Blog ini Berisi Hal-hal yang berhubungan dengan Pengembangan Karakter, Motivasi, Spiritual (KATMOSPIR).
Selain itu menampilkan cara berkhotbah secara kreatif berikut contoh contoh bahan renungan/bahan khotbah, PJJ dan PA-PA Kategorial
Oleh Pt. Em. Analgin Ginting, M.Min. Bab 1: Pengantar Kepemimpinan dalam institusi keagamaan sering kali dianggap sebagai panggilan suci yang steril dari gangguan kepribadian. Namun, realitas sosiologis menunjukkan bahwa organisasi gereja tidak luput dari dinamika psikologis manusia yang kompleks. Ketika sebuah posisi otoritas moral diduduki oleh individu dengan gangguan kepribadian tertentu, esensi pelayanan dapat bergeser menjadi ajang pemuasan ego pribadi yang merusak sistem. Eksistensi Narcissistic Personality Disorder (NPD) di tingkat pimpinan puncak menciptakan tantangan yang unik bagi gereja arus utama. Di satu sisi, pimpinan tersebut sering kali memiliki karisma yang memikat jemaat, namun di sisi lain, terdapat pola perilaku otoriter yang menghancurkan semangat kolektivitas. Ketidakmampuan membedakan antara "suara Tuhan" dan "kehendak pribadi" menjadi garis tipis yang sering dilanggar dalam pola kepemimpinan seperti ini. Fenomena ini memerlukan ...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Catatan Tambahan Khotbah 11 Oktober 2020. Ketulusan Memberi Berawal Dari Mengenal ALLAH. .
si
pemedakken mata si pentang. Ipetedisna kalak si enggo guling, keleng ateNa
man kalak bujur (Masmur 146 : 7b – 8)
Ogen
Job
31: 16 – 20
Khotbah
1
Petrus 1 : 22 – 23
Thema
‟
Ngkelengi Alu Bulat Ukur Ë®
Warna
Stola
Ungu
Thema : Ngkelengi Alu
Bulat Ukur
1 Petrus 1 : 22 – 23
1:22 Karena
kalian taat kepada ajaran dari Allah, maka kalian membersihkan diri dan kalian
mengasihi orang-orang seiman secara ikhlas. Sebab itu, hendaklah kalian
mengasihi satu sama lain dengan sepenuh hati. *dengan sepenuh hati: beberapa
naskah kuno: dengan hati yang murni.*
1:23 Sebab
melalui sabda Allah yang hidup dan yang abadi itu, kalian sudah dijadikan
manusia baru yang bukannya lahir dari manusia, melainkan dari Bapa yang abadi
LEAD
Syaloom Selamat pagi selamat hari minggu pernah kam melihat/memergoki
seseorang tiba tiba berubah prilaku nya ?
Misalnya biasanya tidak pernah
bernyanyi, tiba tiba senang bernyanyi, rende tena lalap. Tidak pernah menegur saat kita berpapasan, tiba tiba dia menegur kita
duluan, dan terlihat ramah sekali.
Tidak pernah memegang bunga mawar, tiba tiba memberikan sekuntum bunga
mawar kepada seseorang.Suit suit…
Tidak pernah mau diajak ke PA/PJJ tiba tiba kurang pedas akapna PJJ. Langa pe seh mingguna, ndigan kita PJJ nina ?hahahahha
Nah pertanyaan penting nya : Apa yang membuat seseorang tiba tiba
berubah prilakunya ?
Inilah satu pelajaran penting kita pada minggu ini.
FAKTA
1.Ketaatan kepada Allah akan melahirkan
dorongan untuk membersihkan diri dan selanjutnya mengasihi orang orang seiman
secara ikhlas.
2.Langkah berikutnya, akan terbuka hati
untuk saling mengasihi sepenuh hati (hati yang murni)
3.Rasul Petrus berkata bahwa melalui sabda
Allah yang hidup dan abadi mereka sudah lahir baru, dan bukannya lahir dari
dunia melainkan dari BAPA yang Abadi
ARTI
1.Keinginan untuk membersihkan diri yang
nantinya menimbulkan rasa kasih kepada orang orang seiman , pada awalnya muncul
dalam hati seseorang saat dia mempunyai ketaatan kepada ALLAH. Ketaatan Kepada ALLAH dalam hal ini
adalah ketaatan sesungguhnya, ketaatan yang muncul karena menyadari dan
mengakui kekluasaan Allah dalam hidupnya.Artinya dia mengetahui sepenuhnya bahwa Allah itu tidak bisa dibohongi,
tidak bisa bersembunyi dari hadapan nya.Sehingga Ketika mengasihi saudara seiman pun bukan lagi pura pura. Dia
mengasihi apa adanya, tanpa berusaha sedikitpun hanya menyenangkan hati atau
melakukan pencitraan. … ini berbeda sekali prinsip dan gaya hidup Orang Karo…
sebab Orang Karo, kenyataannya banyak lebih suka dia menunjukkan kemiskinannya,
padahal sebenarnya banyak simapanannya (melala buni bunina).Uga ningku mbere bana, adi bas aku pe labo
lit kai pe teman nina. Hahahha.
2.Hidup dengan prinsip dan prilaku
saling mengasihi HANYA bisa dilakukan jika ada ketaatan kepada ALLAH.Hanya ketaatan kepada ALLAH lah yang menjadi alasan sesungguhnya mengapa seseorang mau mengasihi/mau memberi secara tulus dan
ikhlas.Pada prakteknya banyak orang
seolah memberikan pemberiannya, namun sejuta alasan dibalik itu.Jika bukan karena ketaatan kepada ALLAH, maka
kemungkinan besar motif nya untuk mendapatkan keuntungan psikologis, keuntungan
relasi, keutungan pencitraan, keuntungan marketing dll.
3.Apa artinya Ketaatan kepada ALLH?
Adalah menyadari dan percaya bahwa kita sudah dilahir barukan oleh Allah.Lahir Baru adalah Ketika kita menerima
dibaptis dan dibentuk oleh ALLAH, seluruh kesadaran dan pemahaman kita, bahwa ALLAH
yang membuat kita lahir baru adalah ALLAH yang berasal dari SURGA, yang berasal
dari keabadian.Biasanya lahir baru
dipercaya orang sebagai makna dari baptisan atau kelulusan katekisasi. Tentu
saja dalam ini ada pemahaman dan ada kejelasan bahwa, baptisan proses
memercikkan air kekepala sebanyak 3 kali, supaya seseorang itu jelas dia
bergeraja dimana.Tapi ada keyakinan dan
kepercayaan bahwa baptisan adalah tanda yang dilakukan oleh gereja untuk menyatakan
seseorang itu disentuh tangan Tuhan dan
diterima oleh TUHAN ALLAH dengan penuh kasih, sambil Dia berkata “ Anakku kamu
milikku, dan aku Tuhanmu”Ada warisan
yang sangat indah sudah Kusediakan kepadamu Anakku. Selamanya. Dan sampai kapan
pun.Di Gereja kita GBKP baptisan itu
prosesnya dua kali namun satu makna.Ada
baptisan anak kecil, dan Sidi. Namun ada juga yang prosesnya hanya sekali.
4.Ketaatan kepada ALLAH muncul karena pemahaman yang jelas kepada Allah mulai dari
peristiwa baptisan, yang selanjutnya melahirkan perubahan tingkah laku.Bisa saja tiba tiba.sebagaimana saya sudah sebutkan di pembukaan
tadi, seseorang yang takut brnyanyi, seseorang yang tidak pernah menegur
duluan, seseorang yang jarang ke PJJ tiba tiba berubah, karena penyebabnya adalah dia sudah mengenal ALLAH.Seseorang yangselama ini ketat sekali mengatur uangnya, jarang memberi, jarang
menyumbang tiba tiba mau menyumbang, pastilah karena dia sudah semakin mengenal
ALLAH.
PENGKENAINA
1.Kita diminta untuk memberi dengan
hati yang bulat, tidak tanggung, tidak pura pura, tidak untuk pencitraantapi sebagai respon kita kepada TUHAN ALLAH
yang sudah menjadikan kita ahli warisnya. Sehingga apapun ada disediakan TUHAN
untuk keperluan kita. Adanya keyakinan, bahwa kita tidak mungkin miskin dan
sengsara karena mengasihi orang lain. Sebab sebagai orang yang berasal dari
SURGA, berasal dari keabadian, maka kita akan tetap abadi. Kita tetap eksis,
kita tetap hidup dengan sukacita karena ALLAH memelihara kita.
2.Anak anak kita di YAYASAN ALPHA OMEGA
mempunya hidup dalam kekhususan, keterbatasan sehingga perlu sekali untuk kita
bantu, untuk kita tolong. Marilah kita bangun pengenalan kita kepada ALLAH,
lalu mulai lah menyusun dan mengumpulkan pemberian kasihndu.Secara gereja kita semua diminta untuk mengumpulkan
pemberian kita pada minggu pertama oktober nanti.Ada 3 bulan lagi ya.Jika tiap keluarga mengumpulkanRp 20.000 per
minggu. Maka 3 bulan x 4 mingg/bulan x Rp 20.000 akan terkumpulkan Rp
240.000,.Kita ada 140 KK.Maka 140 x Rp 240.000 akan bisa kita
kumpulkan lebih kurang Rp Rp 33.600.000.
3.Memberi dengan sepenuh hati (alu bulat ukur) adalah pernyataan iman kita kepada
TUHANbahwa kita mengenal DIA, Dan kita
taat kepadaNYA. Inilah dasar kita memberi dan mengasihi sesama kita dengan
penuh ketulusan. Ngkelengi alu bulat ukur
POWER STATEMENT
"Masa depan
selebihnya berada di tangan Tuhan, saya merasa jauh lebih mudah untuk menerima
hari ini karena kemarin sudah berlalu dan besok belum datang dan saya hanya ada
untuk hari ini," kata SusterTeresa .
Thema: Dunia Dipenuhi Oleh Berkat dari Tuhan (Doni Dem Alu Pasu-Pasu Dibata) Teks: Masmur 104:10–15 Pengantar Dunia diciptakan Allah bukan hanya sebagai tempat tinggal bagi manusia, tetapi juga sebagai ruang pemeliharaan dan persekutuan antara ciptaan dan Sang Pencipta. Mazmur 104 adalah puisi agung yang memuliakan Allah sebagai Pemelihara ciptaan yang penuh kasih dan keteraturan. Pemazmur memaparkan bahwa segala unsur alam, dari mata air, tumbuhan, hingga makanan dan anggur, merupakan berkat langsung dari tangan Allah. Di tengah krisis ekologis dan kekhawatiran masa depan, mazmur ini menjadi deklarasi iman bahwa dunia ini penuh berkat karena Allah sendiri yang terus memeliharanya. Fakta 1. Tuhan adalah Sumber Air dan Kehidupan Dalam ayat 10–11, pemazmur menyatakan bahwa Tuhan “melepas mata-mata air” ke lembah-lembah dan gunung-gunung, yang menjadi sumber minuman bagi seluruh makhluk hidup, termasuk binatang di padang dan burung-burung di udara. 2. Pekerjaan Tuhan Memberkati ...
🕊️ Dibaptis Supaya Bersatu dengan Kristus Nas: Roma 6:3–6 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?” (ay. 3) Pengantar Baptisan adalah salah satu sakramen terpenting dalam iman Kristen. Namun, tidak sedikit orang percaya yang memandang baptisan hanya sebagai ritual seremonial . Rasul Paulus menegaskan bahwa baptisan bukan sekadar simbol, melainkan pintu masuk kepada kehidupan baru bersama Kristus . Melalui Roma 6:3–6, Paulus mengingatkan bahwa baptisan menandai kematian manusia lama dan kebangkitan dalam hidup baru . Dengan kata lain, baptisan bukan hanya tanda lahiriah, tetapi transformasi spiritual yang mendalam. Fakta Baptisan Kristen dilandasi pada kematian Kristus. Setiap orang yang dibaptis, sesungguhnya dibaptis dalam kematian Kristus (Rm. 6:3). Baptisan adalah pengalaman dikuburkan bersama Kristus. Melalui baptisan, orang percaya turut mati dan dikuburkan bersama Kristus, agar dapat...
Thema: Membuat Nama (Erbahan Gelar) Nas: Lukas 2:21 (TB) "Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya." Pengantar Nama adalah pemberian ilahi yang bukan hanya berfungsi sebagai penanda sosial, tetapi juga sebagai penegasan identitas, panggilan hidup, dan relasi seseorang dengan Tuhan. Dalam tradisi Ibrani, pemberian nama erat kaitannya dengan makna profetik dan tujuan ilahi. Yesus, sebagai Anak Allah yang menjadi manusia, diberi nama sesuai dengan rancangan kekal Allah sendiri — sebelum Ia dikandung, bahkan sebelum Ia lahir. Dalam konteks Karo, pemberian nama atau erbahan gelar bukan sekadar urusan budaya, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan eksistensial yang dalam. Fakta Historis dan Biblis Yesus diberi nama pada hari ke-8 saat Ia disunat, sesuai dengan hukum Taurat (Imamat 12:3). Nama "Yesus" (Ibrani: Yeshua) berarti "Yahweh menyelamatkan", yang ...
Komentar