Featured Post

Surat Ukat, Endi-Enta, dan Soteriologi Calvin: Temuan Kontekstual Anugerah dan Perbuatan Baik

Gambar
  Oleh Pt. Em. Analgin Ginting Abstrak ​Artikel ini mengeksplorasi korelasi antara filosofi hidup masyarakat Karo yang terekam dalam konsep Surat Ukat ( Endi-Enta ) dengan soteriologi Calvinis, khususnya mengenai doktrin anugerah Allah ( sola gratia ) dan perbuatan baik sebagai ucapan syukur ( gratitudo ). Melalui pendekatan teologi kontekstual, tulisan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal Karo menyediakan gambaran kultural yang tepat untuk memahami keterdahuluan anugerah Allah sebelum tanggung jawab etis manusia. I. Pendahuluan ​Masyarakat Karo memiliki pandangan hidup yang berakar kuat pada pemeliharaan kehidupan dan relasi sosial. Salah satu ekspresi filosofis yang terekam dalam budaya Karo—terutama melalui Surat Ukat (surat ucapan/ungkapan kehendak hati)—adalah dinamika relasional antara Endi (memberi) dan Enta (meminta respon/hasil) [1]. ​Dalam kehidupan sehari-hari, makanan berfungsi sebagai simbol utama pemeliharaan. Orang Karo percaya bahwa Tuhan ( Dibata ) adalah Pemb...

Pekan Doa 2021, Berngi sipeduaken 17 Mei 2021

 Renungen : Epesus . 6:18-20

.Tema: “ Erjaga-jaga Dingen Tutus Ertoto” 

6:18     Bahanlah si e kerina alu ertoto, mindo penampat man Dibata. Ertotolah i bas bukuna alu kuasa Kesah. Erkiteken si e erjaga-jaga dingen tutuslah kam i bas ertoto. Ertotolah rusur guna kerina anak-anak Dibata.

6:19     Janah ertoto pe man gunangku, gelah ibereken Dibata man bangku kata-kata si payo adi aku ngerana, dingen gelah pang aku ngerana dingen mpetangkas rahasia Berita Si Meriah e.

6:20     Sabap guna Berita Si Meriah e maka aku jadi utusen Dibata, janah ipenjaraken pe. Ertotolah kerna aku, gelah pang aku ngerana kerna Berita Si Meriah e, bagi arusna aku ngerana

Fakta

1.           Efesus pasal 6 adalah ajaran tentang hubungan suami dan istri, orang dan anak, serta bagaiama keluarga berjaga jaga setiap hari.  Namaun ajaran yang disampaikan disempurnakan dengan doa.  Paulus mengatakan kepada Jemaat di Efesus supaya segala sesuatu dipraktekkan dalam hidup keluarga Kristen dilakukan dengan berdoa dan memohon kekuatan kepada TUHAN yang MAHA KUASA. Tentang tata cara berdoa Paulus memberi penekanan bahwa berdoa lah dalam ROH, Doa juga harus dilakukan dengan sungguh sungguh atau sepenuh hati, dan berdoa juga untuk  Seluruh anak anak ALLAH

2.           Secara khusus Paulus pun mohon didoakan oleh jemaat Efesus supaya bisa selalau memilih kata kata yang tepat serta mempunyai keberanian saat menyampaikan Kabar Baik/Berita Keselamatan dari TUHAN.

3.          Paulus juga menyadari bahwa dirinya dipilih TUHAN untuk menyampaikan Kabar Baik.  Dan Paulus mnyadari bahwa dirinya butuh didoakan. 

Sumber Foto : Bible.com

Penekanan dan Perenungan lebih dalam

1.      Perikop ini mengajarkan sebuah hal yang teramat penting untuk dilakukan Paulus dan semua orang percaya di dunia, keluarga lepas keluarga, pribadi lepas pribadi.  Bahwa segala perencanaan yang dibuat manusia, semua penerapan ajaran dan prinsip hidup dilakukan dengan memohon kepada TUHAN melalui doa.  Dengan DOA semua akan menjadi lebih baik, karena TUHAN akan turut bekerja dalam segala upaya manusia.  Model berdoa orang benar adalah berdoa di dalam ROH. Doa dalam ROH dilakukan dengan penuh kerendahan hati dan sekaligus meninggikan TUHAN yang MAHA MULIA.

2.    Tidak ada manusia yang tidak membutuhkan doa.  Semua orang butuh doa, butuh berdoa dan butuh didoakan.  Sekaliber Paulus pun tetap memerlukan doa yang dia minta kepada jemaat di Efesus.  Jangan pernah malu atau tinggi hati untuk mohon didoakan.  Karena HANYA TUHAN yang sempurna, tidak ada manusia yang sempurna, tidak ada manusia yang terlalu tinggi prestasi teologinya untuk tidak didoakan.  Paulus butuh didoakan, kam butuh didoakan, aku butuh didoakan, pertua dan diaken serta pendeta kategorial semua butuh didoakan.  Pada suami butuh didoakan istri dan anak anaknya, para istri butuh didoakan suami dan anak anaknya, dan anak butuh didoakan orang tuanya dan saudara /saudarinya.

3.     DOA akan membuat penyampaian KABAR BAIK lebih efektif dan produktif.  Doakan lah semua Pekabar Injil, dan siapapun yang menyampaikan Injil.  Terima lah tugas tugas mengabarkan Injil, ikutlah dalam Program PI serta mintalah supaya didoakan oleh semua orang terutama keluarga sendiri.  Pekabaran Injil sukses karena didoakan, termasuk didoakan oleh Paulus dan Musa serta semua pilihan TUHAN dari Sorga. Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025