Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)

Gambar
  ​ Tema: Pengetahuan Yang Lengkap Dan Berguna ( Pemeteh si kuh dingen serta ) Teks Alkitab: 1 Korintus 13:11 – 12 ​ "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." ​ Pendahuluan ​Pertumbuhan adalah keniscayaan dalam tatanan ciptaan Allah. Sebagaimana seorang anak secara fisik dan mental mengalami fase perkembangan dari tutur kata, perasaan, hingga pola pikir sederhana menuju kedewasaan, demikian pula manusia dipanggil untuk mengalami pembaharuan budi dan iman secara berkesinambungan. Ketidakmampuan atau keengganan untuk bertumbuh merupakan sebuah anomali spi...

KEBERANIAN


Darimanakah lahirnya sebuah keberanian, yang tidak hanya membedakan orang orang penakut dengan para pahlawan pembela kebenaran. Adakah keberanian itu dihasilkan oleh sejenis makanan tertentu, atau itu hasil dari suatu proses pembelajaran jangka panjang, atau juga karena pengalaman hidup yang mengkristal dalam darah dan nafas?

Keberanian yang menjadi harta tak ternilai orang yang berani, bukanlah cara yang dipakai untuk mendapatkan apa yang diingini, bukan juga kemampuan mengeluarkan kalimat-kalimat menggelora yang membuat orang tertunduk lunglai, bukan juga strategi komunikasi yang membuat orang lain menerima argumentasi kita. Keberanian bukanlah cara untuk mempertahankan dan memperpanjang hidup. Tapi keberanian itu adalah Stefanus.

Yang berani menerima kebenaran yang dikatakan para Rasul, Yang dengan rendah hati melakukan mujijat-mujijat yang dirancang dari sorga, yang dengan akal sehat bersedia mengiklankan dan mempertahankan kebenaran Kristus dijalan-jalan ramai dan juga mahkamah . Dengan fasih menyampaikan salah satu pidato terbesar dan terbaik sepanjang masa, yang menjelaskan sejarah keterlibatan Allah dalam Bangsa Jahudi dan umat manusia, yang tidak menolak bahkan menerima dengan gagah berani putusan sirik Mahkamah Jahudi agar dirinya dilempari batu, lalu diberi hadih khusus dan satu-satunya untuk melihat sorga dan Kemuliaan Allah yang sejajar dengan Yesus Kristus, yang pada akhirnya menutup mata dengan penuh kemenangan diatas tumbukan batu yang telah menghujam tubuhnya. Dan seketika diudara menyebar satu kata, yang menjadi ciri pembeda manusia; pemberani atau penakut. The winner or the looser.

Stefanus adalah keberanian, dan keberanian adalah Stefanus. Yang menjadi awal pergerakan ke segala penjuru para pembawa kebenaran dan berita paling menggembirakan kepada manusia, khususnya yang “merasa” tertindas Dosa. Yang memotivasi Para Murid menyebar dari Jerusalem ke Judea dan Samaria, sampai ke Ujung Bumi, sampai ke lima benua, sampai ke Asia dan akhirnya Gunung Sinabung. Keberanian yang dipancarkan dari kematian Stefanus tercium dan terlihat oleh Saulus, yang kelak membuat hatinya remuk redam dan hampa tak berujung, kalau tidak memberitakan Firman Sang Awal Kehidupan.

Diinspirasi dari Kisah Para Rasul Pasal 6 dan 7.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026