Featured Post

SATUR LOSD GALUH KABANJAHE

  Oleh Jarto Tarigan  Budayawan Karo dan Pengamat Catur (Satur)  Entah tahun piga.mulai maka pusat main Satur i taneh Karo emkap LOSD GALUH KABANJAHE. Ikataken losd galuh sebab bas losd enda mbue kalak erbinaga galuh. Sienteremna kalak main satur wari kamis ras wari senen. Wari kamis tiga kitik ras wari senen tiga galang. Kalak siersatur enda reh enterem.ikuta kuta nari. Emaka banci kari siidah 10 papan satur sini sangana main satur. Sipaling terkenal .ije emkap Merlep Ginting. Perban beluhna ia ersatur maka panggilenna pe enggo juara nina jelma pemain pemain satur enda. Bicara pe ia langa bergelar master nasional tapi pernah juara 3 bas kejurnas catur sini ilakoken i Medan. Selain sie sini cukup kuat ije emkap sini tergelar sibayak Kuala  lit ka Pagit Tarigan ras Kurnia Sinulingga.rikut pe tentu Monang Sinulingga. Adi main Satur Karo antara Monang Sinulingga ras Merlep Ginting langa bo ieteh apai beluhen. Menurut cerita sikubegi waktu e duana la enggit diadu main Ca...

KEBERANIAN


Darimanakah lahirnya sebuah keberanian, yang tidak hanya membedakan orang orang penakut dengan para pahlawan pembela kebenaran. Adakah keberanian itu dihasilkan oleh sejenis makanan tertentu, atau itu hasil dari suatu proses pembelajaran jangka panjang, atau juga karena pengalaman hidup yang mengkristal dalam darah dan nafas?

Keberanian yang menjadi harta tak ternilai orang yang berani, bukanlah cara yang dipakai untuk mendapatkan apa yang diingini, bukan juga kemampuan mengeluarkan kalimat-kalimat menggelora yang membuat orang tertunduk lunglai, bukan juga strategi komunikasi yang membuat orang lain menerima argumentasi kita. Keberanian bukanlah cara untuk mempertahankan dan memperpanjang hidup. Tapi keberanian itu adalah Stefanus.

Yang berani menerima kebenaran yang dikatakan para Rasul, Yang dengan rendah hati melakukan mujijat-mujijat yang dirancang dari sorga, yang dengan akal sehat bersedia mengiklankan dan mempertahankan kebenaran Kristus dijalan-jalan ramai dan juga mahkamah . Dengan fasih menyampaikan salah satu pidato terbesar dan terbaik sepanjang masa, yang menjelaskan sejarah keterlibatan Allah dalam Bangsa Jahudi dan umat manusia, yang tidak menolak bahkan menerima dengan gagah berani putusan sirik Mahkamah Jahudi agar dirinya dilempari batu, lalu diberi hadih khusus dan satu-satunya untuk melihat sorga dan Kemuliaan Allah yang sejajar dengan Yesus Kristus, yang pada akhirnya menutup mata dengan penuh kemenangan diatas tumbukan batu yang telah menghujam tubuhnya. Dan seketika diudara menyebar satu kata, yang menjadi ciri pembeda manusia; pemberani atau penakut. The winner or the looser.

Stefanus adalah keberanian, dan keberanian adalah Stefanus. Yang menjadi awal pergerakan ke segala penjuru para pembawa kebenaran dan berita paling menggembirakan kepada manusia, khususnya yang “merasa” tertindas Dosa. Yang memotivasi Para Murid menyebar dari Jerusalem ke Judea dan Samaria, sampai ke Ujung Bumi, sampai ke lima benua, sampai ke Asia dan akhirnya Gunung Sinabung. Keberanian yang dipancarkan dari kematian Stefanus tercium dan terlihat oleh Saulus, yang kelak membuat hatinya remuk redam dan hampa tak berujung, kalau tidak memberitakan Firman Sang Awal Kehidupan.

Diinspirasi dari Kisah Para Rasul Pasal 6 dan 7.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ 10 – 16 Agustus 2025