhkan.

5. Senin, 6 September 2010 pukul 19.00 – 20.30 WIB Team Penanggulangan Bencana GBKP telah mengadakan pertemuan dengan Kepala Vulkanologi Bandung Bpk Surono dan teamnya di Desa Simpan Empat Ndokum Siroga. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pdt Agustinus Purba (Ketua TPB); Pdt Rosmalia Barus (Sekretaris); Pt Ananta Purba (Pembantu Umum); Jimmy (Panitia). Ikut juga dalam pertemuan tersebut ibu Dr Budi Anna Keliat dari UI dan seorang staffnya. Dalam pertemuan tersebut disepakati kerjasama Badan Vulkanologi dengan Moderamen GBKP untuk Sosialisasi Tanggap Bencana Gunung Sinabung. Sementara status gunung Sinabung masih tetap dalam status AWAS (LEVEL IV), oleh sebab itu pengungsi belum dianjurkan meninggalkan posko

6. Hari ini, Selasa 7 September 2010, Team Penanggulangan Bencana GBKP dan Badan Vulkanologi bersama Team Kesehatan Jiwa Menuju Keluarga Harmonis mengadakan Sosialisasi Tanggap Bencana dan Management Stress di 3 (tiga) titik di desa Kutabuluh; Tanjung; Siabang-abang. Anggota Team :
Team GBKP : Pt Ananta Purba; Jymmi
Team Vulkanologi :
• Gede Suantika (Kepala Bidang Penyelidikan Gempa Bumi & Gerakan Tanah)
• Kristianto (Kepala Sub Bidang Peneyelidikan Gunung Api)
• Iman Sinulingga (Kepala bagian Tata Usaha PVMBG Badan Geologi)
• Baginta (Staff Sekretaris Badan Geologi)

Team Management Stress :
• Dr Budi Anna Keliat (Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia – team leader)
• Jenny M.Purba (Fak. Keperawatan USU)
• Sri Eka Wahyuni (Fak Keperawatan USU)
• Rosina Tarigan (Fak Keperawatan USU)
• Laura Siregar (STIKes Mutiara Indonesia)
• Fidelis Parningotan ((STIKes Mutiara Indonesia)
• Netty Panjaitan (Jurusan Keperawatan Kemenkes POLTEKES Medan)
• Mahasiswa Jurusan Keperawatan Kemenkes Poltekes Medan : Aries Permana Ompusunggu; Artha A.R Napitulu; Nico Wijaya Saragih; Siska Rutvina Simanungkalit.
• Mahasiswa Fakultas Keperawatan USU : Erika Emnina Sembiring; Isabella
• Driver : Jenne Frerta Singartimbun; Ucok Silalahi.

Peserta yang hadir rata-rata 75 orang. Seluruh peserta sangat antusias dan aktif dalam pelatihan tersebut. Diharapkan mereka akan menjadi pelatih bagi pengungsi lainnya yang tidak hadir. Menurut rencana besok akan diadakan kegiatan serupa di Posko Kantor Klasis Kabanjahe; KWK Berastagi; Gedung PPWG GBKP dan Gedung KA/KR GBKP Jl.Katepul.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025