Featured Post

Perlunya Pembinaan Partisipatif dan Regeneratif di GBKP Runggun Graha Harapan Bekasi

Gambar
  Pt. Em Analgin Ginting M.Min.  Pendahuluan Pembinaan jemaat merupakan salah satu tugas hakiki gereja yang tidak dapat dipisahkan dari panggilan teologisnya sebagai ekklesia—umat Allah yang dipanggil, dibentuk, dan diutus ke tengah dunia (Ef. 4:11–13). Gereja bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang pembelajaran iman, karakter, dan kepemimpinan. Oleh karena itu, pembinaan yang berkelanjutan, partisipatif, dan regeneratif menjadi indikator penting kesehatan sebuah gereja lokal. Dalam konteks Gereja Batak Karo Protestan (GBKP), pembinaan memiliki makna yang lebih luas karena terkait erat dengan sistem pelayanan presbiterial-sinodal yang menekankan kepemimpinan kolektif-kolegial (runggu). Artikel ini hendak memperdalam, melengkapi, dan mengontekstualisasikan tulisan awal mengenai perlunya pembinaan di GBKP Runggun Graha Harapan Bekasi, dengan tetap mempertahankan esensi pengalaman empiris yang telah dituliskan, sekaligus memperkaya dengan muatan teologis dan refleksi aktual....

Catatan Tambahan PA Mamre Tanggal 04 – 10 Agustus 2019. Kita Enggo Ibere Tuhan Yesus Merdeka



Bahan  Penelaahan  : 1  Petrus 2  :  16

Thema     :   Kita imerdekaken Kristus guna maba Kemerdekaan

Tujuan     :   Gelah isi Mamre

1.    Meteh maka, Dibata nge simereken kemerdekaan man BangsaNA
2.    Ngisi kemerdekaan alu nggeluh ibas biak Kristus

1 Petrus 2 : 16

2:16 Hendaklah kalian hidup sebagai orang merdeka, tetapi janganlah memakai kemerdekaanmu itu untuk menutupi kejahatan, melainkan hiduplah sebagai hamba Allah

Fakta

1.                    Semua Mamre diajak untuk menyaari secara penuh bahwa Tuhan lah yang member kemerdekaan,  sebab perintah Tuhanlah yang mengatkan supaya setiap orang hidup sebagai orang Merdeka.

2.                    Hidup Sebagai orang merdeka, bukanlah hidup secara bablas melakuan apa saja, termasuk kejahatan.  Melainkan hidup sebagai Hamba Allah.

3.                    Kemerdekaan manusia tertinggi sebagai manusia adalah ketika dia hidup sepenuhnya untuk mengabdi kepada Tuhan Allah

4.                    Merdeka adalah kebebasan dalam memilih apa yang mau dilakukan tanpa merasa takut kepada siapapun dan apapun, hanya kepada Tuhan saja.

5.                    Mengisi hidup di alam kemerdekaan adalah ketika melakukan sesuatu untuk memuliakan Tuhan di dalam hidupnya.

6.                    Mamre diminta untuk hidup merdeka bersama Kristus, dan mempraktekkan hidup yang meniru sifat dan karakter Tuhan Yesus.

7.                     Karakter Tuhan Yesus adlah dua, berserah sepenuhnya secara total kepada Allah bapa,  dan hidup sepenuhnya melakukan misi Bapa dalam mengasihi manusia.


Pengkenaina.

·        Marilah kita secara inovatif memproduksi barang atau jasa kita, yang akan mendorong orang lain untuk memulikan Bapa Di Surga

·        Hidupi lah alam kemerdekaan ini dengan optimis dan punyai lah visi untuk memperjelas bahwa Mamre adalah Hamba Tuhan.

·        Ide ide kreatif dalam berinovasi muncul dari Tuhan,dan perlu kita maksimalkan dalam paradigma  kemerdekaan.

Bujur ras mejuah juah kita kerina.
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025