Featured Post

BANTULAH KAMI TUHAN, PRESBITER KAMI SEORANG NPD

Gambar
 Oleh   Pt. Em. Analgin Ginting, M.Min.  ​Bab 1: Pengantar ​Kepemimpinan dalam institusi keagamaan sering kali dianggap sebagai panggilan suci yang steril dari gangguan kepribadian. Namun, realitas sosiologis menunjukkan bahwa organisasi gereja tidak luput dari dinamika psikologis manusia yang kompleks. Ketika sebuah posisi otoritas moral diduduki oleh individu dengan gangguan kepribadian tertentu, esensi pelayanan dapat bergeser menjadi ajang pemuasan ego pribadi yang merusak sistem. ​Eksistensi Narcissistic Personality Disorder (NPD) di tingkat pimpinan puncak menciptakan tantangan yang unik bagi gereja arus utama. Di satu sisi, pimpinan tersebut sering kali memiliki karisma yang memikat jemaat, namun di sisi lain, terdapat pola perilaku otoriter yang menghancurkan semangat kolektivitas. Ketidakmampuan membedakan antara "suara Tuhan" dan "kehendak pribadi" menjadi garis tipis yang sering dilanggar dalam pola kepemimpinan seperti ini. ​Fenomena ini memerlukan ...

Catatan Tambahan PJJ 07 – 13 Juni 2020. Membangun Paradigma Baru Dalam Berusaha




Perbahanen Rasul Rasul 19 : 23 – 29
Thema : Kembangken Usaha Simehuli

Perbahenen Rasul 19 : 23 – 29

19:23     Paksa si e jadi ka keributen i Epesus erkiteken Dalan Kegeluhen si ituduhken Tuhan.
19:24     Lit sekalak tukang pirak gelarna Demetrius. Ibahanina patung-patung rumah pertoton Dewi Artemis i bas pirak nari. Arah usahana enda melala untungna ras kalak si erdahinna.
19:25     Ipepulungna si erdahinna bage pe kalak si seri pendahinna ras ia, jenari nina man kalak e, "O teman-teman, ietehndu maka kebayakenta rehna arah usahanta enda.
19:26     Genduari banci idahndu dingen ibegindu kai si ibahani Paulus. Ikatakenna maka patung-patung si ibahan manusia labo dibata. Enggo nterem kalak papak ibahanna, labo saja i Epesus tapi pe menam i belang-belang Propinsi Asia.
19:27     Si enda tuhu-tuhu bahaya, sabap labo saja perusahanta enda icekuraki kalak, tapi Rumah Sembah-sembahen Dewi Artemis si mbelin e pe lanai lit ertina. Janah Dewi Artemis si isembah kalak i Asia ras i belang-belang doni enda lanai ipehaga."
19:28     Megi kata enda ngamuk kalak e janah alu sora megang kerina ia ngerana nina, "Terpujilah Artemis Dewi si isembah kalak Epesus!"
19:29     Guntar kuta e ibahanna. Itangkapna Gayus ras Aristarkus; kalak enda duana i Makedoni nari janah duana teman Paulus sada dalanen. Isaren kalak si nterem e ia duana ku stadion.

FAKTA

1.           Nas menyampaikan Fakta bahwa di Efesus seorang pembuat patung patung dewi artemis merasa terancam usahanya karena pemberitaan Rasul Paulus bahwa, Dibata tidak dalam patung yang dibuat manusia.


2.           Demetrius lalu mengumpulkan semua pengrajin seperti dia, lalu menceritakan apa yang terjadi sampai semua teman temannya marah, lalu menangkap Gayus dan Aristarkus dan menyeretnya masuk ke dalam stadion

3.            Tuhan selalu campaur tangan dalam meluruskan pola kehidupan umatnya dan seluruh manusia. 


ARTI

1.    Banyak jenis usaha yang bisa dijalankan, ada usaha yang sangat menguntungkan namun tidak sesuai dengan teologi.  Seperti pekerjaan Demetrius yang membuat patung dewi artemis. Sebelumnya usahanya sangat menguntungkan bagi dia, namun mendapat tantangan saat Paulus menyatakan kebenaran bahwa dibata tidak berada benda benda yang dibuat manusia.

2.      Semua pengusaha /entrepreneur membutuhkan panduan yang lebih benar dalam memilih usaha.  Supaya dari usaha yang dijalankan dapat memuliakan Tuhan.



3.     Tuhan tidak pernah meninggalkan dunia, dalam arti tidak melupakan umatNYA dalam menghidupi kehidupan umatnya. Dalam suasana seperti saat ini, dengan pandemic Covid19, pun Tuhan tetap mengrajai dunia dan mengatur kehidupan. Paling utama adalah jalankan usaha / pekerjaan dengan lebih mendekatkan diri kepada TUHAN.  

PENGKENAINA

1.    SEmua orang, semua pengusaha, semua wiraswastawan dan juga para professional harus siap mengevaluasi pekerjaan/ usahanya apakah sudah sesuai dengan kebenaran tau belum.  Karena menjalankan usaha yang benar lebih penting dari keuntungan dalam usaha/pekerjaan itu. Inilah paradigma baru yang harus ditanamkan dan diajarkan kepada anak anak kita

2.    Tuhan selalu aktif memberikan bimbingan dan pertolonganNya melalui banyak hal supaya umatNYA selalu mendapatkan kehidupan yang berhasil, dan memuliakan namaNYA. Namun ada risiko dalam menjalankan kebenaran, dalam dunia yang tidak menjalankan kebenaran.

3.     Dalam suasana pandemic inipun TUHAN selalu menolong umatNYA. Dan Gereja pun perlu memberikan semua kebutuhan pencerahan dari umatnya.  Kolaborasi dan slaing membagi informasi dalam diri umat, sangat dibutuhkan dalam suasana seperti  Covid19 .

Bujur melala ras mejuah juah kita kerina.
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025