Blog ini Berisi Hal-hal yang berhubungan dengan Pengembangan Karakter, Motivasi, Spiritual (KATMOSPIR).
Selain itu menampilkan cara berkhotbah secara kreatif berikut contoh contoh bahan renungan/bahan khotbah, PJJ dan PA-PA Kategorial
Film The Odyssey karya Christopher Nolan mempertemukan kembali Matt Damon (sebagai Odysseus) dan Anne Hathaway (sebagai Penelope) dalam adaptasi epik dari karya klasik Homer. Dengan skala visual khas Nolan yang megah dan direkam penuh menggunakan kamera IMAX, film ini bukan sekadar tontonan aksi petualangan mitologi, melainkan studi karakter yang dalam tentang kepemimpinan, keputusasaan, dan ketahanan jiwa. Penilaian & Visualisasi Karakter Nolan membawakan Odysseus sebagai pahlawan yang sangat manusiawi. Matt Damon menampilkan sosok raja Ithaca yang cerdik namun menanggung beban rasa bersalah dan kelelahan mental yang berat akibat Perang Troya dan perjalanan panjangnya. Secara sinematematik, kekuatan film ini terletak pada: Penokohan yang Kompleks: Odysseus tidak digambarkan sebagai pahlawan sakti yang tanpa cela, melainkan seorang ahli strategi yang harus bergelut dengan ego, keputusannya yang membawa risiko bagi anak buahnya, dan kerinduan mendalam akan rumah....
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Catatan Tambahan Khotbah 11 Oktober 2020. Ketulusan Memberi Berawal Dari Mengenal ALLAH. .
si
pemedakken mata si pentang. Ipetedisna kalak si enggo guling, keleng ateNa
man kalak bujur (Masmur 146 : 7b – 8)
Ogen
Job
31: 16 – 20
Khotbah
1
Petrus 1 : 22 – 23
Thema
‟
Ngkelengi Alu Bulat Ukur Ë®
Warna
Stola
Ungu
Thema : Ngkelengi Alu
Bulat Ukur
1 Petrus 1 : 22 – 23
1:22 Karena
kalian taat kepada ajaran dari Allah, maka kalian membersihkan diri dan kalian
mengasihi orang-orang seiman secara ikhlas. Sebab itu, hendaklah kalian
mengasihi satu sama lain dengan sepenuh hati. *dengan sepenuh hati: beberapa
naskah kuno: dengan hati yang murni.*
1:23 Sebab
melalui sabda Allah yang hidup dan yang abadi itu, kalian sudah dijadikan
manusia baru yang bukannya lahir dari manusia, melainkan dari Bapa yang abadi
LEAD
Syaloom Selamat pagi selamat hari minggu pernah kam melihat/memergoki
seseorang tiba tiba berubah prilaku nya ?
Misalnya biasanya tidak pernah
bernyanyi, tiba tiba senang bernyanyi, rende tena lalap. Tidak pernah menegur saat kita berpapasan, tiba tiba dia menegur kita
duluan, dan terlihat ramah sekali.
Tidak pernah memegang bunga mawar, tiba tiba memberikan sekuntum bunga
mawar kepada seseorang.Suit suit…
Tidak pernah mau diajak ke PA/PJJ tiba tiba kurang pedas akapna PJJ. Langa pe seh mingguna, ndigan kita PJJ nina ?hahahahha
Nah pertanyaan penting nya : Apa yang membuat seseorang tiba tiba
berubah prilakunya ?
Inilah satu pelajaran penting kita pada minggu ini.
FAKTA
1.Ketaatan kepada Allah akan melahirkan
dorongan untuk membersihkan diri dan selanjutnya mengasihi orang orang seiman
secara ikhlas.
2.Langkah berikutnya, akan terbuka hati
untuk saling mengasihi sepenuh hati (hati yang murni)
3.Rasul Petrus berkata bahwa melalui sabda
Allah yang hidup dan abadi mereka sudah lahir baru, dan bukannya lahir dari
dunia melainkan dari BAPA yang Abadi
ARTI
1.Keinginan untuk membersihkan diri yang
nantinya menimbulkan rasa kasih kepada orang orang seiman , pada awalnya muncul
dalam hati seseorang saat dia mempunyai ketaatan kepada ALLAH. Ketaatan Kepada ALLAH dalam hal ini
adalah ketaatan sesungguhnya, ketaatan yang muncul karena menyadari dan
mengakui kekluasaan Allah dalam hidupnya.Artinya dia mengetahui sepenuhnya bahwa Allah itu tidak bisa dibohongi,
tidak bisa bersembunyi dari hadapan nya.Sehingga Ketika mengasihi saudara seiman pun bukan lagi pura pura. Dia
mengasihi apa adanya, tanpa berusaha sedikitpun hanya menyenangkan hati atau
melakukan pencitraan. … ini berbeda sekali prinsip dan gaya hidup Orang Karo…
sebab Orang Karo, kenyataannya banyak lebih suka dia menunjukkan kemiskinannya,
padahal sebenarnya banyak simapanannya (melala buni bunina).Uga ningku mbere bana, adi bas aku pe labo
lit kai pe teman nina. Hahahha.
2.Hidup dengan prinsip dan prilaku
saling mengasihi HANYA bisa dilakukan jika ada ketaatan kepada ALLAH.Hanya ketaatan kepada ALLAH lah yang menjadi alasan sesungguhnya mengapa seseorang mau mengasihi/mau memberi secara tulus dan
ikhlas.Pada prakteknya banyak orang
seolah memberikan pemberiannya, namun sejuta alasan dibalik itu.Jika bukan karena ketaatan kepada ALLAH, maka
kemungkinan besar motif nya untuk mendapatkan keuntungan psikologis, keuntungan
relasi, keutungan pencitraan, keuntungan marketing dll.
3.Apa artinya Ketaatan kepada ALLH?
Adalah menyadari dan percaya bahwa kita sudah dilahir barukan oleh Allah.Lahir Baru adalah Ketika kita menerima
dibaptis dan dibentuk oleh ALLAH, seluruh kesadaran dan pemahaman kita, bahwa ALLAH
yang membuat kita lahir baru adalah ALLAH yang berasal dari SURGA, yang berasal
dari keabadian.Biasanya lahir baru
dipercaya orang sebagai makna dari baptisan atau kelulusan katekisasi. Tentu
saja dalam ini ada pemahaman dan ada kejelasan bahwa, baptisan proses
memercikkan air kekepala sebanyak 3 kali, supaya seseorang itu jelas dia
bergeraja dimana.Tapi ada keyakinan dan
kepercayaan bahwa baptisan adalah tanda yang dilakukan oleh gereja untuk menyatakan
seseorang itu disentuh tangan Tuhan dan
diterima oleh TUHAN ALLAH dengan penuh kasih, sambil Dia berkata “ Anakku kamu
milikku, dan aku Tuhanmu”Ada warisan
yang sangat indah sudah Kusediakan kepadamu Anakku. Selamanya. Dan sampai kapan
pun.Di Gereja kita GBKP baptisan itu
prosesnya dua kali namun satu makna.Ada
baptisan anak kecil, dan Sidi. Namun ada juga yang prosesnya hanya sekali.
4.Ketaatan kepada ALLAH muncul karena pemahaman yang jelas kepada Allah mulai dari
peristiwa baptisan, yang selanjutnya melahirkan perubahan tingkah laku.Bisa saja tiba tiba.sebagaimana saya sudah sebutkan di pembukaan
tadi, seseorang yang takut brnyanyi, seseorang yang tidak pernah menegur
duluan, seseorang yang jarang ke PJJ tiba tiba berubah, karena penyebabnya adalah dia sudah mengenal ALLAH.Seseorang yangselama ini ketat sekali mengatur uangnya, jarang memberi, jarang
menyumbang tiba tiba mau menyumbang, pastilah karena dia sudah semakin mengenal
ALLAH.
PENGKENAINA
1.Kita diminta untuk memberi dengan
hati yang bulat, tidak tanggung, tidak pura pura, tidak untuk pencitraantapi sebagai respon kita kepada TUHAN ALLAH
yang sudah menjadikan kita ahli warisnya. Sehingga apapun ada disediakan TUHAN
untuk keperluan kita. Adanya keyakinan, bahwa kita tidak mungkin miskin dan
sengsara karena mengasihi orang lain. Sebab sebagai orang yang berasal dari
SURGA, berasal dari keabadian, maka kita akan tetap abadi. Kita tetap eksis,
kita tetap hidup dengan sukacita karena ALLAH memelihara kita.
2.Anak anak kita di YAYASAN ALPHA OMEGA
mempunya hidup dalam kekhususan, keterbatasan sehingga perlu sekali untuk kita
bantu, untuk kita tolong. Marilah kita bangun pengenalan kita kepada ALLAH,
lalu mulai lah menyusun dan mengumpulkan pemberian kasihndu.Secara gereja kita semua diminta untuk mengumpulkan
pemberian kita pada minggu pertama oktober nanti.Ada 3 bulan lagi ya.Jika tiap keluarga mengumpulkanRp 20.000 per
minggu. Maka 3 bulan x 4 mingg/bulan x Rp 20.000 akan terkumpulkan Rp
240.000,.Kita ada 140 KK.Maka 140 x Rp 240.000 akan bisa kita
kumpulkan lebih kurang Rp Rp 33.600.000.
3.Memberi dengan sepenuh hati (alu bulat ukur) adalah pernyataan iman kita kepada
TUHANbahwa kita mengenal DIA, Dan kita
taat kepadaNYA. Inilah dasar kita memberi dan mengasihi sesama kita dengan
penuh ketulusan. Ngkelengi alu bulat ukur
POWER STATEMENT
"Masa depan
selebihnya berada di tangan Tuhan, saya merasa jauh lebih mudah untuk menerima
hari ini karena kemarin sudah berlalu dan besok belum datang dan saya hanya ada
untuk hari ini," kata SusterTeresa .
🕊️ Dibaptis Supaya Bersatu dengan Kristus Nas: Roma 6:3–6 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?” (ay. 3) Pengantar Baptisan adalah salah satu sakramen terpenting dalam iman Kristen. Namun, tidak sedikit orang percaya yang memandang baptisan hanya sebagai ritual seremonial . Rasul Paulus menegaskan bahwa baptisan bukan sekadar simbol, melainkan pintu masuk kepada kehidupan baru bersama Kristus . Melalui Roma 6:3–6, Paulus mengingatkan bahwa baptisan menandai kematian manusia lama dan kebangkitan dalam hidup baru . Dengan kata lain, baptisan bukan hanya tanda lahiriah, tetapi transformasi spiritual yang mendalam. Fakta Baptisan Kristen dilandasi pada kematian Kristus. Setiap orang yang dibaptis, sesungguhnya dibaptis dalam kematian Kristus (Rm. 6:3). Baptisan adalah pengalaman dikuburkan bersama Kristus. Melalui baptisan, orang percaya turut mati dan dikuburkan bersama Kristus, agar dapat...
(Markus 16:15; 1 Pet 2:9-10) Ceramah utuk Konvent Pendeta GBKP Wilayah 4 (7 Nov.2025) Pdt.Prof.Dr.Risnawaty Sinulingga MT.h Pengantar Puji Syukur kepada Tuhan untuk kesempatan berharga saat ini dalam menyampaikan ceramah tentang visi baru gereja GBKP. Ceramah ini disampaikan menurut perumusan visi, dianalisa berdasarkan teks acuan (Markus 16:15 dan 1 Petrus 2:9-10), dibandingkan dengan panggilan gereja dalam Tata Gereja GBKP. Rumusan visi dan panggilan GBKP yang sedikit berbeda dengan teks acuan Alkitab, menunjukkan bahwa GBKP memiliki landasan dogmatis yang cukup kuat dalam perumusan vissi ini. Dalam bagian pertama ceramah, akan dipaparkan makna kata-kata dalam visi yaitu “Menjadi Keluarga Allah yang Diutus”, “Untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia” dan “Bagi seluruh Ciptaan”. Penjelasan ini penting bukan saja karena merupakan bagian dari visi GBKP, tetapi karena adanya perbedaan dengan kalimat teks Alkitab (“…beritakanlah Injil kepada segala makhluk…”) dan panggi...
Thema: Berbahagialah Orang Yang Hidup Menurut Undang-Undang Tuhan (Malem Ate Ngikutken Undang-Undang Tuhan) Nas: Masmur 119:1–7 Pembukaan Setiap manusia pada hakikatnya mencari kebahagiaan. Namun pertanyaan yang mendasar adalah: apakah sumber kebahagiaan itu? Sebagian orang mencari kebahagiaan melalui kekayaan, jabatan, atau penghormatan. Akan tetapi pengalaman hidup dan kesaksian Kitab Suci menunjukkan bahwa kebahagiaan yang sejati hanya didapat ketika manusia hidup sesuai dengan firman Allah. Pemazmur menegaskan bahwa “Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN” (Mzm. 119:1). Artinya, kebahagiaan bukan hasil dari pencapaian lahiriah, melainkan dari ketaatan batiniah pada perintah Allah. Fakta 1. Kitab Mazmur 119 adalah pasal terpanjang dalam Alkitab dengan 176 ayat, seluruhnya berfokus pada keindahan, kekuatan, dan manfaat firman Allah bagi kehidupan umat-Nya. 2. Struktur pasal ini tersusun secara akrostik menurut huruf-huruf Ibra...
Komentar