Featured Post

Catatan Tambahan PJJ Januari 2026

Gambar
Galatia 3:26–29 Catatan Tambahan  PJJ  24 - 31 Januari 2026.docx None Thema :  Satu Dalam Kristus  A. Pendahuluan (Teologis-Konseptual) Surat Galatia ditulis Rasul Paulus dalam konteks gereja yang retak oleh perbedaan identitas: etnis, status sosial, dan tradisi keagamaan. Jemaat Galatia mulai terjebak pada pemahaman bahwa keselamatan dan status rohani ditentukan oleh identitas lahiriah, terutama hukum Taurat dan garis keturunan. Galatia 3:26–29 hadir sebagai pernyataan teologis radikal: identitas orang percaya tidak lagi ditentukan oleh asal-usul, status sosial, atau jenis kelamin, melainkan oleh iman kepada Yesus Kristus. Nas ini bukan hanya ajaran moral tentang toleransi, melainkan fondasi eklesiologi (hakikat gereja) dan antropologi teologis (siapa manusia di hadapan Allah). B. Fakta Teks (Biblical Facts) Status baru orang percaya Paulus menegaskan: “kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Kristus Yesus.” → Status “anak Allah” bukan warisan biologi...

Catatan Tambahan PJJ 31 Mei – 06 Juni 20202020

Tuhanlah yang menyuruh kita berpesat  'KERJA RANI" dan  DIA juga yang memberikan benih terbaik untuk musim tanam berikutnya. Kasih Setia Tuhan adalah Pupuk untuk semua Pertanian kita.

Keluaran 34 : 22; 2 Korinti 9 : 10-11
Thema : Pestakenlah Kerja Rani.

Keluaren 34 : 22

34:22    Pestakenlah Kerja Rani tupung kam menaken peranin buah pagendu si pemena, janah pestakenlah Wari Raya Sapo-sapo i bas pendungi tahun, tupung iperanindu buah kayundu 
.
2 Korinti 9 : 10-11

9:10      Dibata si nikapken benih man kalak si merdang bage pe nakan si man pangan. Ia pe si nikapken benih si iperlukenndu. Ia ka nge si peturah benih e dingen si mereken ulih si erlipat ganda i bas kiniulinndu e nari.

9:11       Dibata erbahanca kam bayak i bas kai pe, seh maka kam melumbar mere katawari pe, janah nterem kalak ngataken bujur man Dibata erkiteken pemerendu si ialokenna bekas pendahin kami

FAKTA

1.            Tuhan berbicara melalui Musa supaya Bangasa Israel merayakan pesta peranin buah page dan pesta peranin buah kayu (anggur, ara, zaitun)



2.             Paulus menegaskan kepada jemaat Korinti Bahwa TUHAN lah yang mempersiapkan benih untuk ditanam, dan menyediakan makanan. TUhanlah yang menyediakan benih sebanyak yang diperlukan, dan Tuhan juga lah yang membuat benih itu tumbuh dan menghasilkan padi berlipat ganda,

3.           Tuhan juga lah yang membuat jemaat korinti menjadi kaya dalam segala hal, sehingga mereka menjadi manusia yang gemar memberi. Dari hasil pemberian itu banyak orang yang mengucap syukur kepada BAPA di Surga.

ARTI

1.     Tuhan lah sumber dari tata cara memberi persembahan untuk Bangsa Israel.  Tuhan juga yang sumber perintah bagi seluruh jemaat GBKP dalam mengadakan Pesta Rani.    Ada keharusan dari TUHAN supaya bangsa pilihannya ber pesta saat panen buah gandum dan saat panen buah kayu.  Tuhan menginginkan agar Bangsa PilihanNYA/Umat PilihanNYA berpesta dan bersuka cita saat menikmati hasil panen.  ADA CAMPUR TANGAN DALAM SETIAP PANEN YANG KITA ALAMI.

2.     Tuhan tidak hanya menyuruh umatNYA untuk menanam, namun Tuhan sendiri menyediakan benihnya, memberkati benih itu sehingga tumbuh dan berbuah banyak.  Dan pada saat menunggu musim panen pun, TUhan juga yang menyediakan makanan. Kasih TUhan kepada umatnya sungguh lengkap, sungguh detail dan sungguh sempurna dan Tuhan Setia memberikanNYA kepada semua umatNYA.


3.      Profesi manusia berevolusi dari jaman pertanian, ke jaman teknologi dan informasi sampai saat ini.  Tuhan juga memberkati dalam semua pekerjaan, seperti Dia memberkati pekerjaan sebagai petani.  Berkat Tuhan diberikan supaya umatNya rajin/melumbar memberi.  Jika semua UmatTuhan melumbar mere, maka orang banyak akan mengingat Tuhan dan mengucap syukur kepada Tuhan.

PENGKENAINA

1.     Tuhan ingin agar semua anak anakNYA/UmatNYA bersukacita pada saat panen, supaya mengucap syukur kepadaNYA.  Maka, bersuka cita lah kam, aku dan kita semua setiap kali kita panen atau mendapat upah, mendapat gaji, mendapat bayaran dari semua yang kita kerjakan. 

2.    Jangan pernah takut akan modal ndu hidup. Sebab Tuhan lah yang menyediakan benih untuk ditanam sampai akhirnya dipanen dari padi dan dari kayu/buah buahan.  Maka, TUHAN juga lah yang menyediakan semua kebutuhan dan semua modal yang diperlukan anak anakNYA dalam memulai usaha nya.  Bangsa Jerman, adalah bangsa yang menjadi pemodal, karena diberkati Tuhan panennya berlimpah limpah. 

3.     Tuhan Menginginkan kita sekalian menjadi manusia pemberi.  Memberi dari berkat Tuhan yang sudah Dia sediakan untuk kita semua. Maka bekerjalah, Maka Panen lah, dan Memberi lah kepada siapa saja.  Tuhan semakin dimuliakan jika umatNYA rajin memberi. 

Bujur melala ras mejuah juah kita kerina.
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025